• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, 1 Agustus, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Nasihat

Cinta Tak Sesederhana yang Dibayangkan

31/03/2026
in Nasihat
Menjaga Rumah Surga

Ilustrasi, foto: LERA Blog

73
SHARES
564
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

CINTA dalam pernikahan tak sesederhana yang dibayangkan. Ada yang langsung cocok, proses, dan ada pula yang ‘mandeg’ alias bubar.

Pada kurang lebih tahun keempat hijriyah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam melamarkan seorang wanita solehah untuk anak angkatnya. Anak angkat beliau itu bernama Zaid bin Haritsah radhiyallahu ‘anhu.

Dahulunya, Zaid merupakan budak dari Khadijah, istri Nabi, yang akhirnya dimerdekakan oleh Nabi. Bukan itu saja, setelah dimerdekakan, Zaid juga diangkat oleh Nabi sebagai anak. Sehingga, orang memanggil Zaid sebagai bin Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam.

Sepertinya, Allah ingin membenahi hukum tradisi Arab itu. Bahwa seorang anak angkat tidak boleh di’tempelkan’ kepada ayah angkatnya. Ia tetap harus disebut sebagai putra ayah kandungnya.

Kembali ke lamaran Rasulullah untuk Zaid yang dialamatkan ke seorang muslimah solehah, ternyata ada reaksi balik. Muslimah itu tak lain adalah sepupu Nabi sendiri. Ia bernama Zainab binti Jahsy radhiyallahu ‘anha. Ibu dari Zainab adalah adik dari ayah Rasulullah yang bernama Umaimah binti Abdul Muthalib.

Zainab menolak dilamarkan untuk Zaid, meskipun yang melamar Rasulullah sendiri. Karena penolakan itu, turun firman Allah Surah Al-Ahzab ayat 36 yang melamar seorang muslim atau muslimah berkeberatan dengan keputusan dari Allah dan Rasul-Nya.

Zainab pun tunduk. Ia ingin berupaya mentaati keputusan dari Rasulullah itu. Ia menerima lamaran itu. Dan, pernikahan pun berlangsung.

Namun, apa yang terjadi? Selama kurang lebih satu tahun perjalanan rumah tangga itu, baik dan Zaid dan Zainab, keduanya merasa tidak cocok.

Zaid merasa minder karena tahu benar siapa Zainab yang merupakan sepupu Rasulullah dan keturunan dari pembesar Quraisy. Sementara dirinya hanya mantan budak.

Begitu pun dengan Zainab. Sedari awal, ia memang tidak ingin menjadi istri Zaid. Ia menerima pernikahan semata-mata karena ingin mentaati Allah dan Rasul-Nya. Padahal, hubungan pernikahan tidak semudah yang dibayangkannya.

Selama satu tahun itu, keduanya tidak melalui kehidupan layaknya suami istri. Ada penolakan, ada ketegangan, dan ada keminderan.

Akhirnya, Zaid memutuskan untuk menceraikan Zainab. Hal itu ia sampaikan kepada Rasulullah dengan alasan yang begitu kuat.

Namun begitu, Nabi meminta Zaid untuk bersabar dan tetap mempertahankan hubungan suami istri itu. Tapi, hal itu lagi-lagi kandas. Hubungan Zaid dan Zainab tak lagi bisa dipertahankan seperti yang diinginkan Rasulullah.

Dan akhirnya, perceraian pun terjadi. Zaid menceraikan istrinya, Zainab. Keduanya pun akhirnya berpisah sebagai suami istri.

Persoalan ternyata tidak berhenti sampai di situ. Ada ‘skenario’ lain dari Allah tentang hukum syariat Islam yang ingin diberlakukan. Yaitu, mantan istri anak angkat bisa dinikahi oleh ayah angkatnya.

Dalam Surah yang sama: Al-Ahzab ayat berikutnya: 37, Allah memerintahkan Rasulullah untuk menikahi Zainab. Di ayat ini pula, ada penyebutan nama Zaid, dan hanya dia satu-satunya sahabat Nabi yang disebut dalam Al-Qur’an.

Begitu pun, di ayat ini pula, Nabi diperintahkan oleh Allah untuk menikahi Zainab. Tidak heran jika di kemudian hari, Zainab merasa bangga karena pernikahannya dengan Nabi ada dalam Al-Qur’an.

Namun bagi Nabi, perintah untuk menikahi Zainab ini dirasakan begitu rumit. Yaitu, tentang apa yang akan dikatakan oleh begitu banyak orang di Madinah tentang dirinya yang ‘tega’ menikahi mantan istri anak angkatnya sendiri: bagaimana kata orang Yahudi di Madinah, bagaimana kata orang munafik di sana.

Namun begitu, Nabi mencontohkan bagaimana ketaatan kepada Allah. Meskipun, ia sendiri merasa berat untuk melakukannya.

Dan, Allah subhanahu wata’ala mentakdirkan Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam akhirnya menikahi Zainab. Pernikahan ini berlangsung di tahun kelima hijriyah, setelah lewatnya masa iddah Zainab. Saat itu, usia Zainab sekitar 35 tahun.

**

Terlepas dari bagaimana Allah subhanahu wata’ala memberlakukan hukum dengan melalui proses yang begitu dramatis, cinta dalam hubungan suami istri memang unik.

Keunikan itu antara lain bahwa cinta tak bisa dipaksakan karena sudah terjadi kecondongan ke arah tertentu. Meskipun kedua calon pasangan itu sama-sama orang soleh dan mulia.

Jika tidak ditemukan adanya kecondongan ke arah tertentu, belum tumbuhnya cinta boleh jadi hanya masalah proses dan waktu. Bersabarlah, karena boleh jadi sesuatu yang dirasa tak disukai itu terdapat kebaikan yang banyak. (QS. An-Nisa: 19) [Mh]

 

 

Tags: Cinta Tak Sesederhana yang Dibayangkan
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Tampil Simpel, Rekomendasi Outfit Naik Gunung untuk Wanita Hijab

Next Post

Abu Ubaidah bin Jarrah, Orang Kepercayaan Umat

Next Post
Kisah Umar bin Abdul Aziz dan Anak-Anak yang Cerdas

Abu Ubaidah bin Jarrah, Orang Kepercayaan Umat

Orang-orang yang Merasa Senang Ditinggalkan Dakwah

Masa Muda Kita Menentukan Usia Tua

Kenali Tiga Manfaat Cokelat Hitam

Kenali Tiga Manfaat Cokelat Hitam

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9005 shares
    Share 3602 Tweet 2251
  • Saudi Education Expo 2026 Buka Akses Pendidikan Tinggi Arab Saudi bagi Pelajar Indonesia

    70 shares
    Share 28 Tweet 18
  • Saudi Education Expo 2026 Diserbu Ribuan Pengunjung di Hari Pertama

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11648 shares
    Share 4659 Tweet 2912
  • Menghafal Quran Saat Usia 40 Tahun Inilah Pengalaman Prof. DR. Ir. Kudang Boro Seminar, Msc.

    467 shares
    Share 187 Tweet 117
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4068 shares
    Share 1627 Tweet 1017
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1155 shares
    Share 462 Tweet 289
  • Kisah Kuli Bangunan yang Berhasil Menerbitkan Sebuah Buku

    110 shares
    Share 44 Tweet 28
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2392 shares
    Share 957 Tweet 598
  • Wahdah Islamiyah dan Paragon Satukan Semangat Keteladanan dan Kebermanfaatan

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga