• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Jumat, 20 Februari, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Khazanah

Rasulullah Bertakbir Saat Jalanan Naik dan Bertasbih Saat Jalanan Menurun

03/02/2025
in Khazanah
Rasulullah Bertakbir Saat Jalanan Naik dan Bertasbih Saat Jalanan Menurun

Foto: Pexels

884
SHARES
6.8k
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

DIKISAHKAN Rasulullah Sallallahu ‘alaihi wa sallam bertakbir jalanan naik dan bertasbih saat jalanan menurun.

Bumi ini tidak diciptakan oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala dalam keadaan halus dan rata laksana hamparan permadani di aula istana raja.

Akan tetapi, Dia menciptakan bumi dengan segala penghuninya yang beraneka ragam. Ada makhluk hidup dan makhluk mati di dalamnya.

Selain jin, hewan, dan tumbuh-tumbuhan, Dia juga menciptakan gunung, bukit, padang pasir, jurang, laut, dan makhluk-makhluk mati yang lain.

Dan, di antara seluruh penduduk bumi, Allah menciptakan manusia sebagai makhluk paling indah dalam bentuknya dan paling sempurna dengan akalnya.

Itulah makanya, Allah menjadikan manusia sebagai khalifah di muka bumi. Bahkan, Allah mengaruniakan bumi dengan segala isinya ini untuk manusia.

Baca juga: Haji Wada, Tanda Perpisahan Rasulullah dengan Umatnya

Rasulullah Bertakbir Saat Jalanan Naik dan Bertasbih Saat Jalanan Menurun

Adalah sunnatullah, jika bumi dengan berbagai macam isinya ini membuat bentuknya tidak rata dan banyak kerutan serta kelokan di sana-sini.

Ada jalanan yang menanjak dan ada pula jalanan yang menurun. Ada jalanan berbukit dan berkelok-kelok, dan ada juga jalanan yang lurus lempeng tanpa hambatan.

Jalan seperti ini ada di mana-mana, dari sejak zaman dulu hingga masa sekarang. Meski tentu saja, jalanan di era modern ini relatif jauh lebih baik disbanding jalanan di masa lalu, apalagi di zaman pra sejarah.

Dan kondisi jalanan di jazirah Arabia pada masa Rasulullah Shallalllahu Alaihi wa Sallam, kurang lebih juga demikian. Ada yang menanjak naik dan ada pula yang terjal menurun.

Tentu, melewati jalanan seperti ini resikonya lebih besar daripada melalui jalanan yang lurus lempeng. Dan mungkin dikarenakan hal ini, Nabi biasa membaca dzikir ketika melalui jalan menanjak, dan saat melewati jalanan yang menurun. Lalu apa yang biasa dilakukan Nabi jika melewati jalan yang naik turun demikian?

Ibnu Umar Radhiyalllahu Anhuma berkata:

Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

“Adalah Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam dan pasukannya, apabila naik ke tempat yang tinggi, mereka bertakbir. Dan jika turun, mereka bertasbih.” (HR. Abu Dawud)

Dalam hadits ini disebutkan  Nabi dan pasukannya, karena memang sebagaimana yang telah kami paparkan pada pembahasan yang lalu, bahwa beliau jarang sekali pergi sendirian jika mengadakan perjalanan jauh.

Apalagi jika itu adalah perjalanan dalam rangka untuk berperang, tentu beliau bersama para sahabat Radhiyallahu Anhum.

Dan, jika melewati jalan yang naik atau jalanan yang menanjak, beliau bersama para sahabatnya membaca takbir. Kemudian jika melalui jalanan yang menurun, membaca tasbih (subhanallah).

Bacaan takbir dan tasbih ini, tidak disebutkan jumlahnya berapa kali. Artinya, selama jalanan itu naik, beliau selalu bertakbir.

Dan selama jalanan itu turun, beliau bertasbih. DR. Musthafa Said berkata, “Disukai membaca takbir dan ketika naik ke jalanan yang lebih tinggi untuk menampakkan ketinggian yang sesungguhnya pada Zat Mahatinggi yang lebih tinggi daripada ketinggian semua yang dapat dirasakan.

Dan sukai membaca tasbih pada saat turun ke jalan yang lebih rendah untuk mensucikan Allah Ta’ala dari segala kekurangan dan sifat-sifat yang rendah.

Dalam riwayat lain dari Jabir bin Abdillah Radhiyallahu Anhu disebutkan,

“Apabila kami melalui jalan naik, kami bertakbir. Dan jika turun, kami bertasbih.” (HR. Al-Bukahri)

Demikianlah kebiasaan Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam dalam perjalanan. Alangkah baiknya jika meniru apa yang beliau lakukan. Apabila kita sedang dalam perjalanan dan kebetulan jalannya naik, maka bertakbir.

Dan sekiranya kit melalui jalanan yang menurun, kita bertasbih. Adapun jika naik pesawat terbang, bertakbirnya adalah ketika take off (naik). Dan bertasbihnya adalah pada saat landing (mendarat). [MRR/Sdz]

Sumber: 165 Kebiasaan Nabi, Abduh Zulfidar Akaha, Pustaka Al-Kautsar

Tags: kisah rasulullah SAWsaat rasulullah berjalan
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Tahfiz Tunanetra Aisyiyah Terima Santunan dari SMA Labschool Jakarta

Next Post

Dari Nuruddin Zanki ke Shalahuddin al Ayyubi Mewariskan Cita-Cita Membebaskan Al-Quds

Next Post
Dari Nuruddin Zanki ke Shalahuddin al Ayyubi Mewariskan Cita-Cita Membebaskan Al Quds

Dari Nuruddin Zanki ke Shalahuddin al Ayyubi Mewariskan Cita-Cita Membebaskan Al-Quds

Penemuan-penemuan Al Khawarizmi

Penemuan-penemuan Al Khawarizmi

Almaz Fried Chicken Siap Gaet Pelanggan dengan Strategi Promosi Ramadan yang Menggiurkan

Almaz Fried Chicken Siap Gaet Pelanggan dengan Strategi Promosi Ramadan yang Menggiurkan

  • Daftar 30 Lagu Sambut Ramadan

    Daftar 30 Lagu Sambut Ramadan

    93 shares
    Share 37 Tweet 23
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    1734 shares
    Share 694 Tweet 434
  • Penjelasan Ustaz Adi Hidayat tentang Hukum Shalat Sendiri di Rumah bagi Laki-Laki

    1903 shares
    Share 761 Tweet 476
  • Lebih Enak Mana: Kloter Awal atau Kloter Akhir

    142 shares
    Share 57 Tweet 36
  • 4 Pengertian Takwa Menurut Ali bin Abi Thalib

    1666 shares
    Share 666 Tweet 417
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3511 shares
    Share 1404 Tweet 878
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11170 shares
    Share 4468 Tweet 2793
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    623 shares
    Share 249 Tweet 156
  • Keutamaan Doa Rodhitu Billahi Robba

    3233 shares
    Share 1293 Tweet 808
  • Kedutan Mata Kanan Atas Menurut Islam, Tanda Mau Dapat Rezeki?

    1400 shares
    Share 560 Tweet 350
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga