• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 7 Januari, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Khazanah

Wafatnya Umar bin Khattab pada Waktu Shubuh

16/12/2024
in Khazanah, Unggulan
Wafatnya Umar bin Khattab pada Waktu Shubuh

Wafatnya Umar bin Khattab pada Waktu Shubuh (Foto: Pexels/ROMAN ODINTSOV)

176
SHARES
1.4k
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

WAFATNYA Umar bin Khattab pada waktu Shubuh membuat para sahabat berduka. Saat itu, Umar sedang mendirikan Shalat. Namun, secara tiba-tiba beliau ditikam sampai enam kali oleh seseorang dari Persia.

Berjasa bagi Kemajuan Islam

Dilansir channel telegram @gensaladin, Umar wafat bertepatan dengan tanggal 26 Dzulhijjah 23 Hijriah. Jasa-jasa Umar sangat luar biasa bagi kemajuan Islam.

Pada era pemerintahan Umar bin Khattab selama 10 tahun lamanya, kaum Muslimin telah membuka banyak wilayah, memajukan bidang sosial politik dan militer.

Tidak heran Umar sangat dicintai oleh para sahabat dan rakyatnya. Setelah ditusuk sampai enam kali, para sahabat segera menggapai tubuh Umar bin Khattab kemudian membaringkan beliau ke rumahnya.

Si pembunuh berusaha lari, tetapi ia berhasil dihadang oleh 13 sahabat yang dengan sigap menyergap. Meskipun begitu, belati Persia yang sudah ditaburi racun digunakannya untuk melawan, sehingga 6 sahabat terkena sabetannya dan kemudian wafat sebagai syahid.

Baca Juga: Kisah Umar Bin Khattab Saat Wabah di Syam

Wafatnya Umar bin Khattab Menjadi Sejarah yang Menyedihkan

Wafatnya Umar bin Khattab pada Waktu Shubuh

Dinukilkan dari Kitab Tarikh Ath Thabari dan Al Bidayah wa An Nihayah, Adurrahman bin Auf menyergapnya dengan kain surban sehingga si pembunuh tercekik, tetapi si pembunuh akhirnya menusukkan belati itu ke tubuhnya sendiri sampai akhirnya ia mati.

Matahari belum terbit, tetapi darah Umar telah begitu banyak tertumpah. Shalat Subuh hari itu menjadi salah satu peristiwa paling menyedihkan dalam sejarah Umat Islam.

Nama pembunuh Umar bin Khattab adalah Fayrouz atau yang biasa dipanggil dengan Abu Lu’luah. Ia merupakan seseorang dari Persia yang penuh kedengkian, sehingga ia telah menyiapkan rencana pembunuhan itu dengan matang.

Ia bahkan berkonspirasi dengan beberapa orang Persia yang datang ke Madinah, seperti Hurmuzan dan Jufaina.

Keahliannya menempa senjata membuatnya berkhianat pada Kaum Muslimin dengan cara membunuh seorang sahabat mulia.

Sementara Hurmuzan, ia merupakan mantan panglima besar Kerajaan Persia yang dijadikan tawanan. Karena ia merasa ingin dekat dengan pusat Kekhalifahan, ia memutuskan untuk masuk Islam dan beberapa kali mendatangi Umar bin Khattab.

Jufaina adalah seorang kristen Persia dari wilayah Al Hirah, yang ditugaskan oleh Sa’ad bin Abi Waqqash untuk mengajarkan anak-anaknya membaca dan menulis.

Dalam riwayat seorang sahabat bernama Abdurrahman bin Abu Bakar, suatu hari ia melihat Fayrouz, Hurmuzan dan Jufaina sedang berbicara melingkar di salah satu sudut jalan Madinah.

Namun, tiba-tiba ia melihat ada belati terjatuh dari pakaian Fayrouz. Ia membenarkan bahwa belati itu ternyata adalah belati yang sama yang digunakan untuk menikam Khalifah Umar bin Khattab. [Cms/Sdz]

Tags: Umar wafat
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Mengenal Perawat Pertama dalam Sejarah Islam

Next Post

Simpan Ilmu di Hati

Next Post
Beratnya Jalan Mendaki

Simpan Ilmu di Hati

Mengenal Delegasi Rasulullah, Mushab bin Umair

Mengenal Delegasi Rasulullah, Mushab bin Umair

Pendidikan Al-Quran Harus Diutamakan (2)

Pendidikan Al-Quran Harus Diutamakan (2)

  • Delapan Tips Menebalkan Rambut dengan Efektif

    Delapan Tips Menebalkan Rambut dengan Efektif

    101 shares
    Share 40 Tweet 25
  • Waspada terhadap Bahaya Syaitan, Dapat Membuat Manusia Lupa dan Panjang Angan-angan

    119 shares
    Share 48 Tweet 30
  • PT Donggi Senoro LNG dan Rumah Zakat Salurkan 100 Paket Hygienekit untuk Korban Gempa di Poso

    78 shares
    Share 31 Tweet 20
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    7804 shares
    Share 3122 Tweet 1951
  • Batik Danar Hadi Tampilkan Fashion Show Bertema Kembang Parang

    184 shares
    Share 74 Tweet 46
  • Cara Mendapatkan Syafaat di Hari Kiamat

    147 shares
    Share 59 Tweet 37
  • 7 Akun Instagram Influencer Dakwah yang Bikin Kita Nggak Ketinggalan Berita Terkini

    739 shares
    Share 296 Tweet 185
  • Milaf Cola: Inovasi Kola dari Saudi Arabia yang Dibuat dari Buah Kurma

    142 shares
    Share 57 Tweet 36
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    527 shares
    Share 211 Tweet 132
  • Grand Launching LAZNAS NPC: Komitmen Transparansi dan Perluas Jangkauan Kemanusiaan

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga