• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 22 April, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Kisah

Saat Waktu Mendidik Ulama Ushul Fiqh, Imam Syafi’i

21/10/2021
in Kisah
Saat Waktu Mendidik Ulama Ushul Fiqh, Imam Syafi'i

Foto: Pixabay

89
SHARES
683
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com – “Ketika waktu mendidik kepadaku, ia memperlihatkan kepadaku akan kekurangan akalku. Ketika bertambah pengetahuanku, ia menambahkan aku tentang kebodohanku”

Begitulah kira-kira syair yang disenandungkan oleh pionir dan penyusun Ilmu Ushul Fiqh, Imam Syafi’i. Ia tidak pernah puas dengan ilmu yang telah ia dapat setelah berkeliling dari satu kota ke kota lain, satu negeri ke negeri lain untuk bertemu dengan para ulama dan belajar kepada mereka.

Bermula saat ia berhasil menyelesaikan hafalan Qur’an di usia 9 tahun. Ia memutuskan untuk memulai penggembaraan ilmunya menuju suatu dusun yang masih menerapkan bahasa Arab  yang asli dan fasih, yaitu Dusun Baduy Bani Hudzail.

Tidak hanya mempelajari bahasa Arab, ia menyelami kesusastraannya dan syair-syairnya kepada para ahli disana selama beberapa tahun.

Baca Juga: Inilah Alasan Mengapa Waktu Disebut Laksana Pedang

Saat Waktu Mendidik Ulama Ushul Fiqh, Imam Syafi’i

Setelah itu, ke kota Mekkah ia kembali. Menemui ulama, guru besa serta mufti kota mulia tersebut, Imam Muslim bin Khalid az-Zanniy, untuk menggali ilmu fiqih. Hingga tak lama setelah itu, berkat ketekunan dan kecerdasannya ia memperoleh ijazah dan hak mengajar serta memberikan fatwa tentang hukum yang berkaitan dengan agama.

Tidak hanya ilmu fiqih, ia juga melengkapi belajarnya dengan ilmu hadits kepada Imam Sufyan bin Uyainah, pakar dan ulama ahli hadits. Serta kepada Imam Ismail bin Qasthanthin, seorang ulama ahli Qur’an di kota Mekkah.

Tak puas menimaba ilmu di Mekkah, walaupun ia telah diangkat sebagai mufti dan telah mengerti isi kitab al-Muwatta karya Imam Malik di usinya yang ke 15 tahun, ia bertekad untuk bertemu dan belajar langsung kepada penulisnya di Madinah.

Kepada ulama besar itu, Imam Malik, Syafi’i muda menjadi teman diskusinya selama delapan bulan. Ia kemudian dipercaya untuk mendiktekan kitab al-Muwatta kepada para jama’ah di masjid Madinah, termasuk kepada para ulama Mesir dan Irak yang datang berkunjung ke sana.

Di sinilah nama Imam Syafi’i mencuat dengan cukup drastis, saat ia diperintahkan oleh guru besarnya itu menyampaikan isi kitab al-Muwatta kepada orang-orang Mesir dan Irak, tidak terkecuali para ulamanya seperti Abdullah bin Abdul Hakam, Asyhab, Ibnul Qasim dan al-Laits bin Sa’ad.

Begitu besar namanya dan begitu banyak ilmu yang telah ia lahap, namun ia masih merasa haus dan lapar dengan ilmu. Ia bermaksud meneruskan hasrat belajarnya yang sangat besar ke kota lain.

Bersambung… [Ln]

 

Tags: Imam syafi'iSaat Waktu Mendidik Ulama Ushul Fiqh
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Tips Agar Lilin Aromaterapi Tidak Cepat Habis

Next Post

Kamu Stress Saat Ditanya “Kapan Nikah?”

Next Post
Mengatasi Kegelisahan Akibat dari Perkembangan Zaman yang Pesat

Kamu Stress Saat Ditanya "Kapan Nikah?"

Feeding Rules, Cegah Gangguan Makan Pada Anak

Feeding Rules, Cegah Gangguan Makan Pada Anak

Muslimah Wahdah dan Mushida Siap Kontribusi untuk Indonesia dengan Sinergi dan Kolaborasi

Muslimah Wahdah dan Mushida Siap Kontribusi untuk Indonesia dengan Sinergi dan Kolaborasi

  • Pahlawan yang Layak

    Hari Kartini, Mengenal 4 Pahlawan Berhijab asal Indonesia

    797 shares
    Share 319 Tweet 199
  • Menghina Allah dalam Hati

    456 shares
    Share 182 Tweet 114
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8241 shares
    Share 3296 Tweet 2060
  • Yuk Berburu Menu Vegetarian di Vegan Festival Indonesia 2018

    86 shares
    Share 34 Tweet 22
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3695 shares
    Share 1478 Tweet 924
  • Peran Besar Kaum Perempuan Terhadap Perubahan

    1162 shares
    Share 465 Tweet 291
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11268 shares
    Share 4507 Tweet 2817
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    758 shares
    Share 303 Tweet 190
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4227 shares
    Share 1691 Tweet 1057
  • Keutamaan Doa Rodhitu Billahi Robba

    3303 shares
    Share 1321 Tweet 826
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga