• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Minggu, 7 Juni, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Khazanah

Sekulerisme dalam Pendidikan Hancurkan Peradaban

13/11/2023
in Khazanah, Unggulan
Sekulerisme dalam Pendidikan Hancurkan Peradaban

Sekulerisme dalam Pendidikan Hancurkan Peradaban (foto: pixabay)

86
SHARES
661
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

SEKULERISME dalam pendidikan hancurkan peradaban. Anak-anak muda yang dididik secara sekuler dan kemudian dikirim untuk melanjutkan pendidikannya ke negara-negara Eropa bagaikan anai-anai yang menggerogoti negerinya sendiri.

Penulis buku Journey to the Light Uttiek M. Panji Astuti dalam akun IG-nya @uttiek.herlambang, (24/10/22) menulis tentang kisah kelam sekulerisme dalam pendidikan di Turki.

“Utsmani sedang mengandung janin Eropa. Sultan beternak ular berbisa di istananya,” keluhnya pilu.

Usulannya untuk mereformasi sistem pendidikan Daulah Utsmani dengan menggabungkan tiga pilar, yakni medrese sebagai pilar pendidikan agama, mekteb sebagai pilar pendidikan umum, serta tekke sebagai lembaga penyucian rohani, ditolak.

Sultan memang menggalakkan pendidikan dengan membangun sekolah-sekolah baru di mana-mana. Namun, sekolah itu mengusung kurikulum sekuler dan membabat madrasah yang sudah ada sebelumnya.

Kekhawatirannya terbukti. Peradaban besar yang dibangun leluhurnya lebih dari empat ratus tahun itu perlahan tapi pasti mulai menggali kuburnya sendiri.

Anak-anak muda yang dididik secara sekuler dan kemudian dikirim untuk melanjutkan pendidikannya ke negara-negara Eropa bagaikan anai-anai yang menggerogoti negerinya sendiri.

Di saat Sultan menginsafi kekeliruannya, semua telah terlambat. Turki telah bersalin rupa menjadi sekuler. Anak-anak muda yang semula diharapkannya itu justru dengan paksa mendongkelnya dari istana.

Negeri yang dibebaskan oleh panglima terbaik dari pasukan terbaik sebagaimana dinubuwatkan oleh Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam itu merintih pilu.

Masjid-masjid diberangus, termasuk Masjid Agung Aya Sofya yang dialihfungsikan menjadi museum. Kumandang adzan tak boleh diperdengarkan, kalaupun ada, tak lagi berbahasa Arab.

Anak-anak muda dijauhkan dari Alqur’an dan agamanya. Jilbab dilarang. Mengganti kalender Hijriah dengan kalender Gregorian, dan mengubah sistem pendidikan menjadi sepenuhnya sekuler.

Sang alim pembela agama Allah bergelar Bediuzzaman atau Keajaiban Zaman itu bernama Said Nursi.

Baca Juga: 5 Alasan Kenapa Kamu Pilih Turki untuk Studi

Sekulerisme dalam Pendidikan Hancurkan Peradaban

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Uttiek M Panji Astuti (@uttiek.herlambang)


Sukran Vahide, penulis buku “Islam in Modern Turkey: An Intellectual Biography of Bediuzzaman Said Nursi”,

dalam catatan akhirnya menyebutkan bahwa sang ulama ini adalah seorang sayyid, yakni keturunan langsung Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam.

Ibunya adalah seorang Husaini dan ayahnya Hasani.

Said Nursi mempertaruhkan nyawanya untuk menyelamatkan Utsmani dan umat Islam di muka bumi. Ia paham betul, semua itu berawal dari sistem pendidikan yang ditelikung oleh para pengkhianat bangsa.

Ia ingin buktikan, Islam adalah agama yang selalu relevan hingga akhir zaman dengan Alqur’an sebagai panduannya. Meninggalkannya, sama artinya membawa diri ke dalam kehancuran.

Apa yang terjadi di Turki harusnya menjadi pelajaran. Secara perlahan, memasukkan paham sekularisme dalam pendidikan hanya akan membawa kehancuran. Seabad yang lalu, hal itu telah terbukti. Akankah kita mengulangi?

22 Oktober, Selamat Hari Santri Nasional.[ind]

Tags: sekolah di turkisekulerismeSekulerisme dalam Pendidikan Hancurkan Peradabansistem pendidikan di turkiuttiek herlambanguttiek m panji astuti
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Bayi-Bayi di RS Al-Quds Menderita Dehidrasi Akibat Kekurangan ASI

Next Post

Pujian untuk Istri

Next Post
Pujian untuk Istri

Pujian untuk Istri

Ciri-Ciri Anak Memiliki Tingkat Kecerdasan di Atas Rata-Rata

Ciri-Ciri Anak Memiliki Tingkat Kecerdasan di Atas Rata-Rata

Ingin Jantung Sehat dan Kuat, Lakukan Enam Hal Ini

Ingin Jantung Sehat dan Kuat, Lakukan Enam Hal Ini

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8594 shares
    Share 3438 Tweet 2149
  • Rekomendasi Sekolah Internasional di Jakarta Timur, Jakarta Islamic School Hadirkan Pendidikan Global Berbasis Nilai Islami

    73 shares
    Share 29 Tweet 18
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3864 shares
    Share 1546 Tweet 966
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    923 shares
    Share 369 Tweet 231
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11411 shares
    Share 4564 Tweet 2853
  • Tidak Ada yang Mustahil bagi Allah, Semua Bisa Terjadi!

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4395 shares
    Share 1758 Tweet 1099
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2293 shares
    Share 917 Tweet 573
  • Orang yang Wafat Mengetahui Kondisi Keluarganya yang Masih Hidup (Bag. 1)

    430 shares
    Share 172 Tweet 108
  • Merawat Kesehatan Kulit dari Rumah dengan Pendekatan yang Lebih Personal dan Praktis

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga