• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, 1 Agustus, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Kisah

Kisah Mengharukan Menjelang Wafatnya Amr bin Ash

03/03/2022
in Kisah
Kisah Mengharukan Menjelang Wafatnya Amr bin Ash
340
SHARES
2.6k
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com – Ada sebuah kisah mengharukan dari menjelang wafatnya sahabat Rasulullah, Amr bin Ash. Hal ini bisa jadi inspirasi bagi kita, ketika Amr melakukan introspeksi diri menjelang kematiannya, bahkan sampai menangis. Khawatir balasan yang diterimanya setelah meninggal nanti.

Baca Juga: Ketika Rasulullah Menegur Abdullah bin Amr bin Ash

Kisah Mengharukan Menjelang Wafatnya Amr bin Ash

Pada detik-detik menjelang wafatnya beliau, sahabat Amr bin Ash menangis dengan tangisan yang panjang hingga beliau memalingkan wajahnya menghadap ke tembok rumah.

Melihat sang ayah menangis, anak beliau Abdullah bin Amr bin Ash memompa harapan sang ayah, sang anak paham betul sebab ayahnya menangis, sang anak berkata:

“Wahai ayahku, bukankah Rasulullah telah memberikan berita gembira kepadamu demikian dan demikian?”

Mendengar aliran kata-kata dari sang anak yang memompa harap sang ayah, maka Amr bin Ash pun menghadap ke anaknya setelah bangkit dan muncul kembali rasa harap dan berkata:

“Sesungguhnya amalan yang paling utama yang aku hitung pada diriku adalah kalimat syahadat لا إله إلا الله ومحمد رسول الله.”

Kemudian sahabat Amr bin Ash bercerita tentang kisah hidupnya yang membuat beliau menangis mengingat apa yang telah beliau kerjakan dimasa lalunya yang kelam.

Dan seperti inilah seharusnya seorang muslim, dia introspeksi, muhasabah, mengingat kembali masa lalu yang buruk agar dia bisa bersyukur atas nikmat yang dirasakan sekarang.

Kembali pada kisah sahabat Amr bin Ash, beliau mulai bercerita,

“Dalam hidupku ini, aku telah mengalami tiga fase besar. Sungguh dahulu aku ini adalah orang yang paling benci terhadap Muhammad Rasulullah, bahkan aku tidak mendapati seorangpun yang lebih benci kepada Rasulullah dibandingkan dengan diriku sendiri.

Jika aku memiliki kesempatan untuk membunuh Rasulullah, aku akan membunuhnya waktu itu. Kalaulah aku mati pada saat itu, niscaya aku termasuk dari penduduk Neraka.

Maka setelah Allah berikan cahaya islam dalam hatiku, aku pun mendatangi Nabi dan aku berkata kepada beliau,

‘Julurkan tangan anda wahai Rasul, aku akan berbaiat kepada anda,’

Rasul pun menjulurkan tangan beliau, tetapi setelah Rasulullah menjulurkan tangannya, sahabat Amr bin Ash menarik kembali tangannya yang membuat Rasul heran dan bersabda:

“Ada apa denganmu wahai Amr?”

Sahabat Amr berkata, “Wahai Rasul, aku ingin berbaiat kepadamu dan masuk islam tetapi dengan persyaratan.”

Rasulpun menjawab,
“Apa yang engkau persyaratkan wahai Amr?”

“Aku ingin agar Allah mengampuni semua apa yang telah aku perbuat dari kejelekan pada masa lalu.”

Rasul pun bersabda,
“Tidakkah engkau ketahui sesungguhnya Islam menghapus segalanya sebelum masuk islam.”

Maka setelah kejadian itu tidak ada seorangpun yang lebih dicintai oleh Amr bin Ash kecuali Rasulullah.

Beliau pun berkata,
“Kalau seandainya aku meninggal pada waktu itu, aku sangat berharap aku termasuk penduduk surga.”

Beliau melanjutkan kisah perjalanan hidupnya, yaitu fase ketiga dalam hidup beliau:

“Kemudian setelah itu datang masa di mana banyak harta rampasan perang, dan aku tidak mengetahui lagi bagaimana keadaanku saat itu, maka jika aku mati, janganlah kalian iringi kematianku ini dengan tangisan meratapi kematianku, jangan pula kalian nyalakan api di kuburanku.”

Demikian keadaan para sahabat,  mereka kebanyakan menangis karena muhasabah, introspeksi diri, yang dengannya akan memberikan faedah rasa syukur terhadap segala kenikmatan yang dirasakan sekarang, dan dengannya pula akan memberikan faedah enggan tidak suka untuk kembali seperti pada masa lalu, dan inilah sebab seseorang bisa mendapatkan manisnya keimanan. [Cms]

t.me/bimbingansyariah

Tags: Amr bin ash
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Kolaborasi Pemakmuran Masjid di Jakarta Timur

Next Post

Yang Terkuak di Perang Ukraina Rusia

Next Post
Ancaman Perang Dunia di Kasus Ukraina

Yang Terkuak di Perang Ukraina Rusia

Al-Baqoroh 229: Larangan Meminta Kembali Mahar

Al-Baqoroh 229: Larangan Meminta Kembali Mahar

Niat Mandi Basah

Doa Niat Mandi Basah atau Junub untuk Wanita

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9003 shares
    Share 3601 Tweet 2251
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11647 shares
    Share 4659 Tweet 2912
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1155 shares
    Share 462 Tweet 289
  • Saudi Education Expo 2026 Buka Akses Pendidikan Tinggi Arab Saudi bagi Pelajar Indonesia

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4067 shares
    Share 1627 Tweet 1017
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2391 shares
    Share 956 Tweet 598
  • LKC Dompet Dhuafa Aceh Tutup Pendampingan Dua Tahun, Program Bidan untuk Negeri Berlanjut di Sabang

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Keutamaan Doa Rodhitu Billahi Robba

    3514 shares
    Share 1406 Tweet 879
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4717 shares
    Share 1887 Tweet 1179
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2314 shares
    Share 926 Tweet 579
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga