• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Senin, 9 Februari, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Kisah

Belajar Tawakal dari Anak Usia Sepuluh Tahun

07/08/2022
in Kisah, Unggulan
Belajar Tawakal dari Anak Usia Sepuluh Tahun

Belajar Tawakal dari Anak Usia Sepuluh Tahun (foto: pixabay)

183
SHARES
1.4k
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

BELAJAR tawakal dari anak usia sepuluh tahun. Pada abad kedua hijriyah, terdapat sebuah keluarga yang tinggal di sekitar wilayah Khurasan, sekitar Irak dan Iran saat ini.

Saat itu, kekhilafahan Islam di bawah kendali Dinasti Abasiyah. Di keluarga yang sangat sederhana itu, terdapat sebelas anggota keluarga.

Mereka adalah ayah, ibu, dan sembilan anak yang semuanya wanita. Puteri bungsu mereka baru berusia 10 tahun, tapi sudah hafal Quran.

Sang ayah bernama Abu Abdirrahman Hatim bin Alwan, atau biasa mendapat panggilan sebagai Hatim Al-A’sham.

Beliau adalah seorang ulama besar dari Khurasan yang terkenal di seluruh wilayah kekuasaan Abasiyah.

Baca Juga: Antara Khilafah dan Kerajaan

Polemik tentang rezeki

Suatu hari, sang ayah mengungkapkan kepada semua anggota keluarganya bahwa ia akan pergi jauh untuk belajar.

Pada masa itu, seorang ulama biasa mengembara untuk mencari ilmu yang bersumber dari Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam melalui para tokoh ulama yang berinteraksi dengan sahabat Rasulullah atau cucu dari mereka.

Hampir semua dari anggota keluarga itu menyatakan keberatan. Pasalnya, saat itu mereka tak memiliki persediaan makanan, bahkan untuk sore nanti.

Namun, si bungsu yang berusia sepuluh tahun itu justru mengizinkan. “Aku sangat setuju ayah berangkat,” ucapnya tanpa ragu.

Tapi kalau kita kelaparan bagaimana? Ucap salah satu sang kakak. Si bungsu dengan ringan mengatakan, “Kan ada Allah.”

Akhirnya, berangkatlah sang ayah pada pagi itu. Waktu terus berlalu, hingga datanglah saat malam. Pada saat itu, mereka mulai gelisah. Tak ada makanan apa pun di rumah itu, kecuali air.

Angin dingin terus bertiup kencang membuat perut mereka semakin terasa lapar. Mereka pun tak bisa tidur karena keadaan itu.

Baca Juga: Doa agar Bertawakal kepada Allah

Belajar Tawakal dari Anak Usia Sepuluh Tahun

Semua anggota keluarga itu pun memandang tajam ke arah si bungsu yang mengizinkan ayah mereka berangkat. Tapi, si bungsu tetap tegar tanpa memperlihatkan keraguan sedikit pun.

Di tengah malam dingin yang kian membuat mereka tak bisa tidur karena lapar itu, tiba-tiba pintu rumah mereka diketuk orang.

“Kami rombongan dari tempat yang jauh, adakah kalian mempunyai persediaan air?” ucap salah satu dari mereka.

Salah seorang dari keluarga itu pun menjawab, “Kami memang tidak memiliki apa-apa, kecuali air.”

Para anggota keluarga itu pun mengeluarkan persediaan air yang dimiliki untuk rombongan itu. Mereka tampak begitu kehausan.

“Ini rumah siapa?” ucap pemimpin rombongan itu, lagi.

“Hatim al-A’sham,” jawab salah seorang dari anggota keluarga itu, singkat.

“Masya Allah, Hatim al-A’sham? Beliau adalah ulama besar yang kami kenal,” ucap pemimpin rombongan itu.

Selain mereka tahu kalau sang ulama itu tidak ada di rumah, mereka baru mengenal rumah sang ulama itu yang ternyata begitu sangat sederhana.

Setelah ucapan terima kasih dan pamitan, sang pemimpin rombongan itu pun melemparkan sekantung uang emas ke arah pintu rumah yang masih terbuka.

“Siapa yang mencintaiku, silakan mengikuti apa yang aku lakukan,” ucapnya ke arah yang lain.

Semua anggota rombongan itu pun melemparkan kantung berisi uang emas mereka. Sedemikian banyaknya yang melempar, hingga pintu rumah itu tak bisa ditutup.

Saat itulah, si bungsu menghampiri yang lain. Ia menangis sebagai tanda rasa syukur kepada Allah swt.

“Siapa yang bertawakal kepada Allah, maka Allah akan mencukupkan.”

Si bungsu membacakan firman Allah swt. surah Adzariyat ayat 22 dan 23.

وَفِي السَّمَاءِ رِزْقُكُمْ وَمَا تُوعَدُونَ

Dan di langit terdapat (sebab-sebab) rezekimu dan apa yang dijanjikan kepadamu.

فَوَرَبِّ السَّمَاءِ وَالْأَرْضِ إِنَّهُ لَحَقٌّ مِثْلَ مَا أَنَّكُمْ تَنْطِقُونَ

Maka demi Tuhan langit dan bumi, sungguh, apa yang dijanjikan itu pasti terjadi seperti apa yang kamu ucapkan.

Belakangan baru mereka ketahui, kalau rombongan itu adalah Khalifah Abasiyah kedua, Abu Ja’far al-Manshur yang sedang berpergian bersama pengawalnya yang secara tidak sengaja singgah di rumah Ulama Hatim Al-A’sham karena haus dan kehabisan persediaan air. Subhanallah. (Mh)

 

 

Tags: Belajar Tawakal dari Anak Usia Sepuluh Tahun
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Macam-Macam Metode Mengajarkan Anak Membaca

Next Post

Hijrah untuk Meraih Bahagia Bersama Ustazah Syifa Nurfadhilah

Next Post
Hijrah untuk Meraih Bahagia Bersama Ustazah Syifa Nurfadhilah

Hijrah untuk Meraih Bahagia Bersama Ustazah Syifa Nurfadhilah

Habiburrahman El-Shirazi Launching Buku Suluh Rindu di IBF 2022

Habiburrahman El-Shirazi Launching Buku Suluh Rindu di IBF 2022

Diserbu Pengunjung, Busana Muslim Laris di IBF 2022

Diserbu Pengunjung, Busana Muslim Laris di IBF 2022

  • Mengenal Anger Release

    Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3476 shares
    Share 1390 Tweet 869
  • 15 Hadits tentang Ramadan yang Perlu Diketahui Umat Muslim

    77 shares
    Share 31 Tweet 19
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    7944 shares
    Share 3178 Tweet 1986
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    602 shares
    Share 241 Tweet 151
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4440 shares
    Share 1776 Tweet 1110
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4126 shares
    Share 1650 Tweet 1032
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11144 shares
    Share 4458 Tweet 2786
  • Yang Berhak Memandikan Jenazah Ibu

    2896 shares
    Share 1158 Tweet 724
  • Tahun Ketiga JIBS Movie Festival 2026 Jadi Apresiasi Spesial untuk Siswa Siswi JIBBS dan JIGS

    71 shares
    Share 28 Tweet 18
  • Keutamaan Doa Rodhitu Billahi Robba

    3216 shares
    Share 1286 Tweet 804
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga