• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Kamis, 15 Oktober, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Komunitas

Gak Punya Budget untuk Ngerekrut, Gimana Dong?

29/07/2024
in Komunitas
Gak Punya Budget untuk Ngerekrut, Gimana Dong?
91
SHARES
702
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

“Saya ingin mengajak orang lain untuk membantu usaha. Saya punya usaha Rumah Belajar. Tapi usaha ini belum besar, belum menghasilkan banyak keuntungan. Saya mengerjakan sendiri semuanya. Bagaimana saya bisa merekrut orang untuk membantu saya, agar lebih punya waktu untuk keluarga, sedangkan dana untuk memberi gaji tidak ada?”

Demikian pertanyaan seorang ibu peserta seminar Wanita Berdaya, Keluarga Sejahtera, yang diadakan oleh departemen ekonomi Pimpinan Wilayah Persaudaraan Muslimah (PW Salimah) Jakarta pada Ahad, 28 Juli 2024 di The H Tower, Jl. Rasuna Said, Jakarta Selatan.

Rendy Saputra sebagai narasumber seminar, balik bertanya kepada para peserta: apa bedanya dakwah terencana dengan dakwah yang tidak terencana? Sama-sama mengadakan pengajian. Tapi bagi seorang dai yang memiliki rencana, ia akan mengajak jemaahnya untuk melakukan sesuatu bersama.

“Setelah ini jemaah akan aku mentoring, akan aku tarbiyah, setelah ini akan aku gerakkan menjadi penggerak, akan aku buka kesempatan menjadi relawan,” ujar Rendy memberi contoh.

” Yang lain juga melakukan kajian, tapi tidak ada kelanjutan. Hanya ceramah, hanya membangun ketokohan, sudah puas bila memiliki massa yang banyak. Tidak ada pengkaderan.”

“Milikilah suatu rencana walaupun saat ini belum bisa berbuat banyak. Itu akan merubah sikap kita. Ketika kita berpikir untuk melakukan hal yang lebih besar dan keluar dari kesibukan rutinitas mengajar, maka kita bisa mengajari keponakan misalnya, untuk jadi seorang pengajar,” ungkapnya.

Kita harus mulai percaya kepada orang lain, harus mulai berlatih untuk bisa mendelegasikan. Harus mulai bicara ke pasangan perihal pendelegasian tugas ini, agar suami juga punya bayangan bagaimana nanti.

Jadi semuanya terencana. Mulai belajar membangun sistem. Itu yang membedakan orang yang memiliki rencana dengan orang yang tidak memiliki rencana. Itu akan membedakan kita dengan orang lain.

“Its okey start from zero. Nggak papa dari nol dalam bisnis, tapi milikilah visi yang jauh ke depan. Jangan puas dengan hanya mengajar. Jangan puas hanya dikenal di lingkungan terdekat,” sulut Rendy lagi.

“Buat group WA, ini jemaah mau diapain, arahkan, himpun dana, bikin kegiatan sosial, bikin rumah Qur’an kalau belum bisa bikin pondok pesantren. Tunjukkan konsisten. Bila punya value, sumber daya akan datang.”

Jadilah komando suatu saat nanti. Harus istiqomah, terus belajar, dan jangan baperan (terbawa perasaan). Tidak semua orang suka dengan apa yang kita lakukan. Tapi tetaplah bergerak, miliki rencana besar. Ingat kisah nabi SAW ketika memecah batu di perang Khandak. [Mh/Emy, Salimah]

Tags: Gak Punya Budget untuk Ngerekrut
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Atlet Muslim Mulai Bersinar Terang di Olimpiade Paris 2024

Next Post

Sertifikat Pendidikan Nasional dan Internasional Jadi Program Unggulan JISc

Next Post
Serifikat Pendidikan Nasional dan Internasional Jadi Program Unggulan JISc

Sertifikat Pendidikan Nasional dan Internasional Jadi Program Unggulan JISc

Desa Umm Al-Jimal di Yordania Berhasil Ditambahkan ke Daftar Warisan Dunia UNESCO

Desa Umm Al-Jimal di Yordania Berhasil Ditambahkan ke Daftar Warisan Dunia UNESCO

Wardah Tempati Posisi Pertama Top 10 Brand Lokal untuk Kategori Lipstik di Shopee

Wardah Tempati Posisi Pertama Top 10 Brand Lokal untuk Kategori Lipstik di E-commerce

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9537 shares
    Share 3815 Tweet 2384
  • Lewat SKY Night 2026, RISKA Ajak Anak Muda Refleksi di Tengah Riuh Kota

    72 shares
    Share 29 Tweet 18
  • ISEF 2026 Hadirkan 100 Kegiatan, dari Modest Fashion hingga Hiburan Keluarga

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4308 shares
    Share 1723 Tweet 1077
  • BI Dorong Ekosistem Modest Fashion Terintegrasi agar Produk Indonesia Mendunia

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11844 shares
    Share 4738 Tweet 2961
  • Gerakan Ibu Negeri Serahkan Bantuan untuk Buni Yani

    74 shares
    Share 30 Tweet 19
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1363 shares
    Share 545 Tweet 341
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4863 shares
    Share 1945 Tweet 1216
  • Tiga Kiat Sukses Dunia dan Akhirat

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga