MEMILIH daging untuk dimasak ternyata tidak cukup hanya melihat potongan yang tampak bagus dari luar. Warna memang menjadi salah satu hal yang paling mudah diperhatikan saat berbelanja, tetapi kesegaran daging juga bisa dilihat dari aroma, tekstur, kondisi kemasan, hingga cara daging tersebut disimpan.
Daging yang masih segar bukan hanya membuat masakan terasa lebih nikmat, tetapi juga penting untuk menjaga keamanan makanan. Karena itu, sebelum memasukkannya ke keranjang belanja, luangkan sedikit waktu untuk mengecek beberapa hal berikut.
Baca Juga: Mengenal Apa itu Creatine dan Apa Saja Manfaatnya
Ini Dia Tips Memilih Daging Segar Sebelum Dimasak
1. Jangan hanya terpaku pada warna
Warna menjadi tanda pertama yang biasanya dilihat ketika memilih daging. Namun, jangan langsung menganggap daging yang warnanya lebih merah berarti paling segar. Perubahan warna pada daging bisa terjadi secara alami akibat paparan oksigen dan tidak selalu menunjukkan bahwa daging sudah rusak.
Pada daging sapi, misalnya, warna merah terang dapat muncul setelah daging terkena oksigen. Daging yang berada dalam kemasan tanpa banyak paparan udara justru dapat terlihat merah keunguan. Karena itu, warna sebaiknya diperiksa bersama tanda kesegaran lainnya.
2. Cium aromanya
Aroma bisa menjadi petunjuk penting. Daging segar umumnya tidak memiliki bau menyengat yang membuat tidak nyaman. Jika muncul aroma asam, busuk, atau bau yang terasa berbeda dari biasanya, sebaiknya jangan dibeli.
Namun, jangan mencicipi daging mentah untuk memastikan kondisinya. Pemeriksaan cukup dilakukan secara visual dan melalui aroma tanpa menyentuh atau mencicipi secara berlebihan.
3. Perhatikan teksturnya
Daging yang masih dalam kondisi baik biasanya memiliki tekstur yang cukup padat dan tidak berlendir. Jika permukaannya terasa sangat lengket atau licin disertai perubahan aroma dan warna yang tidak wajar, sebaiknya pilih potongan lain.
4. Periksa kemasannya
Saat membeli daging yang sudah dikemas, jangan lupa melihat kondisi bungkusnya. Hindari kemasan yang robek, bocor, atau rusak. Cairan dari daging mentah juga berpotensi mencemari makanan lain selama proses belanja.
Periksa pula tanggal pada kemasan jika tersedia. Untuk produk yang memiliki keterangan batas penggunaan atau kualitas, jadikan informasi tersebut sebagai pertimbangan sebelum membeli.
5. Pastikan daging disimpan dalam kondisi dingin
Daging merupakan bahan pangan yang mudah rusak sehingga perlu disimpan dalam suhu yang sesuai. Pilih daging yang berada di tempat penyimpanan dingin dan tidak dibiarkan begitu saja pada suhu ruang.
Setelah berbelanja, segera bawa daging pulang dan masukkan ke lemari pendingin atau freezer sesuai kebutuhan.
Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.
6. Belanja daging menjelang selesai berbelanja
Ada kebiasaan sederhana yang sering dianggap sepele, yaitu mengambil daging terlalu awal ketika berbelanja. Sebaiknya produk yang membutuhkan pendinginan seperti daging, unggas, dan makanan laut diambil menjelang pembayaran. Cara ini membantu mengurangi waktu bahan makanan berada di luar pendingin.
Jika perjalanan pulang cukup jauh, daging juga sebaiknya dijaga tetap dingin. Sesampainya di rumah, jangan membiarkannya terlalu lama di meja dapur.
Memilih daging segar sebenarnya tidak sulit. Tidak perlu hanya mencari warna merah paling cerah. Perhatikan keseluruhan kondisinya mulai dari aroma, tekstur, kemasan, hingga suhu penyimpanan.
Dengan lebih teliti sebelum membeli, kita bukan hanya mendapatkan bahan yang lebih berkualitas untuk dimasak, tetapi juga membantu menjaga keamanan makanan untuk keluarga di rumah. [DW]





