PARE dikenal sebagai sayuran yang kaya nutrisi, tetapi rasa pahitnya sering membuat sebagian orang enggan mengonsumsinya.
Padahal, pare mengandung berbagai zat gizi seperti vitamin C, vitamin A, serat, dan antioksidan yang baik untuk kesehatan.
Kabar baiknya, rasa pahit pada pare dapat dikurangi dengan beberapa teknik pengolahan yang tepat tanpa menghilangkan seluruh kandungan gizinya.
Baca Juga: Ketahui Manfaat Pare untuk Kecantikan Kulit
Tips Membuat Pare Agar Tidak Pahit, Tetap Lezat dan Nikmat Disantap
Berikut beberapa tips yang bisa dicoba agar olahan pare terasa lebih bersahabat di lidah.
Pilih Pare yang Masih Segar
Langkah pertama dimulai saat memilih bahan. Pare yang masih segar biasanya memiliki warna hijau cerah, tekstur keras, dan tidak terdapat bercak kecokelatan. Pare yang terlalu tua cenderung memiliki rasa pahit yang lebih kuat dibandingkan pare yang dipanen pada tingkat kematangan yang tepat.
Ukuran pare yang sedang juga sering dipilih karena teksturnya lebih renyah dan rasanya tidak terlalu tajam.
Buang Bagian Dalam Secara Menyeluruh
Setelah dicuci bersih, belah pare menjadi dua bagian memanjang. Keruk bagian biji dan lapisan putih di dalamnya menggunakan sendok. Bagian putih ini diketahui menjadi salah satu sumber rasa pahit yang cukup dominan.
Semakin bersih bagian dalam yang dibuang, biasanya rasa pahit yang tersisa akan semakin berkurang.
Remas dengan Garam
Teknik ini merupakan cara yang paling populer digunakan di dapur. Pare yang telah diiris tipis ditaburi garam secukupnya, lalu diremas-remas selama beberapa menit hingga layu dan mengeluarkan cairan.
Setelah itu, bilas menggunakan air mengalir hingga bersih. Garam membantu menarik keluar sebagian senyawa penyebab rasa pahit sehingga pare menjadi lebih ringan rasanya.
Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.
Rendam dengan Air Garam atau Air Hangat
Selain diremas, pare juga bisa direndam dalam larutan air garam selama 15–30 menit. Beberapa orang memilih menggunakan air hangat untuk membantu mempercepat proses pengurangan rasa pahit.
Setelah direndam, bilas kembali dengan air bersih sebelum dimasak agar rasa asin tidak terlalu kuat.
Rebus Sebentar Sebelum Dimasak
Teknik blanching atau merebus pare dalam waktu singkat juga cukup efektif. Rebus irisan pare selama 1–2 menit, kemudian segera masukkan ke dalam air dingin atau air es.
Cara ini membantu mengurangi rasa pahit sekaligus mempertahankan warna hijau pare agar tetap menarik saat disajikan.
Padukan dengan Bahan Beraroma Kuat
Saat memasak, pare dapat dipadukan dengan bahan-bahan yang memiliki cita rasa kuat seperti bawang putih, cabai, teri, udang, telur, atau daging cincang. Kombinasi ini membantu menyeimbangkan rasa pahit yang masih tersisa dan membuat hidangan lebih lezat.
Tidak heran jika tumis pare dengan telur atau teri menjadi salah satu menu favorit banyak keluarga Indonesia.
Jangan Memasak Terlalu Lama
Memasak pare terlalu lama dapat membuat teksturnya menjadi lembek dan mengubah cita rasa. Sebaiknya masak secukupnya hingga matang agar tekstur renyahnya tetap terjaga.
Selain lebih nikmat, pengolahan yang tidak berlebihan juga membantu mempertahankan sebagian kandungan nutrisi di dalam pare.
Dengan memilih bahan yang baik dan menerapkan teknik pengolahan yang tepat, pare dapat menjadi hidangan yang lezat tanpa rasa pahit yang berlebihan. Sayuran ini pun bisa menjadi pilihan menu sehat untuk keluarga sehari-hari. [DW]





