• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Jumat, 28 Agustus, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Kisah

Abu Dzar Pantang Pulang Sebelum Meneriakkan Islam

24/11/2021
in Kisah
Abu Dzar Pantang Pulang Sebelum Meneriakkan Islam

Foto: Unsplash

80
SHARES
618
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com – Abu Dzar pantang pulang sebelum meneriakkan Islam. Sebagaimana kita ketahui bahwa ia telah masuk Islam tanpa ditunda-tunda lagi. Urutannya di kalangan Muslim adalah yang kelima atau keenam.

Jika ia telah memeluk agama itu pada hari-hari pertama, bahkan pada saat-saat pertama Agama Islam, hingga keislamannya termasuk dalam barisan terdepan.

Ketika, ia masuk Islam, Rasulullah masih menyampaikan dakwahnya secara berbisik-bisik. Dibisikkannya kepada Abu Dzar begitupun kepada lima orang lainnya yang telah iman kepadanya.

Baca Juga: Abu Dzar, Lelaki dari Ghifar yang Melakukan Perjalanan Panjang

Abu Dzar Pantang Pulang Sebelum Meneriakkan Islam

Dan bagi Abu Dzar, tak ada yang dapat dilakukannya sekarang selain memendam keimanan itu dalam hati. Lalu meninggalkan kota Mekkah secara diam-diam dan kembali kepada kaumnya.

Tetapi Abu Dzar yang nama aslinya Jundub bin Janadah, seorang radikal dan revolusioner. Telah menjadi watak dan tabi’atnya menentang kebathilan dimanapun ia berada. Dan sekarang kebathilan itu berada di hadapannya serta disaksikannya dengan kedua matanya sendiri.

Batu-batu yang ditembok, yang dibentuk oleh para pemujanya, disembah oleh orang-orang yang menundukkan kepala dan merendahkan akal mereka.

Dan diseru mereka denga ucapan yang muluk; “Inilah kami, kami datang demi mengikuti titahmu”

Memang, ia melihat Rasulullah memilih cara berbisik-bisik pada hari-hari tersebut, tetapi tak dapat tidak harus ada suatu teriakan keras yang akan dikumandangkan pemberontak ulung ini sebelum ia pergi.

Baru saja masuk Islam, ia telah menghadapkan pertanyaan kepada Rasulullah:

“Wahai Rasulullah, apa yang harus saya kerjakan menurut anda?”

“Kembalilah kepada kaummu sampai ada perintahku nanti!” ujar Rasulullah.

“Demi Tuhan yang menguasai nyawaku,” kata Abu Dzar pula, “Saya takkan kembali sebelum meneriakkan Islam dalam masjid!”

Apakah pada saat ia baru menerima Islam dan masuk ke dalam medan dakwan mampu kembali kepada keluarganya dalam keadaan membisu seribu bahasa? Sungguh hal itu di luar kesanggupan dan kemampuannya!

Abu Dzar pergi menuju Masjidil Haram dan menyerukan dengan sekeras-kerasnya suaranya:

“Asyhadu alla ilaha illallah wa asyhadu anna Muhammadar Rasulullah.” Teriakan ini merupaka teriakan pertama tentang Agama Islam yang menentang kesombongan orang-orang Quraisy dan memekakkan anak telinga mereka.

Diserukan oleh seorang perantau asing, yang di Mekkah tidak mempunyai bangsa, sanak keluarga maupun pembela.

Dan sebagai akibatnya, ia mendapat perlakukan dari mereka yang sebetulnya telah memaklumi akan ditemuinya. Orang musyrik mengepung dan memukulnya hingga rubuh. [Ln]

Bersambung…

Tags: Abu Dzar Pantang Pulang Sebelum Meneriakkan Islam
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Menjadi Sosok Suami Istri Tangguh (3)

Next Post

Jihad yang Paling Dicintai Allah

Next Post
Jihad yang Paling Dicintai Allah

Jihad yang Paling Dicintai Allah

Aquifera dan NPC Bangun Pipanisasi Air Bersih Berbasis IoT di Kampung Pasir Petir

Aquifera dan NPC Bangun Pipanisasi Air Bersih Berbasis IoT di Kampung Pasir Petir

Terus Berbuat Kebaikan walau Masih Penuh Dosa

Terus Berbuat Kebaikan walau Masih Penuh Dosa

  • 5 Style Gamis untuk Kajian yang Sopan dan Tetap Stylish

    5 Style Gamis untuk Kajian yang Sopan dan Tetap Stylish

    160 shares
    Share 64 Tweet 40
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9191 shares
    Share 3676 Tweet 2298
  • Pagelaran Fashion Muslim Modest Wear Ramadan in Style

    735 shares
    Share 294 Tweet 184
  • 5 Nama Potongan Rambut Pria agar Tidak Qaza`

    1959 shares
    Share 784 Tweet 490
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1243 shares
    Share 497 Tweet 311
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4158 shares
    Share 1663 Tweet 1040
  • Pekan Halal Indonesia 2026 Digelar Bersamaan dengan Sejumlah Pameran Industri Halal

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Adwil Yusuf, Bahan Dasar Tekstil Alam Lebih Mudah Dipadankan dengan Produk Halal

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Islamic Relief Indonesia Distribusi Bantuan bagi Masyarakat Terdampak Gempa di Manggarai

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2437 shares
    Share 975 Tweet 609
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga