• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 22 Juli, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Fokus

Menekuri Hikmah Idul Fitri

03/05/2022
in Fokus, Nasihat, Unggulan
Kembali ke Masjid

Ilustrasi, foto: blogspot.com

80
SHARES
617
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

IDUL Fitri datang setelah Ramadan berlalu. Inilah hari raya umat Islam yang gegap gempitanya bisa dikatakan tertinggi dari hari raya lainnya.

Bagi generasi salaf, Idul Fitri seperti pemutus kenikmatan mereka beribadah habis-habisan di Bulan Ramadan. Karena Ramadan menjanjikan bonus pahala yang luar biasa termasuk malam Lailatul Qadar yang tidak ada di bulan-bulan lain.

Namun begitu, mereka menjadikan momen Idul Fitri untuk saling mendoakan. Mereka saling berucap saat dalam perjumpaan satu sama lain, “Taqabbalallahu minna wa minkum. Wa taqabbal, ya Kariim.” Semoga Allah menerima segala amal ibadah kita (selama Ramadan).

Tak ada pesta makan dan minum. Tak ada juga pameran busana baru nan modis dan mewah. Yang ada hanya saling doa agar Ramadan yang berlalu tidak pergi dengan sia-sia.

Bagaimana dengan kita? Rasanya, ada sedikit perbedaan. Umumnya kita tentu begitu gembira dengan berakhirnya Ramadan.

Dengan berakhirnya Ramadan, berarti berakhir pula larangan makan dan minum di siang hari. Berakhir pula shalat tarawih yang kerap membuat letih.

Yah, seperti itulah keadaan umumnya umat di akhir zaman ini. Dan kita ada di tengah-tengah arus budaya seperti itu.

Sulit rasanya bisa memahami ucapan Nabi tentang pengandaian tentang Ramadan. Nabi mengatakan, sekiranya manusia tahu fadhilah bulan Ramadan, niscaya mereka akan mengharapkan Ramadan berlangsung sepanjang tahun.

Bagaimana mungkin bisa mengharapkan sepanjang tahun, satu bulan saja sudah seperti dalam keadaan yang menyiksa. Semoga tidak seperti keadaan kita semua.

Kadang, kita menyaksikan Idul Fitri menjadi momen pelampiasan. Seolah apa yang dilarang di Ramadan yang baru saja berlalu, harus dilampiaskan di Idul Fitri ini. Sekali lagi, semoga Allah melindungi kita dari keadaan seperti itu.

Idul Fitri sebenarnya hari raya berbuka puasa. Idul Fitri berasal dari dua kata. Id yang artinya hari raya. Dan fitri yang artinya berbuka puasa.

Di hari itu, Islam melarang siapa pun untuk tetap melaksanakan ibadah puasa. Seolah sebagai sebuah keseimbangan baru untuk kebaikan fisik dan jiwa manusia.

Hanya untuk hari itu. Karena Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam menyunnahkan untuk kembali berpuasa selama enam hari.

Nabi bersabda, “Siapa yang berpuasa Ramadan, kemudian berpuasa enam hari di bulan Syawal, baginya (pahala) puasa selama setahun penuh.” (HR. Muslim)

Hari Raya Idul Fitri sejatinya hanya sebagai pemutus kebiasaan pada bulan Ramadan. Silahkan makan dan minum lagi seperti biasa.

Tapi tidak sebagai pelampiasan karena seolah “terkekang” selama bulan Ramadan. Karena setelah sehari itu, kita pun berkesempatan baik untuk kembali berpuasa. Setidaknya selama enam hari.

Yuk, jaga spirit Ramadan yang satu bulan itu untuk bekal kebiasaan baik di sebelas bulan berikutnya. [Mh]

 

 

Tags: Kembali lebaran di kampung halaman
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Belajar Akidah dari Surah An-Nas

Next Post

Menjaga Kesehatan dengan 5 Gaya Olahraga Simpel

Next Post
menjaga kesehatan

Menjaga Kesehatan dengan 5 Gaya Olahraga Simpel

Sifat Malu yang Benar

Sifat Malu yang Benar

Anak Mencintai Ayahnya

Saat Anak Mencintai Ayahnya

  • Profil Lamine Yamal, Bintang Muda Muslim yang Menginspirasi Dunia Sepak Bola

    Profil Lamine Yamal, Bintang Muda Muslim yang Menginspirasi Dunia Sepak Bola

    356 shares
    Share 142 Tweet 89
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8932 shares
    Share 3573 Tweet 2233
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4029 shares
    Share 1612 Tweet 1007
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1114 shares
    Share 446 Tweet 279
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4698 shares
    Share 1879 Tweet 1175
  • Keutamaan Doa Rodhitu Billahi Robba

    3492 shares
    Share 1397 Tweet 873
  • Tak Ada yang Kebetulan: Dari Messi Memandikan Bayi Yamal hingga Spanyol Juara Piala Dunia 2026, Semua Terjadi dalam Takdir Allah

    118 shares
    Share 47 Tweet 30
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11611 shares
    Share 4644 Tweet 2903
  • Buka Aura, Bagaimana Hukumnya menurut Syariah?

    5603 shares
    Share 2241 Tweet 1401
  • Mengenal Tiga Warna Favorit Nabi Muhammad

    338 shares
    Share 135 Tweet 85
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga