• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Minggu, 21 Juni, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Nasihat

Filosofi Catur

11/03/2022
in Nasihat, Unggulan
Filosofi Catur

Ilustrasi, foto: mpl.live

186
SHARES
1.4k
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com- Seorang anak memperhatikan permainan catur. Ia tertarik dengan berbagai sosok dan peran dalam permainan.

“Ini disebut raja. Ini ratu. Ini kuda. Ini peluncur. Ini benteng. Dan yang banyak ini pion,” ungkap sang ayah yang memperhatikan keseriusan anaknya dengan catur.

Sang anak mengangguk. Ia pun mendapatkan penjelasan fungsi masing-masing sosok itu dari ayahnya.

“Awas jangan sampai raja termakan. Karena itu tandanya kamu kalah bermain,” jelas sang ayah lagi.

Sekali lagi ia memperhatikan dua orang yang tengah bermain catur di hadapannya. Benar apa yang disampaikan ayahnya tentang masing-masing peran itu.

“Skak mat,” ucap salah seorang dari mereka. Dan permainan pun usai.

Semua bidak catur itu dikumpulkan, baik yang warna putih maupun hitam. Semua menjadi satu dalam satu wadah: raja, ratu, kuda, dan lainnya.

Saat semua bidak catur itu berkumpul dalam kotak, ia pun tiba-tiba mengangguk.

“Ah, kalau permainan usai; baik raja, ratu, kuda, peluncur, dan pion tak lagi memiliki peran apapun,” ucap sang anak mulai memahami sesuatu.

**

Hidup ini tak ubahnya seperti permainan catur. Ada peran masing-masing orang. Ada yang sebagai raja, ratu, kuda, peluncur, benteng, dan pion.

Mereka saling berhadapan satu sama lain. Mereka pun saling memakan jika strategi memungkinkan. Ada juga yang saling berlomba untuk menduduki kekuasaan lawan.

Tapi, manakala permainan usai, semua berkumpul dalam satu wadah yang sama. Tak ada lagi sosok dan peran. Yang ada sekumpulan benda dalam permainan.

Pahami sosok dan peran kita. Berperanlah sesuai jati diri kita.

Tapi sadarilah, jika “permainan” usai, tak ada lagi sosok dan peran. Tak ada lagi musuh dan kawan. Semuanya hanya sekumpulan benda dalam permainan. [Mh]

Tags: Filosofi Catur
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Hadits Larangan Duduk di Pinggir Jalan

Next Post

ASAR Humanity Kirimkan Lima Ton Bantuan Kemanusiaan ke Pasaman Barat

Next Post
ASAR Humanity Kirimkan Lima Ton Bantuan Kemanusiaan ke Pasaman Barat

ASAR Humanity Kirimkan Lima Ton Bantuan Kemanusiaan ke Pasaman Barat

Doa Saat Tidak Percaya Diri

Doa Saat Tidak Percaya Diri atau Lagi Insecure

Cara agar Hati Tenang

Cara agar Hati Tenang

  • Pengguna Tranjateng bisa Masuk Wisata Dusun Semilir Kabupaten Semarang Secara Gratis

    Pengguna Tranjateng bisa Masuk Wisata Dusun Semilir Kabupaten Semarang Secara Gratis

    121 shares
    Share 48 Tweet 30
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8692 shares
    Share 3477 Tweet 2173
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    975 shares
    Share 390 Tweet 244
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11477 shares
    Share 4591 Tweet 2869
  • Konsolidasi bersama Mitra, Ketua KPIPA: Membela Palestina Bukan Pekerjaan Pribadi

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3911 shares
    Share 1564 Tweet 978
  • Spirit Doll Boneka Arwah dan Hukumnya dalam Islam

    351 shares
    Share 140 Tweet 88
  • Mengenal Tiga Warna Favorit Nabi Muhammad

    294 shares
    Share 118 Tweet 74
  • Keutamaan Doa Rodhitu Billahi Robba

    3423 shares
    Share 1369 Tweet 856
  • Bahaya Game Sakura Simulator School untuk Anak-Anak

    240 shares
    Share 96 Tweet 60
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga