ChanelMuslim.com media onlie keluarga, media islam

Sabtu, 15 Agustus 2020 | 26 Zulhijjah 1441 H
Login
Register

 


 
 
 
 
KISAH

Bunda Pejuang, Penggelora Semangat kaum Perempuan di Erzurum

14 December 2019 21:31:39
Bunda Pejuang, Penggelora Semangat kaum Perempuan di Erzurum, Nene Hatun, pertempuran Rusia
Nene Hatun, Bunda Pejuang, Penggelora Semangat kaum Perempuan di Erzurum (FB: Agung Waspodo)

ChanelMuslim.com - Pekiknya: "Marilah kaum putri, hari ini adalah hari para pejuang"..

Nene Hatun lahir di kota Erzurum di pedalaman Anatolia (Asia Kecil) sebelah timur tahun 1857 pada masa Turki Utsmani. Apa peran beliau pada masanya, mari kita telusuri!

Ketika Turki Utsmani berperang melawan Russia pada tahun 1877-1878 sempat terjadi kemunduran pada permulaan perang yang menyebabkan Benteng Aziziye di kota Erzurum jatuh ke tangan Russia. Benteng ini merupakan salah satu kunci pertahanan Turki Utsmani di front ini dan kejatuhannya pada 7 November 1877 merupakan pukulan yang telak. Pasukan Turki Utsmani mundur untuk menyusun kekuatan, termasuk suami Nene Hatun, namun penduduk setempat punya rencana lain.

Bunda Pejuang, Penggelora Semangat kaum Perempuan di Erzurum

Malam itu, adik laki-laki Nene Hatun pulang dalam keadaan luka parah yang menyebabkan kematiannya di pangkuannya. Setelah mengurus jenazah adik laki-lakinya yang gugur mempertahankan benteng tersebut, Nene Hatun menitipkan kepada orangtuanya kedua buah hatinya, yaitu anak bungsunya yang baru berusia 3 bulan dan kakak sang bayi yang juga masih balita. Jika seorang ibu telah menitipkan anak-anaknya untuk berangkat perang maka patut diperkirakan bahwa kondisi sudah sangat kritis.

Ia berangkat memanggul senapan adiknya dan berbekal kampak dapur miliknya sendiri. Nene Hatun menyemangati para perempuan lain di desanya dan berkumpul bersama penduduk Erzurum lainnya yang juga bertekad untuk merebut kembali benteng Aziziye. Pasukan Russia di benteng tidak pernah menduga atau menganggap remeh kekuatan penduduk yang sebagian besar terdiri atas barisan perempuan.

Bunda Pejuang, Penggelora Semangat kaum Perempuan di Erzurum

Nene Hatun termasuk berada pada barisan terdepan dengan pekik legendarisnya "Marilah kaum putri, hari ini adalah hari para syuhada, kalau para prajurit sudah tiada maka kita yang menghentikan (mereka)."

Pertempuran jarak dekat tidak terelakkan lagi ketika sekitar 6.000 penduduk (hanya terdiri dari 1.000 pria) bersenjata apa adanya menyerbu benteng yang dipertahankan sekitar 3.000 pasukan Russia. Setelah pertarungan reda, Nene Hatun ditemui pingsan dengan beberapa luka namun kampak tetap tergenggam erat di tangannya. Pasukan Russia telah terdesak mundur dengan 2.000 korban jiwa dan luka-luka; sebuah corengan atas balatentara bersenjata modern tersebut. Setelah siuman, Nene Hatun mengatakan "mereka dengan persenjataannya, kami dengan agama (Islam) kami.." berulang kali.

Nene Hatun hidup dalam usia yang panjang, suaminya dan anak laki-lakinya gugur pada Perang Dunia Pertama.

Setahun sebelum beliau wafat, Jenderal Ahmet Nurettin Baransel mengunjungi Nene Hatun secara resmi untuk menjadikannya "Bunda Bagi Balatentara ke-3" yang berbasis di Erzurum. Beliau dinobatkan menjadi "Ibunya Kaum Ibu Turki" pada hari Ibu tahun 1955. Beliau wafat dalam usia 98 tahun pada tanggal 22 Mei 1955 dan dikebumikan di pemakaman khusus para 'sehit' (syuhada) di dalam Benteng Aziziye.

Memang benar seorang ibu adalah madrasah pertama bagi keluarganya! Para ibu adalah tiang kekuatan bagi negara. Bagaimana perhatian kita bagi pendidikan kaum ibu dan generasi calon ibu?

Agung Waspodo,

Depok, 14 Desember 2015.

[ind]

Sumber:

https://m.facebook.com/photo.php?fbid=10153745318513904&id=736403903&set=a.10153554226698904

 
Info Video CMM :
 
Bagaimana menurut anda mengenai isi artikel ini?
 
FOKUS
 
 
 
TOPIK :
bunda pejuang
penggelora semangat kaum perempuan di erzurum
nene hatun
pertempuran rusia
 
BERITA LAINNYA
 
 
KISAH
14 January 2019 12:45:02

Belajar Tawakal dari Anak Usia Sepuluh Tahun

 
KISAH
13 September 2019 21:52:10

Santri Hafal Alquran Duel dengan Penjahat Kambuhan

 
KISAH
01 December 2018 22:35:20

Kisah Paling Inspiratif dari Nostalgia 212

Pendaftaran Siswa Baru Jakarta Islamic School
 
 
 
TERBARU
 
 
 
TERPOPULER
 
 
 
 


media online keluarga
media online keluarga

ChanelMuslim.com

Media Inspirasi Keluarga Muslim Indonesia dengan berbagai rubrik terbaik untuk keluarga muslim Indonesia kini tersedia di

media online keluarga

Nikmati kemudahan mendapatkan berbagai berita dan artikel islami disini.

media online keluarga