• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Selasa, 10 Maret, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Nasihat

Imajinasi Perut Lapar

12/03/2024
in Nasihat
Tren Kuliner Ramadan Nggak Ada Matinya

Ilustrasi, foto: CNN Internasional

84
SHARES
644
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

IMAJINASI bisa dibilang sebagai kemampuan otak untuk membayangkan sesuatu dengan melibatkan pengalaman dan wawasan. Lalu, seperti apa imajinasi di saat perut lapar?

Orang bijak mengatakan, kalau mau belanja ke pasar, isi dulu perutnya. Karena orang lapar akan memunculkan imajinasi ‘ingin ini dan itu’, di luar kadar yang diperlukan.

Seperti itulah mungkin umumnya kita saat ini. Di saat sedang berpuasa, khususnya pada sore hari, imajinasi tentang nikmatnya makanan dan minuman sedang liar-liarnya.

Bayangkan jika di sore itu orang yang berpuasa ‘ngabuburit’ atau jalan-jalan sore. Maka, imajinasinya akan dikuatkan dengan pemandangan aneka makanan dan minuman yang begitu aduhai.

Buat yang tidak punya uang mungkin akan membuang imajinasi itu sejauh-jauhnya. Tidak realistis! Tapi buat yang punya uang, meskipun sedikit, akan tergiur untuk memenuhi imajinasinya.

Tapi untuk mereka yang punya nalar kuat, imajinasi dengan mudah bisa dipatahkan. Kalau pun ia belanja, hanya akan disesuaikan dengan kebutuhan. Meskipun kemampuannya ada.

Lalu, bagaimana dengan nasib yang ada uang dan nalarnya lemah? Nah, pihak inilah yang paling rentan diombang-ambing imajinasi saat lapar.

Imajinasi muncul saat ada dorongan. Kalau dorongannya lapar dan haus, maka imajinasi yang lahir tak jauh dari aneka makanan dan minuman.

Dorongan akan jauh lebih kuat lagi ketika target terpajang begitu menarik. Ya, saat orang yang berpuasa berjalan-jalan atau pergi ke pasar di saat sore, maka imajinasi akan seperti bocah manja yang buru-buru minta dipenuhi keinginannya.

Apa yang berikutnya terjadi? Di hampir setiap pajangan makanan dan minuman, di situ ada keinginan. Imajinasinya menghipnotisnya, “Ah, enaknya jika makan ini dan itu, minum ini dan itu.”

Karena uang dianggap tak masalah atau masih terjangkau, maka apa pun yang diinginkan, akan dibeli. Buat apa? Untuk memenuhi selera imajinasi.

Lalu, apakah semua yang dibeli itu benar-benar akan dimakan? Rasanya tidak. Karena imajinasi, seperti apa pun daya dukungnya, akan dibatasi oleh kapasitas perut.

Tidak mesti orang yang tidak makan siang, maka kapasitas perutnya di makan siang bisa ditumpuk untuk makan sore saat berbuka. Kalau dipaksakan, perut akan over kapasitas.

Dan yang menarik dari imajinasi orang lapar adalah ketika perut merasa cukup, maka imajinasi tentang aneka makanan lain akan lenyap dengan sendirinya. Meskipun aneka makanan itu sudah terhidangkan.

Karena itu, berhati-hatilah dengan imajinasi perut lapar. Bukan puasanya yang salah. Tapi kemampuan pengendalian diri kita yang perlu ditingkatkan.

Kalau sedang berpuasa, jangan biasakan jalan-jalan sore di tempat yang memajang aneka makanan dan minuman. Perbanyak berzikir dan beristigfar. Dengan begitu kita akan menikmati apa yang sudah disediakan, bukan apa yang diada-adakan. [Mh]

 

 

 

Tags: Imajinasi Perut Lapar
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Kultum Ramadan Hari Kedua, Puasa Tapi Sia-sia

Next Post

Tips Agar Tidak Malas Melakukan Shalat Tarawih

Next Post
Tips Agar Tidak Malas Melakukan Shalat Tarawih

Tips Agar Tidak Malas Melakukan Shalat Tarawih

Cara Mengatur Jam Tidur di Bulan Ramadan

Cara Mengatur Jam Tidur di Bulan Ramadan

Masjid Agung Abadiah

Masjid Agung Abadiah Curug Gelar Festival Ramadhan, Gandeng 21 UMKM

  • Perang Pemikiran, Louis IX, dan Alasan Kenapa Umat Hari Ini Diam Atas Palestina

    Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    1885 shares
    Share 754 Tweet 471
  • Hadis tentang 10 Hari Terakhir Ramadan

    248 shares
    Share 99 Tweet 62
  • Link Koleksi Murottal Terbaik Sepanjang Masa

    544 shares
    Share 218 Tweet 136
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8057 shares
    Share 3223 Tweet 2014
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3559 shares
    Share 1424 Tweet 890
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11200 shares
    Share 4480 Tweet 2800
  • 4 Golongan yang Dirindukan Surga

    418 shares
    Share 167 Tweet 105
  • Dalil Membaca Allahumma Ajirni Minannaar

    1177 shares
    Share 471 Tweet 294
  • Salimah Bojonggede Bagikan 3.350 Takjil, 370 Nasi Gratis, dan 65 Paket Sembako Murah

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • DPR Setujui Opsi Pemangkasan Anggaran MBG Demi Jaga Defisit APBN

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga