• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Selasa, 4 Agustus, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Nasihat

Jangan Merasa Aman dengan Pujian Kesolehan 

07/01/2026
in Nasihat
Orang Biasa yang Istimewa di Sisi Allah

Ilustrasi, foto: stock.adobe.com

69
SHARES
530
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

AKHIR hidup seseorang hanya Allah yang tahu. Banyaklah berdoa pada Allah dan jangan merasa aman dengan kesolehan yang diraih.

Di masa Nabi Musa alaihissalam, ada orang soleh yang derajatnya begitu tinggi di sisi Allah. Sedemikian tingginya, doanya selalu terkabul. Ia bernama Bal’am bin Ba’ura.

Bal’am tinggal di sebuah wilayah bernama Kan’an. Sebuah wilayah yang saat itu dikuasai kelompok masyarakat yang kafir. Wilayah itu kini meliputi Palestina, Lebanon, dan Suriah.

Mereka membentuk sebuah kekuasaan tersendiri yang menyatukan berbagai profesi. Di lingkungan seperti itulah Bal’an hidup.

Masalahnya adalah para petinggi Kan’an khawatir dengan kabar kedatangan Nabi Musa dan kaumnya yang sudah dekat dengan wilayah Kan’an. Setelah selamat dari kejaran Firaun di Mesir, Nabi Musa dan kaumnya kini memasuki wilayah Kan’an.

“Apa yang bisa kita lakukan?” ucap di antara para petinggi itu.

Mau melawan, rasanya mereka tidak berani. Mereka membayangkan akan terusir jika rombongan Nabi Musa memasuki wilayah mereka.

Akhirnya, mereka teringat dengan seorang soleh yang bernama Bal’am. Kabar tentang makbulnya doa Bal’am juga mereka ketahui. Dan dari situlah, mereka ingin mengalahkan rombongan Nabi Musa.

Para petinggi itu mendatangi Bal’am. Mereka berharap, Bal’am mau mendoakan keburukan untuk Nabi Musa dan kaumnya.

Mengetahui tawaran itu, Bal’am langsung menolak. “Celaka kalian! Nabi Musa itu utusan Allah. Di belakangnya ada malaikat dan orang-orang beriman,” tegas Bal’am menolak untuk mendoakan keburukan Nabi Musa dan kaumnya.

Tapi, jawaban tegas Bal’am tidak lantas membuat para petinggi itu menyerah. Mereka terus mencari cara: godaan harta, jabatan, dan lainnya agar Bal’am mau bekerja sama.

Mereka juga berdalih, kalau Nabi Musa dan kaumnya memasuki Kan’an, maka semua orang Kan’an termasuk Bal’am dan keluarga akan diusir.

Singkat cerita, Bal’am akhirnya goyah. Ia akhirnya mau bekerja sama untuk mengusir Nabi Musa dan kaumnya. Segala fasilitas duniawi pun akhirnya diterima Bal’am.

Mulailah Bal’am berdoa keburukan untuk Nabi Musa dan kaumnya. Tapi, setiap kali ia mengucapkan sesuatu, yang keluar merupakan kebalikan dari yang ia ucapkan.

Dengan begitu, bukan keburukan yang dialami rombongan Nabi Musa, justru kebaikan dan keberkahan.

Gagal dengan rencana ini, para petinggi itu kembali menemui Bal’am. “Jangan khawatir, aku punya cara lain,” ucap Bal’am.

Tanpa sadar, Bal’am bukan saja bersekutu dengan kekafiran, tapi juga menjadi bersiasat buruk terhadap kebaikan, yaitu rombongan Nabi Musa.

“Begini. Kalian siapkan wanita-wanita pelacur untuk dikirim ke tenda-tenda rombongan Nabi Musa. Kalau mereka terjatuh dalam zina, maka Allah sendiri yang akan menghancurkan mereka,” ungkap Bal’am yang disetujui para petinggi itu.

Siasat licik ini membuahkan hasil. Banyak lelaki dari rombongan Nabi Musa yang terpedaya. Bahkan ada pula di antara mereka yang terjatuh dalam maskiat merupakan tokoh kaum Nabi Musa.

Waktu pun terus bergulir. Benar saja. Allah mendatangkan azab kepada rombongan Nabi Musa. Azab itu berupa wabah tha’un yang mematikan.

Bal’am memang berhasil membuat kerusakan di rombongan kaum Nabi Musa. Tapi, ia tidak menyadari kalau dirinya sudah lebih dulu gagal dalam istiqamah di jalan Allah. Hanya karena godaan dunia.

**

Kadang, kesolehan yang begitu kokoh dengan susahnya hidup bisa ‘cair’ dengan terbukanya godaan duniawi.

Perbanyaklah berdoa kepada Allah agar diberikan istiqamah dan husnul khatimah. Dan, jangan pernah merasa aman dengan kesolehan yang dimuliakan banyak orang. [Mh]

 

Tags: bal'am bin ba'uraJangan Merasa Aman dengan Pujian Kesolehan
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Hukum Jual Beli Buah yang Masih di Pohon

Next Post

Natasha Rizky Habiskan Waktu Liburan di Seoul, Korea Selatan, Bersama Tiga Buah Hatinya

Next Post
Natasha Rizky Habiskan Waktu Liburan di Seoul, Korea Selatan, Bersama Tiga Buah Hatinya

Natasha Rizky Habiskan Waktu Liburan di Seoul, Korea Selatan, Bersama Tiga Buah Hatinya

Puasa Bikin Cerdas

Niat Puasa Ayyamul Bidh Lengkap dengan Huruf Arab dan Latin

Viral, Canyoning Banyak Digemari Kalangan Muda dan Jadi Destinasi Baru di Bogor

Viral, Canyoning Banyak Digemari Kalangan Muda dan Jadi Destinasi Baru di Bogor

  • 5 Objek Wisata Terbaik di Cilacap

    5 Objek Wisata Terbaik di Cilacap

    102 shares
    Share 41 Tweet 26
  • 5 Ide Kreasi Camilan Simpel dengan Rice Paper yang Renyah dan Lezat

    90 shares
    Share 36 Tweet 23
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9024 shares
    Share 3610 Tweet 2256
  • Maroko dan Tragedi Perbatasan dengan Spanyol

    71 shares
    Share 28 Tweet 18
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2325 shares
    Share 930 Tweet 581
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11660 shares
    Share 4664 Tweet 2915
  • Tiga Golongan Manusia

    100 shares
    Share 40 Tweet 25
  • Cara Mengolah Kulit Cempedak Jadi Olahan Makanan yang Menyehatkan

    140 shares
    Share 56 Tweet 35
  • Ambillah Ilmu dari Ahlinya

    102 shares
    Share 41 Tweet 26
  • Surah Yusuf Ayat 6-10: Pembicaraan Rahasia Diantara Saudara-Saudara Yusuf

    126 shares
    Share 50 Tweet 32
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga