• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 21 Oktober, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Kisah

Kisah Mengharukan Menjelang Wafatnya Amr bin Ash

03/03/2022
in Kisah
Kisah Mengharukan Menjelang Wafatnya Amr bin Ash
344
SHARES
2.6k
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com – Ada sebuah kisah mengharukan dari menjelang wafatnya sahabat Rasulullah, Amr bin Ash. Hal ini bisa jadi inspirasi bagi kita, ketika Amr melakukan introspeksi diri menjelang kematiannya, bahkan sampai menangis. Khawatir balasan yang diterimanya setelah meninggal nanti.

Baca Juga: Ketika Rasulullah Menegur Abdullah bin Amr bin Ash

Kisah Mengharukan Menjelang Wafatnya Amr bin Ash

Pada detik-detik menjelang wafatnya beliau, sahabat Amr bin Ash menangis dengan tangisan yang panjang hingga beliau memalingkan wajahnya menghadap ke tembok rumah.

Melihat sang ayah menangis, anak beliau Abdullah bin Amr bin Ash memompa harapan sang ayah, sang anak paham betul sebab ayahnya menangis, sang anak berkata:

“Wahai ayahku, bukankah Rasulullah telah memberikan berita gembira kepadamu demikian dan demikian?”

Mendengar aliran kata-kata dari sang anak yang memompa harap sang ayah, maka Amr bin Ash pun menghadap ke anaknya setelah bangkit dan muncul kembali rasa harap dan berkata:

“Sesungguhnya amalan yang paling utama yang aku hitung pada diriku adalah kalimat syahadat لا إله إلا الله ومحمد رسول الله.”

Kemudian sahabat Amr bin Ash bercerita tentang kisah hidupnya yang membuat beliau menangis mengingat apa yang telah beliau kerjakan dimasa lalunya yang kelam.

Dan seperti inilah seharusnya seorang muslim, dia introspeksi, muhasabah, mengingat kembali masa lalu yang buruk agar dia bisa bersyukur atas nikmat yang dirasakan sekarang.

Kembali pada kisah sahabat Amr bin Ash, beliau mulai bercerita,

“Dalam hidupku ini, aku telah mengalami tiga fase besar. Sungguh dahulu aku ini adalah orang yang paling benci terhadap Muhammad Rasulullah, bahkan aku tidak mendapati seorangpun yang lebih benci kepada Rasulullah dibandingkan dengan diriku sendiri.

Jika aku memiliki kesempatan untuk membunuh Rasulullah, aku akan membunuhnya waktu itu. Kalaulah aku mati pada saat itu, niscaya aku termasuk dari penduduk Neraka.

Maka setelah Allah berikan cahaya islam dalam hatiku, aku pun mendatangi Nabi dan aku berkata kepada beliau,

‘Julurkan tangan anda wahai Rasul, aku akan berbaiat kepada anda,’

Rasul pun menjulurkan tangan beliau, tetapi setelah Rasulullah menjulurkan tangannya, sahabat Amr bin Ash menarik kembali tangannya yang membuat Rasul heran dan bersabda:

“Ada apa denganmu wahai Amr?”

Sahabat Amr berkata, “Wahai Rasul, aku ingin berbaiat kepadamu dan masuk islam tetapi dengan persyaratan.”

Rasulpun menjawab,
“Apa yang engkau persyaratkan wahai Amr?”

“Aku ingin agar Allah mengampuni semua apa yang telah aku perbuat dari kejelekan pada masa lalu.”

Rasul pun bersabda,
“Tidakkah engkau ketahui sesungguhnya Islam menghapus segalanya sebelum masuk islam.”

Maka setelah kejadian itu tidak ada seorangpun yang lebih dicintai oleh Amr bin Ash kecuali Rasulullah.

Beliau pun berkata,
“Kalau seandainya aku meninggal pada waktu itu, aku sangat berharap aku termasuk penduduk surga.”

Beliau melanjutkan kisah perjalanan hidupnya, yaitu fase ketiga dalam hidup beliau:

“Kemudian setelah itu datang masa di mana banyak harta rampasan perang, dan aku tidak mengetahui lagi bagaimana keadaanku saat itu, maka jika aku mati, janganlah kalian iringi kematianku ini dengan tangisan meratapi kematianku, jangan pula kalian nyalakan api di kuburanku.”

Demikian keadaan para sahabat,  mereka kebanyakan menangis karena muhasabah, introspeksi diri, yang dengannya akan memberikan faedah rasa syukur terhadap segala kenikmatan yang dirasakan sekarang, dan dengannya pula akan memberikan faedah enggan tidak suka untuk kembali seperti pada masa lalu, dan inilah sebab seseorang bisa mendapatkan manisnya keimanan. [Cms]

t.me/bimbingansyariah

Tags: Amr bin ash
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Kolaborasi Pemakmuran Masjid di Jakarta Timur

Next Post

Yang Terkuak di Perang Ukraina Rusia

Next Post
Ancaman Perang Dunia di Kasus Ukraina

Yang Terkuak di Perang Ukraina Rusia

Al-Baqoroh 229: Larangan Meminta Kembali Mahar

Al-Baqoroh 229: Larangan Meminta Kembali Mahar

Niat Mandi Basah

Doa Niat Mandi Basah atau Junub untuk Wanita

  • Orasi Fathimah Az-Zahra BEM UI di Tugu Tani

    Orasi Fathimah Az-Zahra BEM UI di Tugu Tani

    77 shares
    Share 31 Tweet 19
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9578 shares
    Share 3831 Tweet 2395
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2535 shares
    Share 1014 Tweet 634
  • Bacaan Dzikir Pagi Sesuai Ajaran Rasulullah

    301 shares
    Share 120 Tweet 75
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1384 shares
    Share 554 Tweet 346
  • Anak Yatim Korban Covid-19 Punya Masa Depan

    83 shares
    Share 33 Tweet 21
  • Mencintai-Mu Diam-Diam

    85 shares
    Share 34 Tweet 21
  • Kajian Aqidah Islam, Menengok Isi Kitab Talmud Yahudi (Bag. 2)

    117 shares
    Share 47 Tweet 29
  • CNN Pecat 3 Karyawan karena Masuk Kantor Tanpa Divaksinasi

    86 shares
    Share 34 Tweet 22
  • Baterai HP Lebih Tahan Lama dengan 5 Kebiasaan Sederhana Ini

    70 shares
    Share 28 Tweet 18
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga