ChanelMuslim.com media onlie keluarga, media islam

Kamis, 24 Oktober 2019 | 25 Safar 1441 H
Login | Register

 


 
 
 
 
KISAH

Pengorbanan Maksimal Para Sahabat demi Kehormatan Bendera Tauhid

26 October 2018 11:16:07
Pengorbanan Maksimal Para Sahabat demi Kehormatan Bendera Tauhid
Youtube

Oleh: Agung Waspodo

ChanelMuslim.com-Pengorbanan Maksimal Para Sahabat demi Kehormatan Bendera Tauhid, baik Raya maupun Liwa'.

Pada Perang Mu'tah, tahun ke-8 Hijriyah, panglima Zayd ibn Haritsah Radhiyallahu'anhu wafat dalam keadaan:

وجالد زيد بن حارثة عن راية رسول الله صلى الله عليه وسلم جلادًا

Zayd ibn Haritsah bertempur (jarak dekat) melindungi ar-Raya (bendera hitam) Rasulullah Shallallahu 'alayhi wa Sallam dengan kesabaran (ketahanan).

حتى خرّقت جسده مئات الرماح

(Zayd syahid) dengan tertusuki pada jasadnya (sekitar) seratus (luka) tombak.

Kemuliaan bendera Tauhid serta kesiapan para sahabat Rasulullah untuk meregang nyawa demi kehormatannya adalah sesuatu yang setiap orang beriman perlu mencontoh.

Setelah komando diambil alih oleh Ja'far ibn Abi Thalib Radhiyallahu'anhu, beliau wafat dalam keadaan:

أن جعفر بن أبي طالب أخذ اللواء بيمينه فقطعت

Bahwasanya Ja'far ibn Abi Thalib mengambil al-Liwa' (panji putih Rasulullah) dengan tangan kanannya hingga tertebas (lawan),

فأخذ بشماله فقطعت

Kemudian (Ja'far) mengembannya (panji putih Rasulullah) dengan tangan kirinya (untuk terus mengobarkan semangat juang) hingga tertebas (pula oleh lawan),

فاحتضنه بعضديه حتى قتل

Kemudian dipeluknya (panji putih Rasulullah) dengan bantuan (sisa) kedua (lengannya) hingga syahid.

Kesiapan untuk berusaha maksimal melindungi kehormatan kaum muslimin yang tercermin dalam kemuliaan bendera Rasulullah dalam peperangan adalah suatu yang biasa di kalangan para sahabatnya; demikian pula harus tumbuh rasa mencintai simbol-simbol Tauhid pada diri kita yang beriman.

Setelah komando beralih kepada Abdullah ibn Rawahah,

فلما قتل جعفر أخذ عبدالله بن رواحة الراية ثم تقدم بها، وهو على فرسه، فقاتل حتى قتل

Setelah Ja'far syahid, Abdullah ibn Rawahah mengambil (alih) ar-Raya (bendera hitam Rasulullah) kemudian maju (menyerang musuh) dengannya, sedangkan dia menunggang kuda, ia menyerbu hingga syahid.

Setelah itu, bendera diambil alih oleh Tsabit ibn Aqram al-Anshari, ahlul Badr, sebelum diserahkan kepada Khalid ibn al-Walid Radhiyallahu'anhu yang dipilih sebagai panglima yang memukul mundur pasukan Byzantium sehingga kaum muslimin dapat kembali ke Madinah. Bendera dan panji Rasulullah telah menjadi sumber kepahlawanan tiada tara, bukan suatu objek yang dijadikan permainan atau canda!

_____

Agung Waspodo, bermohon kepada Allah Ta’ala agar wafat dengan kalimat Tauhid pada akhir lisannya.

Depok, 14 Shafar 1440 Hijriyah

---

Referensi:

Suwar min Hayatish Shahabah, Dr. Abdurrahman Rafat Basya, Jilid I, hal. 217

as-Sirah an-Nabawiyah, Ibn Hisyam, Jilid II, hlm. 292

As-Sirah an-Nabawiyah, İbn Hisyam, Jilid II, hlm. 293

[ind]

 
Info Video CMM :
 
Bagaimana menurut anda mengenai isi artikel ini?
 
FOKUS
 
 
 
TOPIK :
pengorbanan maksimal para sahabat demi kehormatan bendera tauhid
 
BERITA LAINNYA
 
 
 
The Power Of Love 2 Hayya
 
 
Pendaftaran Siswa Baru Jakarta Islamic School
 
TERBARU
 
iklan chanel muslim, rate iklan chanelmuslim, website islam iklan
 
Buku Pilu di Palu Mam Fifi
 
TERPOPULER
 
 
Jual Buku Mencintaimu Dengan Cinta Yang Lebih Tertata Penulis Fifi P.Jubilea
 
 


media online keluarga
media online keluarga

ChanelMuslim.com

Media Inspirasi Keluarga Muslim Indonesia dengan berbagai rubrik terbaik untuk keluarga muslim Indonesia kini tersedia di

media online keluarga

Nikmati kemudahan mendapatkan berbagai berita dan artikel islami disini.

media online keluarga
JANGKAU LEBIH LUAS KONSUMEN ANDA,
beriklan di ChanelMuslim.com
Hotline : 0813.1956.2284