• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Jumat, 20 Februari, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Nasihat

Jaga Persaksian Baik Orang ke Kita

11/01/2024
in Nasihat
Merangkul dengan Hati

Ilustrasi, foto: Pinterest

82
SHARES
628
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

PERSAKSIAN orang akan menjadi kunci nasib baik dan buruk seseorang di sisi Allah. Semoga kita menjadi ahlul khair dari orang di sekeliling kita.

Suatu kali, para sahabat tengah dalam perjalanan bersama Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam. Mereka melalui rombongan pembawa jenazah, kemudian sahabat mengenali jenazah sebagai orang baik. Nabi pun mengucapkan, “Wajabat.” (atau patut untuknya)

Setelah berlalu, mereka pun melalui rombongan pembawa jenazah lainnya. Para sahabat juga mengenali jenazah itu sebagai orang buruk. Nabi pun mengucapkan, “Wajabat.”

Umar bin Khaththab radhiyallahu ‘anhu bertanya, kenapa Rasulullah mengucapkan kata ‘wajabat’ di kedua jenazah itu.

Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “(Pada jenazah pertama) kalian puji dengan kebaikan, maka patut baginya masuk surga. Sedang (pada jenazah kedua) kalian sebut dengan keburukan, maka patut baginya neraka.

“Kalian adalah saksi-saksi Allah di muka bumi.” (HR. Bukhari)

Begitu sederhananya nasib seseorang setelah kematiannya. Yaitu, tergantung pada persaksian orang-orang sekitarnya. Kalau baik, maka Allah menilainya dengan kebaikan (surga). Dan kalau buruk, Allah juga menilainya dengan keburukan (neraka).

Persaksian orang-orang sekitar merupakan hal yang alami. Tidak dibuat-buat. Tidak pula karena korban pencitraan atau anti pencitraan.

Orang-orang sekitar, seperti tetangga, sanak kerabat, mitra bisnis, dan lainnya; akan memberikan persaksian apa adanya. Karena mereka telah berinteraksi begitu lama, bahkan seumur hidup sang jenazah.

Mungkin saja, orang-orang jauh terkecoh sehingga menilai salah tentang jenazah. Hal ini karena mereka korban pencitraan atau anti pencitraan. Melalui media sosial, misalnya.

Tapi, orang-orang yang selama ini dekat tidak bisa terkecoh. Mereka menyaksikan secara jelas seperti apa sosok sang jenazah.

Biasanya, selepas menyalatkan jenazah, imam akan minta penegasan dari jamaah shalat yang hadir. “Apakah jenazah ini min ahlil khair (orang baik)?” Maka para jamaah shalat akan serempat menjawab, “Khair!”

Kemudian, imam pun menutup tanya jawab itu dengan mengucapkan, “Wajabat lahul jannah.” (Maka patut baginya surga)

Ketika kita sudah menjadi jenazah, tak sedikit pun ada kesanggupan kita untuk merekayasa sosok kita di mata para tetangga. Kita akan menjadi kita apa adanya.

Masalahnya seperti yang disampaikan Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam: persaksian orang-orang dekat itulah yang menjadi penilaian Allah subhanahu wata’ala.

Mumpung masih belum menjadi jenazah, ada baiknya kita bermuhasabah apa penilaian orang-orang sekitar kita tentang kita. Dan berusahalah untuk menjadi baik seperti yang akan kelak mereka persaksikan untuk kita. [Mh]

 

 

 

 

Tags: Jaga Persaksian Baik Orang ke Kita
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Hati-Hati Bunda, Jangan Beri Anak-Anak Raw Milk!

Next Post

Hari Pertama Sidang Mahkamah Internasional Soal Gugatan Genosida Israel oleh Afrika Selatan

Next Post
Hari Pertama Sidang Mahkamah Internasional Soal Gugatan Genosida Israel oleh Afrika Selatan

Hari Pertama Sidang Mahkamah Internasional Soal Gugatan Genosida Israel oleh Afrika Selatan

4 Manfaat Minyak Zaitun bagi Bayi, Bisa untuk Pijat sampai Atasi Ruam

4 Manfaat Minyak Zaitun bagi Bayi, Bisa untuk Pijat sampai Atasi Ruam

Abdullah bin Umar, Sahabat yang Menghindari Jabatan dan Anti Kekerasan

Abdullah bin Umar, Sahabat yang Menghindari Jabatan dan Anti Kekerasan

  • Daftar 30 Lagu Sambut Ramadan

    Daftar 30 Lagu Sambut Ramadan

    89 shares
    Share 36 Tweet 22
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    1731 shares
    Share 692 Tweet 433
  • Link Koleksi Murottal Terbaik Sepanjang Masa

    525 shares
    Share 210 Tweet 131
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    7984 shares
    Share 3194 Tweet 1996
  • 4 Pengertian Takwa Menurut Ali bin Abi Thalib

    1664 shares
    Share 666 Tweet 416
  • Terjemahan Hadits Arbain Pertama Lengkap dengan Huruf Latin

    5305 shares
    Share 2122 Tweet 1326
  • Bacaan Doa Iftitah sesuai Sunnah Rasulullah

    188 shares
    Share 75 Tweet 47
  • Mandi Junub Menggunakan Shower

    5003 shares
    Share 2001 Tweet 1251
  • 15 Hadits tentang Ramadan yang Perlu Diketahui Umat Muslim

    146 shares
    Share 58 Tweet 37
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    622 shares
    Share 249 Tweet 156
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga