• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Kamis, 8 Januari, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Kisah

Saat Waktu Mendidik Ulama Ushul Fiqh, Imam Syafi’i

21/10/2021
in Kisah
Saat Waktu Mendidik Ulama Ushul Fiqh, Imam Syafi'i

Foto: Pixabay

86
SHARES
665
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com – “Ketika waktu mendidik kepadaku, ia memperlihatkan kepadaku akan kekurangan akalku. Ketika bertambah pengetahuanku, ia menambahkan aku tentang kebodohanku”

Begitulah kira-kira syair yang disenandungkan oleh pionir dan penyusun Ilmu Ushul Fiqh, Imam Syafi’i. Ia tidak pernah puas dengan ilmu yang telah ia dapat setelah berkeliling dari satu kota ke kota lain, satu negeri ke negeri lain untuk bertemu dengan para ulama dan belajar kepada mereka.

Bermula saat ia berhasil menyelesaikan hafalan Qur’an di usia 9 tahun. Ia memutuskan untuk memulai penggembaraan ilmunya menuju suatu dusun yang masih menerapkan bahasa Arab  yang asli dan fasih, yaitu Dusun Baduy Bani Hudzail.

Tidak hanya mempelajari bahasa Arab, ia menyelami kesusastraannya dan syair-syairnya kepada para ahli disana selama beberapa tahun.

Baca Juga: Inilah Alasan Mengapa Waktu Disebut Laksana Pedang

Saat Waktu Mendidik Ulama Ushul Fiqh, Imam Syafi’i

Setelah itu, ke kota Mekkah ia kembali. Menemui ulama, guru besa serta mufti kota mulia tersebut, Imam Muslim bin Khalid az-Zanniy, untuk menggali ilmu fiqih. Hingga tak lama setelah itu, berkat ketekunan dan kecerdasannya ia memperoleh ijazah dan hak mengajar serta memberikan fatwa tentang hukum yang berkaitan dengan agama.

Tidak hanya ilmu fiqih, ia juga melengkapi belajarnya dengan ilmu hadits kepada Imam Sufyan bin Uyainah, pakar dan ulama ahli hadits. Serta kepada Imam Ismail bin Qasthanthin, seorang ulama ahli Qur’an di kota Mekkah.

Tak puas menimaba ilmu di Mekkah, walaupun ia telah diangkat sebagai mufti dan telah mengerti isi kitab al-Muwatta karya Imam Malik di usinya yang ke 15 tahun, ia bertekad untuk bertemu dan belajar langsung kepada penulisnya di Madinah.

Kepada ulama besar itu, Imam Malik, Syafi’i muda menjadi teman diskusinya selama delapan bulan. Ia kemudian dipercaya untuk mendiktekan kitab al-Muwatta kepada para jama’ah di masjid Madinah, termasuk kepada para ulama Mesir dan Irak yang datang berkunjung ke sana.

Di sinilah nama Imam Syafi’i mencuat dengan cukup drastis, saat ia diperintahkan oleh guru besarnya itu menyampaikan isi kitab al-Muwatta kepada orang-orang Mesir dan Irak, tidak terkecuali para ulamanya seperti Abdullah bin Abdul Hakam, Asyhab, Ibnul Qasim dan al-Laits bin Sa’ad.

Begitu besar namanya dan begitu banyak ilmu yang telah ia lahap, namun ia masih merasa haus dan lapar dengan ilmu. Ia bermaksud meneruskan hasrat belajarnya yang sangat besar ke kota lain.

Bersambung… [Ln]

 

Tags: Imam syafi'iSaat Waktu Mendidik Ulama Ushul Fiqh
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Tips Agar Lilin Aromaterapi Tidak Cepat Habis

Next Post

Kamu Stress Saat Ditanya “Kapan Nikah?”

Next Post
Mengatasi Kegelisahan Akibat dari Perkembangan Zaman yang Pesat

Kamu Stress Saat Ditanya "Kapan Nikah?"

Feeding Rules, Cegah Gangguan Makan Pada Anak

Feeding Rules, Cegah Gangguan Makan Pada Anak

Muslimah Wahdah dan Mushida Siap Kontribusi untuk Indonesia dengan Sinergi dan Kolaborasi

Muslimah Wahdah dan Mushida Siap Kontribusi untuk Indonesia dengan Sinergi dan Kolaborasi

  • Teluk Manado Sulawesi Utara jadi Lokasi Menyelam Terbaik di Bumi

    Teluk Manado Sulawesi Utara jadi Lokasi Menyelam Terbaik di Bumi

    95 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Delapan Tips Menebalkan Rambut dengan Efektif

    137 shares
    Share 55 Tweet 34
  • PT Donggi Senoro LNG dan Rumah Zakat Salurkan 100 Paket Hygienekit untuk Korban Gempa di Poso

    87 shares
    Share 35 Tweet 22
  • Waspada terhadap Bahaya Syaitan, Dapat Membuat Manusia Lupa dan Panjang Angan-angan

    129 shares
    Share 52 Tweet 32
  • Batik Danar Hadi Tampilkan Fashion Show Bertema Kembang Parang

    192 shares
    Share 77 Tweet 48
  • Jangan Terbawa Arus

    119 shares
    Share 48 Tweet 30
  • Cara Mendapatkan Syafaat di Hari Kiamat

    152 shares
    Share 61 Tweet 38
  • Resep Singkong Keju Goreng

    114 shares
    Share 46 Tweet 29
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    7808 shares
    Share 3123 Tweet 1952
  • Asy-Sya’bi, Orang yang Humoris  

    147 shares
    Share 59 Tweet 37
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga