• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, 18 Juli, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Khazanah

Sekulerisme dalam Pendidikan Hancurkan Peradaban

13/11/2023
in Khazanah, Unggulan
Sekulerisme dalam Pendidikan Hancurkan Peradaban

Sekulerisme dalam Pendidikan Hancurkan Peradaban (foto: pixabay)

86
SHARES
664
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

SEKULERISME dalam pendidikan hancurkan peradaban. Anak-anak muda yang dididik secara sekuler dan kemudian dikirim untuk melanjutkan pendidikannya ke negara-negara Eropa bagaikan anai-anai yang menggerogoti negerinya sendiri.

Penulis buku Journey to the Light Uttiek M. Panji Astuti dalam akun IG-nya @uttiek.herlambang, (24/10/22) menulis tentang kisah kelam sekulerisme dalam pendidikan di Turki.

“Utsmani sedang mengandung janin Eropa. Sultan beternak ular berbisa di istananya,” keluhnya pilu.

Usulannya untuk mereformasi sistem pendidikan Daulah Utsmani dengan menggabungkan tiga pilar, yakni medrese sebagai pilar pendidikan agama, mekteb sebagai pilar pendidikan umum, serta tekke sebagai lembaga penyucian rohani, ditolak.

Sultan memang menggalakkan pendidikan dengan membangun sekolah-sekolah baru di mana-mana. Namun, sekolah itu mengusung kurikulum sekuler dan membabat madrasah yang sudah ada sebelumnya.

Kekhawatirannya terbukti. Peradaban besar yang dibangun leluhurnya lebih dari empat ratus tahun itu perlahan tapi pasti mulai menggali kuburnya sendiri.

Anak-anak muda yang dididik secara sekuler dan kemudian dikirim untuk melanjutkan pendidikannya ke negara-negara Eropa bagaikan anai-anai yang menggerogoti negerinya sendiri.

Di saat Sultan menginsafi kekeliruannya, semua telah terlambat. Turki telah bersalin rupa menjadi sekuler. Anak-anak muda yang semula diharapkannya itu justru dengan paksa mendongkelnya dari istana.

Negeri yang dibebaskan oleh panglima terbaik dari pasukan terbaik sebagaimana dinubuwatkan oleh Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam itu merintih pilu.

Masjid-masjid diberangus, termasuk Masjid Agung Aya Sofya yang dialihfungsikan menjadi museum. Kumandang adzan tak boleh diperdengarkan, kalaupun ada, tak lagi berbahasa Arab.

Anak-anak muda dijauhkan dari Alqur’an dan agamanya. Jilbab dilarang. Mengganti kalender Hijriah dengan kalender Gregorian, dan mengubah sistem pendidikan menjadi sepenuhnya sekuler.

Sang alim pembela agama Allah bergelar Bediuzzaman atau Keajaiban Zaman itu bernama Said Nursi.

Baca Juga: 5 Alasan Kenapa Kamu Pilih Turki untuk Studi

Sekulerisme dalam Pendidikan Hancurkan Peradaban

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Uttiek M Panji Astuti (@uttiek.herlambang)


Sukran Vahide, penulis buku “Islam in Modern Turkey: An Intellectual Biography of Bediuzzaman Said Nursi”,

dalam catatan akhirnya menyebutkan bahwa sang ulama ini adalah seorang sayyid, yakni keturunan langsung Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam.

Ibunya adalah seorang Husaini dan ayahnya Hasani.

Said Nursi mempertaruhkan nyawanya untuk menyelamatkan Utsmani dan umat Islam di muka bumi. Ia paham betul, semua itu berawal dari sistem pendidikan yang ditelikung oleh para pengkhianat bangsa.

Ia ingin buktikan, Islam adalah agama yang selalu relevan hingga akhir zaman dengan Alqur’an sebagai panduannya. Meninggalkannya, sama artinya membawa diri ke dalam kehancuran.

Apa yang terjadi di Turki harusnya menjadi pelajaran. Secara perlahan, memasukkan paham sekularisme dalam pendidikan hanya akan membawa kehancuran. Seabad yang lalu, hal itu telah terbukti. Akankah kita mengulangi?

22 Oktober, Selamat Hari Santri Nasional.[ind]

Tags: sekolah di turkisekulerismeSekulerisme dalam Pendidikan Hancurkan Peradabansistem pendidikan di turkiuttiek herlambanguttiek m panji astuti
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Bayi-Bayi di RS Al-Quds Menderita Dehidrasi Akibat Kekurangan ASI

Next Post

Pujian untuk Istri

Next Post
Pujian untuk Istri

Pujian untuk Istri

Ciri-Ciri Anak Memiliki Tingkat Kecerdasan di Atas Rata-Rata

Ciri-Ciri Anak Memiliki Tingkat Kecerdasan di Atas Rata-Rata

Ingin Jantung Sehat dan Kuat, Lakukan Enam Hal Ini

Ingin Jantung Sehat dan Kuat, Lakukan Enam Hal Ini

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8900 shares
    Share 3560 Tweet 2225
  • Praktisi Hukum Dini Eka Putri Edukasi 200 Siswa SIT Al-Kautsar tentang Bahaya Bullying dan Konsekuensi Hukumnya

    71 shares
    Share 28 Tweet 18
  • Di Negara Tropis Performa Parfum dapat Dinilai Setelah 8-10 Jam Pemakaian

    71 shares
    Share 28 Tweet 18
  • 7 Tempat Wisata Kuliner Viral di Bandung yang Wajib Dicoba Saat Liburan

    257 shares
    Share 103 Tweet 64
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1099 shares
    Share 440 Tweet 275
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4010 shares
    Share 1604 Tweet 1003
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11590 shares
    Share 4636 Tweet 2898
  • Keutamaan Doa Rodhitu Billahi Robba

    3477 shares
    Share 1391 Tweet 869
  • Lightplus Hadirkan Lightperience Picnic 2026, Ajak Gen Z Rawat Kulit dan Kesehatan Mental Secara Seimbang

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Lightplus Lightperience Picnic 2026 Soroti Dampak Media Sosial terhadap Kesehatan Mental Gen Z

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga