• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, 31 Januari, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Kisah

Kisah Mengharukan Menjelang Wafatnya Amr bin Ash

03/03/2022
in Kisah
Kisah Mengharukan Menjelang Wafatnya Amr bin Ash
326
SHARES
2.5k
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com – Ada sebuah kisah mengharukan dari menjelang wafatnya sahabat Rasulullah, Amr bin Ash. Hal ini bisa jadi inspirasi bagi kita, ketika Amr melakukan introspeksi diri menjelang kematiannya, bahkan sampai menangis. Khawatir balasan yang diterimanya setelah meninggal nanti.

Baca Juga: Ketika Rasulullah Menegur Abdullah bin Amr bin Ash

Kisah Mengharukan Menjelang Wafatnya Amr bin Ash

Pada detik-detik menjelang wafatnya beliau, sahabat Amr bin Ash menangis dengan tangisan yang panjang hingga beliau memalingkan wajahnya menghadap ke tembok rumah.

Melihat sang ayah menangis, anak beliau Abdullah bin Amr bin Ash memompa harapan sang ayah, sang anak paham betul sebab ayahnya menangis, sang anak berkata:

“Wahai ayahku, bukankah Rasulullah telah memberikan berita gembira kepadamu demikian dan demikian?”

Mendengar aliran kata-kata dari sang anak yang memompa harap sang ayah, maka Amr bin Ash pun menghadap ke anaknya setelah bangkit dan muncul kembali rasa harap dan berkata:

“Sesungguhnya amalan yang paling utama yang aku hitung pada diriku adalah kalimat syahadat لا إله إلا الله ومحمد رسول الله.”

Kemudian sahabat Amr bin Ash bercerita tentang kisah hidupnya yang membuat beliau menangis mengingat apa yang telah beliau kerjakan dimasa lalunya yang kelam.

Dan seperti inilah seharusnya seorang muslim, dia introspeksi, muhasabah, mengingat kembali masa lalu yang buruk agar dia bisa bersyukur atas nikmat yang dirasakan sekarang.

Kembali pada kisah sahabat Amr bin Ash, beliau mulai bercerita,

“Dalam hidupku ini, aku telah mengalami tiga fase besar. Sungguh dahulu aku ini adalah orang yang paling benci terhadap Muhammad Rasulullah, bahkan aku tidak mendapati seorangpun yang lebih benci kepada Rasulullah dibandingkan dengan diriku sendiri.

Jika aku memiliki kesempatan untuk membunuh Rasulullah, aku akan membunuhnya waktu itu. Kalaulah aku mati pada saat itu, niscaya aku termasuk dari penduduk Neraka.

Maka setelah Allah berikan cahaya islam dalam hatiku, aku pun mendatangi Nabi dan aku berkata kepada beliau,

‘Julurkan tangan anda wahai Rasul, aku akan berbaiat kepada anda,’

Rasul pun menjulurkan tangan beliau, tetapi setelah Rasulullah menjulurkan tangannya, sahabat Amr bin Ash menarik kembali tangannya yang membuat Rasul heran dan bersabda:

“Ada apa denganmu wahai Amr?”

Sahabat Amr berkata, “Wahai Rasul, aku ingin berbaiat kepadamu dan masuk islam tetapi dengan persyaratan.”

Rasulpun menjawab,
“Apa yang engkau persyaratkan wahai Amr?”

“Aku ingin agar Allah mengampuni semua apa yang telah aku perbuat dari kejelekan pada masa lalu.”

Rasul pun bersabda,
“Tidakkah engkau ketahui sesungguhnya Islam menghapus segalanya sebelum masuk islam.”

Maka setelah kejadian itu tidak ada seorangpun yang lebih dicintai oleh Amr bin Ash kecuali Rasulullah.

Beliau pun berkata,
“Kalau seandainya aku meninggal pada waktu itu, aku sangat berharap aku termasuk penduduk surga.”

Beliau melanjutkan kisah perjalanan hidupnya, yaitu fase ketiga dalam hidup beliau:

“Kemudian setelah itu datang masa di mana banyak harta rampasan perang, dan aku tidak mengetahui lagi bagaimana keadaanku saat itu, maka jika aku mati, janganlah kalian iringi kematianku ini dengan tangisan meratapi kematianku, jangan pula kalian nyalakan api di kuburanku.”

Demikian keadaan para sahabat,  mereka kebanyakan menangis karena muhasabah, introspeksi diri, yang dengannya akan memberikan faedah rasa syukur terhadap segala kenikmatan yang dirasakan sekarang, dan dengannya pula akan memberikan faedah enggan tidak suka untuk kembali seperti pada masa lalu, dan inilah sebab seseorang bisa mendapatkan manisnya keimanan. [Cms]

t.me/bimbingansyariah

Tags: Amr bin ash
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Kolaborasi Pemakmuran Masjid di Jakarta Timur

Next Post

Yang Terkuak di Perang Ukraina Rusia

Next Post
Ancaman Perang Dunia di Kasus Ukraina

Yang Terkuak di Perang Ukraina Rusia

Al-Baqoroh 229: Larangan Meminta Kembali Mahar

Al-Baqoroh 229: Larangan Meminta Kembali Mahar

Niat Mandi Basah

Doa Niat Mandi Basah atau Junub untuk Wanita

  • Cara Memutuskan Doa-doa Buruk

    Hadis tentang Lima Malam saat Doa Tidak Tertolak

    512 shares
    Share 205 Tweet 128
  • Ngargoyoso Waterfall jadi Salah Satu Destinasi Wisata Terfavorit di Kota Solo, Jawa Tengah

    108 shares
    Share 43 Tweet 27
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    7907 shares
    Share 3163 Tweet 1977
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3441 shares
    Share 1376 Tweet 860
  • Kehadiran Deswita Maharani dan Ferry Maryadi di Acara Lamaran Syifa Hadju dan El Rumi Menambah Kesan Hangat

    73 shares
    Share 29 Tweet 18
  • Terjemahan Hadits Arbain Pertama Lengkap dengan Huruf Latin

    5273 shares
    Share 2109 Tweet 1318
  • Yang Berhak Memandikan Jenazah Ibu

    2875 shares
    Share 1150 Tweet 719
  • Contoh Format Isi CV Taaruf yang Bisa Kamu Ikuti

    404 shares
    Share 162 Tweet 101
  • Si.Se.Sa. Annual Show 2026 “The Kaleidoscope” Tampilkan Evolusi Modest Fashion dari Kasual hingga Glamor

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    578 shares
    Share 231 Tweet 145
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga