• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Minggu, 1 November, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Khazanah

Perjalanan Menuntut Ilmu bersama Ayah Bunda

17/05/2026
in Khazanah
Jangan Bergeser dari Jalan yang Lurus
95
SHARES
727
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

PERJALANAN menuntut ilmu merupakan peninggalan peradaban Islam dan hal baru dalam sejarah peradaban manusia. Belum pernah ada yang menyamainya dari umat-umat sebelumnya.

Ilmuwan-ilmuwan pada peradaban Yunani bahkan menjadi olok-olok orang awan. Tidak ada penghargaan terhadap ilmu pada kaum mereka.

Berbeda dengan itu, peradaban Islam sangat memerhatikan perkembangan ilmu.

Sejak turunnya ayat, “Sesungguhnya yang takut kepada Allah di antara hamba-hamba-Nya, hanyalah ulama.” (QS. Fathir:28), ribuan anak dari peradaban Islam bergerak untuk menuntut ilmu.

Bahkan perjalanan para ilmuwan dalam peradaban Islam menjadi sumber inspirasi bagi generasi selanjutnya.

Baca Juga: Kisah-Kisah Perjalanan Jauh dalam Mencari Ilmu

Perjalanan Menuntut Ilmu bersama Ayah Bunda

Dalam peradaban Islam, para orangtua sangat memerhatikan pendidikan putra-putri mereka. Mereka mengarahkan anak-anaknya untuk menuntut ilmu sejak kecil.

Sudah menjadi tradisi para orangtua mengirim anak-anak mereka ke pusat-pusat ilmu yang terkadang jauh dari rumah mereka.

Hal yang menakjubkan dari semua itu adalah peran ayah. Para ayah pada masa keemasan peradaban Islam turut serta bersama anak-anak mereka keluar untuk menuntut ilmu.

Ubadah bin al Walid bin Ubadah bin Ash Shamit bercerita tentang ayahnya, “Aku keluar bersama ayah menuntut ilmu dari orang yang masih hidup dari kalangan orang-orang Anshor sebelum mereka wafat. Orang yang kami temui adalah Abu Yasar, salah seorang sahabat Nabi.”

Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

Diceritakan bahwa Amirul Mukminin, Sulaiman bin Abdul malik bepergian menuju Atha’ bin Abi Rabah bersama anaknya.

Mereka duduk di depannya yang ketika itu sedang shalat. Ketika dia berpaling, selesai shalat, orang-orang masih terus bertanya tentang manasik haji.

Sulaiman membawa anaknya di atas bahunya di antara orang-orang yang bertanya itu. Sulaiman berkata kepada anaknya, “Berdirilah.” Lalu ia berdiri. Sulaiman berkata kepada anaknya, “Anakku, jangan berdiam diri (tinggal di rumah) dalam menuntut ilmu.”

Begitu juga dengan khalifah kaum muslimin Harun Ar Rasyid juga membawa kedua anaknya, Amin dan Ma’mun untuk mendengarkan kitab Al Muwatha Imam malik di Madinah Al Munawarah.

Kita juga tidak melupakan peran penting para bunda dalam kehidupan para ulama besar. Mari kita simak perjalanan Imam Bukhari, salah seorang imam ahli hadits.

Imam Bukhari tumbuh sebagai seorang anak yatim di bawah pemeliharaan ibundanya. Ibunda Imam Bukhari mendidiknya dengan sebaik-baik pendidikan.

Berusaha keras untuk membiayai pendidikannya dan tidak henti-henti mengiringinya dengan doa.

Begitu juga dengan ibunda Imam Syafii. Ketika Imam syafii berusia dua tahun, ibundanya membawanya dari Gaza ke Makkah.

Beliau ingin anaknya mendapat ilmu dari sumbernya agar dia bisa berinteraksi dan memfasihkan bahasanya.

Ibunda Imam Syafii bekerja dengan keras untuk membiayai pendidikan anak semata wayangnya itu.

Kesuksesan Imam Syafii tidak lepas dari peran ibundanya yang mulia itu.

Yang perlu digaris bawahi dari kesungguhan para penuntut ilmu pada peradaban Islam ini, mereka mempunyai tujuan yang besar.

Jika kita pelajari perjalanan sejarah peradaban Islam, kita mendapati betapa agung dan unggulnya peradaban Islam di tangan mereka.

Merekalah para penemu hebat di semua bidang kehidupan. Mulai dari hadits, tafsir qur’an hingga kedokteran dan sains.

Bahkan tidak jarang dalam diri satu ilmuwan Islam mempunyai banyak kemampuan.

Masa kejayaan peradaban Islam ini menjadi sebuah pekerjaan rumah bagi kita muslim selanjutnya.

Seperti ada sebuah tanggung jawab untuk mengembalikan kejayaan peradaban Islam.

Dengan mempelajari kebiasaan-kebiasaan muslim dahulu yang berhasil melahirkan generasi unggul, Ayah Bunda bisa menerapkannya untuk mendidik ananda.

Semoga kita menjadi bagian dari orang-orang yang berusaha meninggikan peradaban Islam. [Maya Agustiana/Cms/Sdz]

Tags: Perjalanan menuntut ilmu
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Cara agar Berkomunikasi yang Benar, Baik dan Menyenangkan

Next Post

Deretan Tokoh Islam Berumur Pendek tapi Dilimpahi Keberkahan

Next Post
Deretan Tokoh Islam Berumur Pendek tapi Dilimpahi Keberkahan

Deretan Tokoh Islam Berumur Pendek tapi Dilimpahi Keberkahan

Cuaca Tropis Berpengaruh pada Kondisi Kulit Manusia

Cuaca Tropis Berpengaruh pada Kondisi Kulit Manusia

Persaingan antar Saudara

Persaingan antar Saudara

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9646 shares
    Share 3858 Tweet 2412
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1433 shares
    Share 573 Tweet 358
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2578 shares
    Share 1031 Tweet 645
  • Belajar dari Tawon Lumpur

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2505 shares
    Share 1002 Tweet 626
  • Rahasia Meraih Bisnis Sukses dan Berkah

    93 shares
    Share 37 Tweet 23
  • KPIPA Gelar Maulid Nabi bersama 250 Tokoh Majelis Taklim

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Wamenhaj: Nonmuslim Bisa Jadi Petugas Haji

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • AWG Kembali Gelar BSP di November, Perkuat Advokasi Global Menuju Pembebasan Al-Aqsa dan Kemerdekaan Palestina

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4349 shares
    Share 1740 Tweet 1087
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga