BANYAK orang bekerja keras demi membangun rumah impian. Bertahun-tahun menabung, membayar uang muka, lalu mencicil setiap bulan agar keluarga memiliki tempat tinggal yang nyaman. Tidak ada yang salah dengan itu, karena Islam pun mengajarkan kita untuk berusaha memenuhi kebutuhan hidup dengan cara yang halal.
Namun, di balik kesibukan membangun rumah di dunia, ada satu hal yang sering terlupakan, yaitu membangun benteng bagi ruh kita. Rumah yang megah akan suatu hari ditinggalkan, sedangkan kehidupan setelah kematian adalah tempat tinggal yang jauh lebih panjang. Karena itulah, seorang Muslim tidak hanya memikirkan dinding dan atap rumahnya, tetapi juga mempersiapkan bekal untuk alam kubur dan akhirat.
Baca Juga: 5 Pewarna Makanan Alami untuk Sajian Lebih Sehat
Banyak Orang yang Melupakan Hal Ini dalam Hidupnya
Kita begitu disiplin membayar cicilan setiap bulan karena takut terkena denda. Ironisnya, terkadang kita justru menunda zakat yang menjadi kewajiban atau merasa berat mengeluarkan sedekah meski hanya sedikit. Padahal, harta yang kita keluarkan di jalan Allah bukanlah harta yang berkurang nilainya. Justru itulah investasi yang akan kita temui kembali ketika semua kepemilikan dunia telah selesai.
Rasulullah mengajarkan bahwa amal saleh akan menjadi teman terbaik bagi seorang hamba. Sujud yang dilakukan dengan penuh keikhlasan, sedekah yang diberikan tanpa riya, dan ayat-ayat Al-Qur’an yang dibaca setiap hari adalah bekal yang tidak akan hilang. Mungkin nilainya tampak kecil di mata manusia, tetapi sangat besar di sisi Allah jika dilakukan dengan hati yang tulus.
Membangun istana di surga bukan berarti memiliki kekayaan melimpah. Seorang yang sederhana pun memiliki kesempatan yang sama. Setiap rakaat shalat, setiap rupiah sedekah, setiap huruf Al-Qur’an yang dibaca menjadi bagian dari bangunan yang sedang kita siapkan untuk kehidupan yang abadi.
Karena itu, jangan sampai seluruh tenaga habis hanya untuk mempercantik rumah dunia, sementara hati tetap kosong dari zikir dan ibadah. Jadikan rumah kita bukan hanya indah secara fisik, tetapi juga hidup dengan lantunan Al-Qur’an, doa, dan salat berjamaah. Rumah seperti itulah yang menghadirkan ketenangan bagi penghuninya.
Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.
Suatu saat nanti kita akan meninggalkan semua yang kita miliki. Sertifikat rumah, kendaraan, dan tabungan tidak ikut dibawa. Yang menemani hanyalah amal yang pernah kita kerjakan. Maka selama Allah masih memberi umur, mari terus membangun istana di surga dengan sujud, sedekah, dan Al-Qur’an. Itulah rumah yang tidak akan pernah kita tinggalkan selamanya. [DW]





