• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 12 Agustus, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Nasihat

Kok Nyamuk Diobatin

30/01/2024
in Nasihat
Kok Nyamuk Diobatin

Ilustrasi, foto: blogspot.com

105
SHARES
806
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

KENAPA nyamuk diobatin, bukan diracunin?

Kita sudah terbiasa dengan sebutan ‘obat nyamuk’ dan bukan ‘racun nyamuk’. Padahal, yang dimaksud dengan obat nyamuk adalah racun nyamuk.

Artinya, yang dimaksud dengan obat nyamuk bukan mengobati nyamuk, tapi membunuh nyamuk. Dan kenyataannya memang racun, bukan obat.

Kenapa? Karena ini tentang bagaimana membuat nyaman calon pembeli. Kalau pembeli nyaman, maka mereka akan membeli dengan sukarela.

Bandingkan dengan istilah ‘racun tikus’. Rasanya, tidak ada produk yang menggunakan diksi ini. Mereka memperhalus dengan istilah ‘pembasmi tikus’.

Karena istilah ini terlanjur menyebar, produk ini menjadi kurang laku. Calon konsumen merasa takut kalau yang akan jadi korban adalah bukan hanya tikus. Tapi makhluk lain yang tidak diinginkan untuk kena racun.

Begitu pun dengan cairan pembasmi kuman di lantai rumah. Diksi ini diperhalus lagi menjadi cairan pembersih lantai. Bayangkan jika namanya ‘cairan racun kuman’.

Meski substansinya sama, karena pilihan diksi, maka kesannya akan berbeda. Begitu pun dalam dakwah atau ajakan untuk berbuat baik.

Berhati-hatilah dengan pilihan diksi. Karena salah memilih istilah, orang bukan mengikuti ajakan untuk kebaikan, justru sebaliknya akan lari dari kebaikan.

Contoh, ajakan ‘jalinlah ukhuwah’ atau ‘jalinlah persatuan’ harus didahulukan daripada ‘jangan berpecah belah’. Begitulah kalimat mulia dari Al-Qur’an: berpegang teguhlah dengan tali Allah dan jangan berpecah belah.

Dalam istilah yang lain, Al-Qur’an menyebut basyiran wa nadziran: kabar gembira dan peringatan. Kabar gembira selalu didahulukan daripada memberi peringatan.

Diksi membentuk rasa bahasa. Jika rasanya menenangkan, maka orang akan merasa tak perlu curiga, takut, apalagi menjauh. Orang akan merasa nyaman dan menemukan solusi dari masalah yang dihadapi.

Dakwah itu seperti dokter yang menghadapi pasien. Dokter akan mendahulukan apa yang sebaiknya dimakan atau diminum pasien supaya sembuh, daripada memberitahukan apa penyakit dan bahayanya.

Mengobati seseorang harus didahulukan dengan membangun optimis dan kenyamanan tentang dirinya. Bukan memvonis bahaya dan akibatnya.

Maha Benar Allah dalam firman-Nya, “Maka berkat rahmat Allah, engkau (Muhammad) berlaku lemah lembut terhadap mereka. Sekiranya kamu bersikap keras dan berhati kasar, tentulah mereka menjauhkan diri dari sekitarmu….” (QS. Ali Imran: 159)

Kalau nyamuk saja dengan diksi obat, apalagi untuk hati manusia. Dan obat hati yang pertama adalah senyum persahabatan dan persaudaraan dengan mereka. [Mh]

 

 

Tags: Kok Nyamuk Diobatin
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Alasan Wanita Jepang Enggan Memiliki Anak

Next Post

Indonesia Menuju Baldatun Toyyibatun Wa Rabbun Ghofuur

Next Post
Indonesia Menuju Baldatun Toyyibatun Wa Rabbun Ghofuur

Indonesia Menuju Baldatun Toyyibatun Wa Rabbun Ghofuur

Mantan Pendeta Ini Masuk Islam Setelah 45 Tahun Mengabdi untuk Gereja

Mantan Pendeta Ini Masuk Islam Setelah 45 Tahun Mengabdi untuk Gereja

Kesaksian Relawan: Israel Membuat Framing Warga Palestina Menjarah Truk Bantuan

KITA Palestina Bersama WIZ Awali 2024 dengan Distribusikan Makanan ke Perbatasan Palestina

  • doa tolak

    Doa Tolak Bala di Akhir Bulan Safar dan Keutamaannya

    199 shares
    Share 80 Tweet 50
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9081 shares
    Share 3632 Tweet 2270
  • Pagelaran Fashion Muslim Modest Wear Ramadan in Style

    655 shares
    Share 262 Tweet 164
  • Ashanty, Anang dan Azriel Rayakan Wisuda Bersama di Universitas Airlangga

    4389 shares
    Share 1756 Tweet 1097
  • Penjelasan Lengkap Soal Rebo Wekasan dari Segi Syariah

    229 shares
    Share 92 Tweet 57
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4114 shares
    Share 1646 Tweet 1029
  • Baru Mulai Pelihara Koi? Ini 7 Tips agar Ikan Tetap Sehat dan Cantik

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4741 shares
    Share 1896 Tweet 1185
  • 5 Objek Wisata Terbaik di Cilacap

    251 shares
    Share 100 Tweet 63
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4500 shares
    Share 1800 Tweet 1125
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga