• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 24 Juni, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Komunitas

Gak Punya Budget untuk Ngerekrut, Gimana Dong?

29/07/2024
in Komunitas
Gak Punya Budget untuk Ngerekrut, Gimana Dong?
90
SHARES
694
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

“Saya ingin mengajak orang lain untuk membantu usaha. Saya punya usaha Rumah Belajar. Tapi usaha ini belum besar, belum menghasilkan banyak keuntungan. Saya mengerjakan sendiri semuanya. Bagaimana saya bisa merekrut orang untuk membantu saya, agar lebih punya waktu untuk keluarga, sedangkan dana untuk memberi gaji tidak ada?”

Demikian pertanyaan seorang ibu peserta seminar Wanita Berdaya, Keluarga Sejahtera, yang diadakan oleh departemen ekonomi Pimpinan Wilayah Persaudaraan Muslimah (PW Salimah) Jakarta pada Ahad, 28 Juli 2024 di The H Tower, Jl. Rasuna Said, Jakarta Selatan.

Rendy Saputra sebagai narasumber seminar, balik bertanya kepada para peserta: apa bedanya dakwah terencana dengan dakwah yang tidak terencana? Sama-sama mengadakan pengajian. Tapi bagi seorang dai yang memiliki rencana, ia akan mengajak jemaahnya untuk melakukan sesuatu bersama.

“Setelah ini jemaah akan aku mentoring, akan aku tarbiyah, setelah ini akan aku gerakkan menjadi penggerak, akan aku buka kesempatan menjadi relawan,” ujar Rendy memberi contoh.

” Yang lain juga melakukan kajian, tapi tidak ada kelanjutan. Hanya ceramah, hanya membangun ketokohan, sudah puas bila memiliki massa yang banyak. Tidak ada pengkaderan.”

“Milikilah suatu rencana walaupun saat ini belum bisa berbuat banyak. Itu akan merubah sikap kita. Ketika kita berpikir untuk melakukan hal yang lebih besar dan keluar dari kesibukan rutinitas mengajar, maka kita bisa mengajari keponakan misalnya, untuk jadi seorang pengajar,” ungkapnya.

Kita harus mulai percaya kepada orang lain, harus mulai berlatih untuk bisa mendelegasikan. Harus mulai bicara ke pasangan perihal pendelegasian tugas ini, agar suami juga punya bayangan bagaimana nanti.

Jadi semuanya terencana. Mulai belajar membangun sistem. Itu yang membedakan orang yang memiliki rencana dengan orang yang tidak memiliki rencana. Itu akan membedakan kita dengan orang lain.

“Its okey start from zero. Nggak papa dari nol dalam bisnis, tapi milikilah visi yang jauh ke depan. Jangan puas dengan hanya mengajar. Jangan puas hanya dikenal di lingkungan terdekat,” sulut Rendy lagi.

“Buat group WA, ini jemaah mau diapain, arahkan, himpun dana, bikin kegiatan sosial, bikin rumah Qur’an kalau belum bisa bikin pondok pesantren. Tunjukkan konsisten. Bila punya value, sumber daya akan datang.”

Jadilah komando suatu saat nanti. Harus istiqomah, terus belajar, dan jangan baperan (terbawa perasaan). Tidak semua orang suka dengan apa yang kita lakukan. Tapi tetaplah bergerak, miliki rencana besar. Ingat kisah nabi SAW ketika memecah batu di perang Khandak. [Mh/Emy, Salimah]

Tags: Gak Punya Budget untuk Ngerekrut
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Atlet Muslim Mulai Bersinar Terang di Olimpiade Paris 2024

Next Post

Sertifikat Pendidikan Nasional dan Internasional Jadi Program Unggulan JISc

Next Post
Serifikat Pendidikan Nasional dan Internasional Jadi Program Unggulan JISc

Sertifikat Pendidikan Nasional dan Internasional Jadi Program Unggulan JISc

Desa Umm Al-Jimal di Yordania Berhasil Ditambahkan ke Daftar Warisan Dunia UNESCO

Desa Umm Al-Jimal di Yordania Berhasil Ditambahkan ke Daftar Warisan Dunia UNESCO

Wardah Tempati Posisi Pertama Top 10 Brand Lokal untuk Kategori Lipstik di Shopee

Wardah Tempati Posisi Pertama Top 10 Brand Lokal untuk Kategori Lipstik di E-commerce

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8722 shares
    Share 3489 Tweet 2181
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    996 shares
    Share 398 Tweet 249
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11496 shares
    Share 4598 Tweet 2874
  • Warna Hijab yang Cocok untuk Baju Warna Coklat Susu

    180 shares
    Share 72 Tweet 45
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3925 shares
    Share 1570 Tweet 981
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2238 shares
    Share 895 Tweet 560
  • Perhatikan Batas Usia Masuk Sekolah Tahun Ajaran Baru 2025/2026

    138 shares
    Share 55 Tweet 35
  • Bahaya Game Sakura Simulator School untuk Anak-Anak

    254 shares
    Share 102 Tweet 64
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4454 shares
    Share 1782 Tweet 1114
  • Spirit Doll Boneka Arwah dan Hukumnya dalam Islam

    371 shares
    Share 148 Tweet 93
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga