• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Senin, 6 April, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Khazanah

Menista Para Penista Rasulullah

16/10/2021
in Khazanah
Menista Para Penista Rasulullah SAW

Foto: PIxabay

82
SHARES
630
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelaMuslim.com – Menista Para Penista Rasulullah SAW, Oleh: stadz Abdullah Haidir, Lc

Diriwayatkan dalam sebuah hadits riwayat Muslim dari Aisyah ra, dia menuturkan bahwa Rasulullah saw meminta beberapa orang sahabat yang diketahui memiliki kemampuan sastra yang baik untuk membalas penghinaan kaum kafir kepada beliau dengan gubahan syair mereka yang dapat merendahkan para penghina tersebut.

Pertama dipanggillah Abdullah bin Rawahah, maka Rasulullah saw memintanya untuk menggubah syair-syari seperti itu. Namun Rasulullah kurang puas. Lalu dipanggilah Ka’ab bin Malik dengan perintah yang sama, tampaknya juga belum memuaskan. Maka akhirnya dipanggillah Hassan bin Tsabit. Rasulullah saw memotvias Hassan dengans sabdanya,

إنَّ رُوحَ القُدُسِ لا يَزالُ يُؤَيِّدُكَ، ما نافَحْتَ عَنِ اللهِ ورَسولِهِ،

“Sesungguhnya ruhul qudus (malaikat Jibril) senantiasa membelamu selama engkau membela Allah dan RasulNya”

Baca Juga: Kisah Dakwah Rasulullah saw di Darul Arqam

Menista Para Penista Rasulullah SAW

Sesudah itu Hassan membuat syair yang meggambarkan kemuliaan Rasulullah saw dan merendahkan para penghinanya. (HR. Muslim)

Hadits di atas paling tidak memberika dua pelajaran bagi kita,

Pertama, tidak ada kehormatan bagi orang yang telah menghina Rasulullah saw, dia layak dikecam, layak diungkap namanya agar kaum muslimin mengetahui keburukannya.

Kedua, wujud dari keimanan kita kepada Rasulullah saw selain mengimani kerasulannya mentaatai segala ajarannya, juga adalah membela nama baiknya jika ada pihak-pihak yang menghinanya.

Rasulullah saw adalah pribadi yang agung, mulia karena dimuliakan Allah, tinggi karena ditinggikan Allah. Karenanya sebagai umatnya kita diperintahkan untuk mencintainya, mengagungkannya dan memuliakannya. Bahkan, walaupun tidak ada perintah khusus dalam Al-Quran atau hadits untuk memuliakan beliau, sudah semestinya kecintaan dan pemuliaan setiap muslim diberikan kepada Rasulullah saw.

Betapa tidak, beliau sangat mencintai kita sebagai umatnya, karena cintanya itu beliau berupaya sekuat tenaga untuk menyampaikan ajaran Allah taala agar umatnya memiliki jalan terang yang diridhai Allah untuk keselamatannya di dunia dan akhirat.

Untuk hal tersebut beliau melewati berbagai peristiwa yang amat berat dan pedih. Semua itu tak lain untuk keselamatan kita di dunia dan akhirat. Bagaimana kita sebagai umatnya tidak mencintai dan memuliakan beliau?

Karenanya sudah sepantasnya jika kita sebagai kaum muslimin marah, mengingkari dan mengecam keras setiap ucapan maupun tindakan yang mengarah kepada pelecehan dan penghinaan terhadap kehormatan dan kemuliaan Rasululah saw.

Ini sesunguhnya merupakan konsekwensi logis, bahkan langsung berkaitan dengan tingkat keimanan kita. Mengapa? Karena tidak ada seorang pun yang waras yang diam saja apabila ada orang lain yang menghina orang yang sangat dia cintai, misalnya orang tuanya, gurunya atau siapa yang dia idolakan. Dia pasti akan menolaknya, mengecamnya dan mengingkarinya.

Jika demikian halnya, maka sikap tersebut lebih layak dilakukan kepada orang yang menghina Rasulullah saw. Karena keimanan kita mengajarkan kita untuk mencintai Rasulullah saw lebih dari cinta kita kepada orang tua dan anak kita dan semua orang.

Rasulullah saw bersabda,

لاَ يُؤْمِنُ أَحَدُكُمْ حَتَّى أَكُونَ أَحَبَّ إِلَيْهِ مِنْ وَالِدِهِ وَوَلَدِهِ وَالنَّاسِ أَجْمَعِينَ

Tidak sempurna iman kalian sebelum aku lebih dia cintai dibanding orang tuanya, anaknya dan semua manusia (HR. Bukhari)

Setiap tahun kita peringati hari maulid beliau dengan penuh pengkhayatan dan pengagungan dan kita nyatakan bahwa hal tersebut kita lakukan sebagai bukti cinta kita kepada beliau. Maka tentu sebagai bukti cinta kita, kita tidak boleh tinggal diam terhadap penghinaan kepada Rasulullah saw.

Di sisi lain, kejadian ini hendaknya mengingatkan kita untuk mempertegas kembali dan memperkuat kembali kecintaan kepada Rasulullah saw. Kita kenali sirahnya, kita pelajari sabda-sabdanya dan kita ikuti jalan dan petunjuknya. [Ln]

Tags: Menista Para Penista Rasulullah
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Sedikit Dosa, Pas-pasan Pahala

Next Post

Membuat Celengan dari Kotak Sepatu

Next Post
Membuat Celengan dari Kotak Sepatu

Membuat Celengan dari Kotak Sepatu

Abu Sufyan bin Harits Mempersiapkan Kematian

Abu Sufyan bin Harits Mempersiapkan Kematian

Saat Kamu Dijodohkan Oleh Orang Tua

Saat Kamu Dijodohkan Oleh Orang Tua

  • Pastikan Sabun yang Kamu Gunakan Halal

    Pastikan Sabun yang Kamu Gunakan Halal

    173 shares
    Share 69 Tweet 43
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    700 shares
    Share 280 Tweet 175
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8152 shares
    Share 3261 Tweet 2038
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2008 shares
    Share 803 Tweet 502
  • KBIHU Aisyiyah Batang Gelar Pelepasan Jemaah Haji 2026, Bekali Calon Jemaah dengan Kesiapan Fisik dan Spiritual

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3629 shares
    Share 1452 Tweet 907
  • Sultan Sidoarjo Mengajak Keliling Rumah Mewah, Seperti di Istana

    127 shares
    Share 51 Tweet 32
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4183 shares
    Share 1673 Tweet 1046
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11234 shares
    Share 4494 Tweet 2809
  • 25 Nama Bayi Laki-Laki Berawalan Huruf Z dalam Bahasa Arab

    862 shares
    Share 345 Tweet 216
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga