ChanelMuslim.com media onlie keluarga, media islam

Sabtu, 19 Oktober 2019 | 20 Safar 1441 H
Login | Register

 


 
 
 
 
KONSULTASI

Hukum Menggabungkan Sholat Sunnah Tahiyatul Masjid dengan Shalat Sunnah Qabliyah

21 August 2019 07:23:57
Hukum Menggabungkan Sholat Tahiyatul Masjid dengan Sunnah qabliyah
humanresourceonline.com

ChanelMuslim.com -

Pertanyaan: ‘Afwan, Ustadz. Saya mau tanya tentang shalat Fajar dan shalat Tahiyatul Masjid. Jika shalat Fajar kan dilakukan setelah adzan Shubuh. Sedangkan masjid di dekat rumah saya, jeda antara adzan dan iqomah terlalu singkat. Jadi kalo mengerjakan 2 shalat sunnah Tahiyatul masjid dan sholat Fajar, waktunya tidak cukup. Baiknya bagaimana ya Ustadz? Atau lebih diutamakan yang mana? Syukron atas jawabannya Ustadz.

Jawaban Ustadz Farid Nu’man Hasan Hafizhahullah:

Bismillah wal Hamdulillah.

Mungkin maksudnya menggabungkan shalat tahiyatul masjid dengan shalat sunnah fajar (qabliyah Shubuh), sedangkan shalat fajar adalah shalat Shubuh itu sendiri.

Boleh bagi seseorang yang melaksanakan shalat sunnah rawatib juga meniatkan sebagai shalat tahiyatul masjid, hal ini dikatakan para ulama, si antaranya sebagai berikut:

Imam An Nawawi Rahimahullah berkata: ولا يشترط أن ينوي بالركعتين التحية بل إذا صلى ركعتين بنية الصلاة مطلقا أو نوى ركعتين نافلة راتبة أو غير راتبة أو صلاة فريضة مؤداة أو مقضية أو منذورة أجزأه ذلك وحصل له ما نوى وحصلت تحية المسجد ضمنا ولا خلاف في هذا قال أصحابنا وكذا لو نوى الفريضة وتحية المسجد أو الراتبة وتحية المسجد حصلا جميعا بلا خلاف

Tidak disyaratkan melalukan dua rakaat sebagai tahiyatul masjid, tetapi jika seseoran melakukan shalat dua rakaat dengan niat shalat mutlak, atau shalat sunnah rawatib atau yang bukan rawatib, atau shalat wajib, baik pada waktunya atau qadha, maka itu telah cukup dan dia telah mendapatkan apa yang dia niatkan, dan dia juga mendapatkan tahiyatul masjid tercakup di dalamnya, dan tidak ada perbedaan pendapat dalam hal ini.

Para sahabat kami (Syafi’iyah) mengatakan, jika seseorang meniatkan shalat wajib sekaligus tahiyatul masjid atau shalat rawatib sekaligus tahiyatul masjid, maka semua itu sah, tanpa adanya perbedaan pendapat. (Al Majmu’ Syarh Al Muhadzdzab, 4/52) Demikian.

Wallahu A’lam

Sumber: Alfahmu.id - Website Resmi Ustadz Farid Nu'man. Baca selengkapnya http://alfahmu.id/menggabungkan-shalat-tahiyatul-masjid-dengan-shalat-sunnah-qabliyah/

[red]

 
Info Video CMM :
 
Bagaimana menurut anda mengenai isi artikel ini?
 
FOKUS
 
 
 
TOPIK :
hukum menggabungkan sholat tahiyatul masjid dengan sunnah qabliyah
 
BERITA LAINNYA
 
 
KONSULTASI
10 April 2019 22:52:59

Cinta Lama Belum Selesai karena Telanjur Dijodohkan

 
KONSULTASI
07 January 2018 13:59:25

Banci dalam Fiqih Islam

 
KONSULTASI
13 April 2019 22:17:50

Menanggapi Teman Laki-laki yang Suka Menelepon Lama

 
KONSULTASI
23 October 2018 20:26:29

Shalat Tanpa Membaca Iftitah dan Surah Alquran

 
KONSULTASI
27 November 2017 21:01:03

Benarkah Makan Tidak Boleh Mengobrol? Ini Jawaban Ustadz

The Power Of Love 2 Hayya
 
 
Pendaftaran Siswa Baru Jakarta Islamic School
 
TERBARU
 
iklan chanel muslim, rate iklan chanelmuslim, website islam iklan
 
Buku Pilu di Palu Mam Fifi
 
TERPOPULER
 
Jual Buku Mencintaimu Dengan Cinta Yang Lebih Tertata Penulis Fifi P.Jubilea
 
 


media online keluarga
media online keluarga

ChanelMuslim.com

Media Inspirasi Keluarga Muslim Indonesia dengan berbagai rubrik terbaik untuk keluarga muslim Indonesia kini tersedia di

media online keluarga

Nikmati kemudahan mendapatkan berbagai berita dan artikel islami disini.

media online keluarga
JANGKAU LEBIH LUAS KONSUMEN ANDA,
beriklan di ChanelMuslim.com
Hotline : 0813.1956.2284