• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Minggu, 21 Juni, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Fokus

Menekuri Hikmah Idul Fitri

03/05/2022
in Fokus, Nasihat, Unggulan
Kembali ke Masjid

Ilustrasi, foto: blogspot.com

80
SHARES
615
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

IDUL Fitri datang setelah Ramadan berlalu. Inilah hari raya umat Islam yang gegap gempitanya bisa dikatakan tertinggi dari hari raya lainnya.

Bagi generasi salaf, Idul Fitri seperti pemutus kenikmatan mereka beribadah habis-habisan di Bulan Ramadan. Karena Ramadan menjanjikan bonus pahala yang luar biasa termasuk malam Lailatul Qadar yang tidak ada di bulan-bulan lain.

Namun begitu, mereka menjadikan momen Idul Fitri untuk saling mendoakan. Mereka saling berucap saat dalam perjumpaan satu sama lain, “Taqabbalallahu minna wa minkum. Wa taqabbal, ya Kariim.” Semoga Allah menerima segala amal ibadah kita (selama Ramadan).

Tak ada pesta makan dan minum. Tak ada juga pameran busana baru nan modis dan mewah. Yang ada hanya saling doa agar Ramadan yang berlalu tidak pergi dengan sia-sia.

Bagaimana dengan kita? Rasanya, ada sedikit perbedaan. Umumnya kita tentu begitu gembira dengan berakhirnya Ramadan.

Dengan berakhirnya Ramadan, berarti berakhir pula larangan makan dan minum di siang hari. Berakhir pula shalat tarawih yang kerap membuat letih.

Yah, seperti itulah keadaan umumnya umat di akhir zaman ini. Dan kita ada di tengah-tengah arus budaya seperti itu.

Sulit rasanya bisa memahami ucapan Nabi tentang pengandaian tentang Ramadan. Nabi mengatakan, sekiranya manusia tahu fadhilah bulan Ramadan, niscaya mereka akan mengharapkan Ramadan berlangsung sepanjang tahun.

Bagaimana mungkin bisa mengharapkan sepanjang tahun, satu bulan saja sudah seperti dalam keadaan yang menyiksa. Semoga tidak seperti keadaan kita semua.

Kadang, kita menyaksikan Idul Fitri menjadi momen pelampiasan. Seolah apa yang dilarang di Ramadan yang baru saja berlalu, harus dilampiaskan di Idul Fitri ini. Sekali lagi, semoga Allah melindungi kita dari keadaan seperti itu.

Idul Fitri sebenarnya hari raya berbuka puasa. Idul Fitri berasal dari dua kata. Id yang artinya hari raya. Dan fitri yang artinya berbuka puasa.

Di hari itu, Islam melarang siapa pun untuk tetap melaksanakan ibadah puasa. Seolah sebagai sebuah keseimbangan baru untuk kebaikan fisik dan jiwa manusia.

Hanya untuk hari itu. Karena Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam menyunnahkan untuk kembali berpuasa selama enam hari.

Nabi bersabda, “Siapa yang berpuasa Ramadan, kemudian berpuasa enam hari di bulan Syawal, baginya (pahala) puasa selama setahun penuh.” (HR. Muslim)

Hari Raya Idul Fitri sejatinya hanya sebagai pemutus kebiasaan pada bulan Ramadan. Silahkan makan dan minum lagi seperti biasa.

Tapi tidak sebagai pelampiasan karena seolah “terkekang” selama bulan Ramadan. Karena setelah sehari itu, kita pun berkesempatan baik untuk kembali berpuasa. Setidaknya selama enam hari.

Yuk, jaga spirit Ramadan yang satu bulan itu untuk bekal kebiasaan baik di sebelas bulan berikutnya. [Mh]

 

 

Tags: Kembali lebaran di kampung halaman
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Belajar Akidah dari Surah An-Nas

Next Post

Menjaga Kesehatan dengan 5 Gaya Olahraga Simpel

Next Post
menjaga kesehatan

Menjaga Kesehatan dengan 5 Gaya Olahraga Simpel

Sifat Malu yang Benar

Sifat Malu yang Benar

Anak Mencintai Ayahnya

Saat Anak Mencintai Ayahnya

  • Pengguna Tranjateng bisa Masuk Wisata Dusun Semilir Kabupaten Semarang Secara Gratis

    Pengguna Tranjateng bisa Masuk Wisata Dusun Semilir Kabupaten Semarang Secara Gratis

    123 shares
    Share 49 Tweet 31
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8694 shares
    Share 3478 Tweet 2174
  • Spirit Doll Boneka Arwah dan Hukumnya dalam Islam

    355 shares
    Share 142 Tweet 89
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    977 shares
    Share 391 Tweet 244
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11479 shares
    Share 4592 Tweet 2870
  • Konsolidasi bersama Mitra, Ketua KPIPA: Membela Palestina Bukan Pekerjaan Pribadi

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3912 shares
    Share 1565 Tweet 978
  • Bahaya Game Sakura Simulator School untuk Anak-Anak

    242 shares
    Share 97 Tweet 61
  • Kedudukan Hewan ketika Mati, Masuk Surga atau Neraka?

    258 shares
    Share 103 Tweet 65
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4443 shares
    Share 1777 Tweet 1111
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga