• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Selasa, 23 Juni, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Nasihat

Dua Sisi Koin Anak dan Orang Tua

16/04/2026
in Nasihat
Dua Sisi Koin Anak dan Orang Tua

Ilustrasi, foto: freepik.com

68
SHARES
525
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

PEPATAH mengatakan, buah jatuh tak jauh dari pohonnya. Begitu pun anak dan orang tua.

Sebagian kita mungkin mengira kalau mujahidin di masa Rasulullah adalah mereka yang sudah dewasa. Dugaan itu ternyata salah. Tidak sedikit dari mereka yang remaja belasan tahun.

Hal ini tercatat dalam sejarah tentang siapa yang mengalahkan Abu Jahal di Perang Badar. Bukan Ali bin Abi Thalib. Bukan pula Umar bin Khaththab. Melainkan, dua remaja usia 14 dan 16 tahun: ‘Auf bin Afra dan Muadz bin Afra.

Di setiap momen persiapan perang, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam harus lebih teliti tentang calon pasukan. Karena jika tidak, yang ikut masih tergolong anak-anak.

Suatu kali, ada seorang remaja yang menarik perhatian Rasulullah di sebuah barisan calon pasukan Perang Uhud. Ia mengaku bernama Abu Said Al-Khudri bin Sinan radhiyallahu ‘anhuma.

Rasulullah pun menganulir calon ini. Alasannya karena masih anak-anak. Rasulullah menanyakan tentang usianya. Anak itu menjawab, 13 tahun.

Abu Said Al-Khudry yang juga ahli hadis ini begitu semangat ingin ikut jihad bukan karena dipaksa orang tuanya. Tapi karena semangatnya untuk bisa ikut berjihad bersama mujahidin.

Begitu pun dengan calon lain seperti Zaid bin Tsabit radhiyallahu ‘anhu. Di usianya yang juga masih 13 tahun, anak jenius ini sudah ikut mendaftar menjadi mujahidin. Tapi, hal itu dianulir Rasulullah, dan baru boleh diikutkan beberapa tahun kemudian.

Masih banyak remaja di masa Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam yang tiba-tiba muncul dan bersemangat ikut mendaftar. Tapi, mereka harus menerima penundaan itu karena usia mereka masih tergolong anak-anak.

Para remaja ini bukan tidak tahu keadaan di arena jihad. Bukan pula karena iming-iming materi. Bukan pula karena tidak tahu risikonya. Sama sekali bukan. Mereka merupakan buah tarbiyah Islam dan keteladanan dari ayah ibu mereka di rumah.

**

Jangan pernah salahkan anak-anak karena sisi negatifnya. Karena mereka tak lebih dari cerminan ayah ibunya di rumah.

Koreksi dan evaluasi diri, duhai para orang tua, karena mereka tumbuh dari bayang-bayang ayah ibunya. Bersabarlah dalam mendidik mereka, karena mereka adalah buah yang paling mahal yang dimiliki para orang tua. [Mh]

 

 

Tags: Dua Sisi Koin Anak dan Orang Tua
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Lima Tips Membantu Gen Z Meraih Sukses di Pekerjaan Pertama

Next Post

Perbedaan Tantrum dan Meltdown, Serupa tapi Tak Sama

Next Post
Perbedaan Tantrum dan Meltdown, Serupa tapi Tak Sama

Perbedaan Tantrum dan Meltdown, Serupa tapi Tak Sama

Metode Montessori, Anak Belajar Eksplorasi Diri

Metode Montessori, Anak Belajar Eksplorasi Diri

Hukum Membunuh Nyamuk dengan Raket Listrik

Hukum Membunuh Nyamuk dengan Raket Listrik

  • Warga Nikmati MRT, LRT, dan Transjakarta Gratis di HUT Jakarta ke-499

    Warga Nikmati MRT, LRT, dan Transjakarta Gratis di HUT Jakarta ke-499

    82 shares
    Share 33 Tweet 21
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8708 shares
    Share 3483 Tweet 2177
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11490 shares
    Share 4596 Tweet 2873
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    988 shares
    Share 395 Tweet 247
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3921 shares
    Share 1568 Tweet 980
  • Bahaya Game Sakura Simulator School untuk Anak-Anak

    250 shares
    Share 100 Tweet 63
  • Spirit Doll Boneka Arwah dan Hukumnya dalam Islam

    367 shares
    Share 147 Tweet 92
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2329 shares
    Share 932 Tweet 582
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4451 shares
    Share 1780 Tweet 1113
  • Kedudukan Hewan ketika Mati, Masuk Surga atau Neraka?

    266 shares
    Share 106 Tweet 67
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga