• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Kamis, 22 Oktober, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Khazanah

Pasangan Brangelina, Kisah Keluarga Muslim Australia yang Sukses

20/11/2015
in Khazanah
75
SHARES
580
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

pasangan-aly-dan-carland

Chanelmuslim.com- Di Australia, Islam merupakan agama minoritas. Meski demikian, hidup sebagai muslim di negeri kangguru tersebut bagi keluarga ini merupakan sebuah berkah. Pasangan Brangelina, kisah keluarga muslim Australia yang sukses.

Ini kisah Waleed Aly dan Susan Carland. Pasangan muslim di Melbourne, Australia. Melalui sebuah artikel, majalah Amerika Serikat, OZY, menggambarkan keluarga ini sebagai keluarga yang cerdas, terbuka, menyenangkan, dan lucu.

Di mata rekan-rekannya, Aly dan Carland disebut sebagai pasangan serasi. Mereka bahkan menyebut pasangan ini sebagai “Muslim Brangelina-Brad Pitt dan Angelina Jolie”. Mereka dianggap mirip kecuali gelar Ph.D mereka raih.

Pasangan yang menikah Februari 2002 ini masih muda, rupawan, dan dermawan. Kalau dalam Islam, mereka mungkin menjadi contoh keluarga yang sakinah. Itulah kira-kira istilah yang pas.

Dalam artikel OZY, Rabu 21 Mei 2014, keluarga Aly dan Carland cukup harmonis. Keduanya tak tergantung satu dengan yang lainnya. Keduanya saling menghormati dalam posisi sebagai suami dan istri.

Mereka sukses dalam karier masing-masing. Aly yang berusia 35 tahun sukses sebagai penyiar radio dan televisi. Mulai acara politik, hiburan, hingga olah raga, dia bawakan untuk pendengar dan pemirsa.

Sementara Carland punya kemampuan akademik mumpuni. Perempuan 34 tahun ini kerap diwawancara atau bahkan menulis artikel di media dengan topik feminisme dan Islam.
Meski begitu, bukan berarti hidup mereka tanpa hambatan. Setelah pengeboman Gedung WTC di New York, hidup mereka sama dengan muslim di AS. Hidup di bawah pengawasan ketat. Setiap hari mendapat curiga dari aparat dan tetangga kiri kanan.

“Kami melalui masa-masa di mana merasa di bawah serangan,” tutur Carland. Situasi itu semakin bertambah setelah serangan bom di Bali setahun berikutnya dan di Madrid serta London pada 2004 dan 2005.

“Masa-masa itu intens sampai 2007. Rasanya benar-benar dimata-matai oleh siapa pun,” ucap Aly yang juga keturunan Mesir itu.

Namun muslim di Australia kini telah keluar dari masa-masa itu. Muslim Australia, termasuk Aly dan Carland, bisa lebih kreatif dengan berlalunya masa-masa curiga itu.

“Kami benar-benar telah melalui titik evolusi,” tambah Aly. Kini artis, komedian, atlet, dan akademisi muslim mulai berkembang, khususnya komunitas muslim di Melbourne.

Kini karier Aly sebagai host media juga berkembang. Demikian pula dengan Carland yang semakin sering berbicara di depan publik soal Islam, dia menjadi editor website Scott Stephen, serta di bagian Religion and Ethics ABC Online.

Scott Stephen juga memuji pasangan ini. Menurut dia, Aly dan Carland merupakan pasangan pekerja keras, cerdas, kritis, taat beribadah, dan ramah. “Dia merupakan salah seorang yang berpikiran tajam,” kata Stephen memberikan penilaiannya untuk Aly.

Stephen menambahkan, sebagai host televisi, Aly memiliki analisis yang luar biasa. Analisis politiknya jempolan. Bobot interview Aly juga setara wawancara forensik.

“Kecerdasannya tidak biasa.” Stephens menyebut Aly menjadi idola akademisi muslim Australia. Sebab, “Dia memberi mereka keyakinan bahwa bisa menjadi muslim di muka publik tanpa menjadi subjek yang dicurigai,” tutur Stephens.

Sementara, di tengah kesibukannya, Carland yang merupakan seorang mualaf sedang menyelesaikan program Ph.D. Perempuan yang masuk Islam pada usia 19 tahun ini getol menolak penampilan seksi perempuan.

Kini Carland tengah cuti mengajar studi gender, politik dan sosiologi di Monash University. Dia sementara fokus pada bidang Perempuan Muslim dan Muslim di Australia.

“Dia mampu mengambil cerita perempuan dalam Alquran dan membuatnya bisa diterapkan oleh laki-laki dan perempuan saat ini,” kata Saara Sabbagh, pencipta organisasi perempuan muslim Benevolence Australia.

Sabbagh juga menyebut Carland mampu meyakinkan para sarjana muslimah yang merasa tidak nyaman dengan keyakinan mereka. “Carland kembali membawa penghubung dengan Ilahi bagi muslimah modern. Saya yakin dia akan menjadi perempuan berpengaruh di Australia,” tambah Sabbagh.(ind/dream)

Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Inilah 7 Makanan Hitam yang Menyehatkan

Next Post

Menjadi Seperti yang Ku Mau

Next Post
Menjadi Seperti yang Ku Mau

Menjadi Seperti yang Ku Mau

Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia Agendakan Rancang Itjma Ulama ASEAN

HIPSI Akan Cetak Satu Juta Pengusaha

  • Orasi Fathimah Az-Zahra BEM UI di Tugu Tani

    Orasi Fathimah Az-Zahra BEM UI di Tugu Tani

    79 shares
    Share 32 Tweet 20
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2539 shares
    Share 1016 Tweet 635
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9581 shares
    Share 3832 Tweet 2395
  • Bacaan Dzikir Pagi Sesuai Ajaran Rasulullah

    304 shares
    Share 122 Tweet 76
  • Anak Yatim Korban Covid-19 Punya Masa Depan

    85 shares
    Share 34 Tweet 21
  • Mencintai-Mu Diam-Diam

    87 shares
    Share 35 Tweet 22
  • Kajian Aqidah Islam, Menengok Isi Kitab Talmud Yahudi (Bag. 2)

    119 shares
    Share 48 Tweet 30
  • CNN Pecat 3 Karyawan karena Masuk Kantor Tanpa Divaksinasi

    88 shares
    Share 35 Tweet 22
  • Muddassar Ahmed: Filantropis Muslim Asia, Bekerja untuk Mengatasi Kelaparan di London

    84 shares
    Share 34 Tweet 21
  • Pemerintahan Biden akan Mengatur Ulang Hubungan dengan Palestina

    90 shares
    Share 36 Tweet 23
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga