• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Minggu, 2 Agustus, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Nasihat

Anak Belasan Tahun

05/06/2024
in Nasihat
Heboh Tiga Negara Eropa Akui Kedaulatan Palestina

Ilustrasi, foto: The New York Times

77
SHARES
594
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

USIA itu tidak menunjukkan kematangan seseorang. Bahkan anak usia belasan tahun pun bisa lebih dewasa dari yang empat puluh.

Saat ini ada semacam pemakluman terhadap anak belasan tahun. Mereka disebut sebagai remaja. Yaitu, masa peralihan dari anak ke dewasa.

Masalahnya bukan sekadar di sebutan. Tapi juga semacam pemakluman terhadap mereka: “Wajar, anak ABG!”

Usia remaja dianggap lumrah melakukan ‘apa saja’. Disebut sebagai usia transisi, masa mencari bentuk, dan lainnya.

Dari sudut pandang itu, bisa dibayangkan seperti apa generasi usia belasan tahun. Umumnya mereka masih labil, peniru yang baik, jarang yang mampu hidup mandiri.

Bahkan, saat ini sebutan masa usia mengalami kemunduran. Misalnya istilah pemuda. Hampir sebagian besar organisasi kepemudaan diisi oleh mereka yang usianya di atas tiga puluh tahun. Padahal di usia segitu, mereka sepatutnya sudah punya anak.

Islam mengajarkan tentang optimalisasi kematangan usia. Rasanya tidak ada usia transisi seperti yang biasa disebut remaja. Di usia belasan tahun itu, generasi muda Islam sudah banyak berkiprah.

Ada sahabat Nabi bernama Usamah bin Zaid. Di usia 18 tahun, ia sudah menjadi panglima perang yang anggota pasukannya di antaranya sahabat-sahabat Nabi kenamaan seperti Abu Bakar, Umar, Usman, Ali radhiyallahum ajma’in.

Ada juga sahabat nabi bernama Mu’awwadz bin Afra’ dan sepupunya Muadz bin Amr. Dua pemuda usia lima belasan tahun itu berhasil menerobos pasukan musuh di Perang Badar. Keduanya pun sukses menumbangkan Abu Jahal, musuh besar Islam.

Di generasi sesudahnya ada Muhammad bin Idris Asy-Syafi’i atau dikenal dengan Imam Syafi’I rahimahullah. Di usia berapa ulama besar Islam ini mulai berfatwa? Ia mulai mengeluarkan fatwa di usia 15 tahun.

Dan tentu saja teladan kita, Baginda Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam. Di usia 9 tahun beliau sudah ikut magang berdagang ke pamannya, Abu Thalib. Beliau bukan ikut berdagang di kampung sebelah. Tapi ke negeri Syam atau Suriah saat ini.

Pada usia 17 tahun, Rasulullah sudah mulai berdagang sendiri. Beliau berdagang ke Syam, Yaman, dan negeri-negeri lainnya.

Tidak heran jika ketika menikah di usia 25 tahun, Rasulullah mampu memberikan mahar ke Khadijah radhiyallahu ‘anha sebesar kurang lebih senilai 1 milyar rupiah. Anak muda mana yang saat ini mampu memberikan mahar setinggi itu, dan dengan hasil jerih payah sendiri.

Boleh jadi, ada desain-desain besar yang sengaja melemahkan kita. Saatnya kita mengubah paradigma tentang anak muda. Bukan yang di atas tiga puluh, tapi yang belasan tahun. Dan itu bisa dimulai dari diri dan keluarga kita sendiri. [Mh]

Tags: Anak Belasan Tahun
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Cara Terbaik Makan Telur Saat Hamil serta Manfaatnya

Next Post

Yasmin Mogahed: Apakah Kita Sudah Bersikap Baik Terhadap Allah

Next Post
Menumbuhkan Muroqobah atau Pengawasan Allah

Yasmin Mogahed: Apakah Kita Sudah Bersikap Baik Terhadap Allah

Dompet Dhuafa Memperkenalkan Rumah Sakit Mata Achmad Wardi BWI-DD untuk Masyarakat Umum

Dompet Dhuafa Memperkenalkan Rumah Sakit Mata Achmad Wardi BWI-DD untuk Masyarakat Umum

Mengadakan Program Pemberdayaan, Dompet Dhuafa Membudidaya Udang Vaname

Mengadakan Program Pemberdayaan, Dompet Dhuafa Membudidaya Udang Vaname

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9010 shares
    Share 3604 Tweet 2253
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11652 shares
    Share 4661 Tweet 2913
  • Saudi Education Expo 2026 Buka Akses Pendidikan Tinggi Arab Saudi bagi Pelajar Indonesia

    72 shares
    Share 29 Tweet 18
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1158 shares
    Share 463 Tweet 290
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4070 shares
    Share 1628 Tweet 1018
  • Saudi Education Expo 2026 Diserbu Ribuan Pengunjung di Hari Pertama

    70 shares
    Share 28 Tweet 18
  • Kisah Kuli Bangunan yang Berhasil Menerbitkan Sebuah Buku

    111 shares
    Share 44 Tweet 28
  • Bahagia Istri Aktivis Dakwah

    72 shares
    Share 29 Tweet 18
  • Pakai Mukena Tipis untuk Shalat, Sahkah?

    193 shares
    Share 77 Tweet 48
  • Asy-Sya’bi, Orang yang Humoris  

    163 shares
    Share 65 Tweet 41
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga