• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 23 September, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Khazanah

Inilah Profil Habib Hussein Al Muthahar, Pencipta Lagu Hari Merdeka

17/08/2019
in Khazanah
84
SHARES
644
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com – Lagu “Hari Merdeka” 17 Agustus 1945 yang sering dikumandangkan dalam rangkaian peringatan Hari Kemerdekaan Indonesia diciptakan oleh H. Muthahar. Banyak orang mengira H singkatan dari Haji. Namun ternyata dia adalah Habib Husein Al Muthahar, kakek dari da’i kondang Semarang, Habib Umar Muthahar.

Habib Husib Muthahar, lahir di Semarang, 5 Agustus 1916. Ia aktif ambil bagian dalam perjuangan dan perjalanan bangsa.

Ia ikut dalam “Pertempuran Lima Hari” melawan Belanda yang heroik di Semarang.

Ketika pemerintah pusat terpaksa pindah dari Jakarta ke Yogyakarta, ia diajak Panglima Angkatan Laut saat itu Laksamana Muda Mohammad Nazir sebagai sekretaris panglima, dan diberi pangkat kapten angkatan laut.

Ketika mendampingi Laksamana Muda Nazir asal daerah Danau Maninjau Sumatera Barat itulah, Bung Karno juga merasa memerlukan Habib. Ia meminta Habib sebagai sopir yang mengemudikan mobilnya di Semarang, beberapa hari setelah “Pertempuran Lima Hari.”

Kemudian Sang Habib pun diminta oleh Bung Karno untuk dijadikan ajudan, dan diberi pangkat mayor angkatan darat.

Belanda melancarkan agresi tahun 1948, Bung Karno, Bung Hatta dan pimpinan negara lainnya dibuang ke Sumatera, setelah serangan Belanda yang melumpuhkan ibukota Yogyakarta pada 1948 itu.

Dalam keadaan genting akan dibuang ke Sumatera itu, Bung Karno menitipkan pada Habib Husin Muthahar, bendera merah putih yang pertama kali dikibarkan pada proklamasi kemerdekaan di Pegangsaan Timur. Bendera itu dijahit sendiri oleh Ibu Fatmawati, istri Bung Karno, ibunda Megawati.

Sembari ikut gerilya, Muthahar pun berhasil menyelamatkan bendera itu, yang kemudian dikenal sebagai Bendera Pusaka.

Habib Husein Muthahar adalah juga seniman, pencipta lagu. Dalam semangat kemerdekaan yang sedang menggebu, ia menciptakan lagu 17 Agustus. Ia juga menciptakan puluhan lagu bernuansa perjuangan, seperti Syukur, Hymne Pramuka, dan Dirgayahu Indonesiaku.

Ia juga dikenal sebagai tokoh kepanduan dan pendiri Gerakan Pramuka, serta pernah menjabat sebagai Duta Besar RI di Takhta Suci Vatikan, pusat agama Katholik sedunia.

Muthahar meninggal dunia di Jakarta tanggal 9 Juni 2004 di usia 88 tahun.

Ia berhakndimakamkan di Taman Pahlawan Nasional Kalibata karena menerima anugerah Tanda Kehormatan Negara Bintang Mahaputera atas jasanya menyelamatkan Bendera Pusaka Merah Putih dan juga menerima anugerah Bintang Gerilya atas jasanya ikut dalam perang gerilya pada tahun 1948-1949.

Akan tetapi, ia tidak menginginkan itu. Sesuai dengan wasiatnya, ia merasa sebagai rakyat biasa karena itu ingin dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Jeruk Purut Jakarta Selatan.[ind/berbagaisumber]

Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Dapur Kurban untuk Masyarakat Kurang Mampu

Next Post

Kriteria Jurnalis Muslimah Prokreatif di Era 4.0

Next Post

Kriteria Jurnalis Muslimah Prokreatif di Era 4.0

Selama 3 Hari Bendera Merah Putih Berkibar di Balai Kota San Francisco

Kasus Vina Garut, AILA: Pemerintah Harus Cepat Turun Tangan

  • Roemah Kebaya Vielga Hadirkan Koleksi Janggan Noir Sebagai Kebaya Modern untuk Segala Aktivitas

    Roemah Kebaya Vielga Hadirkan Koleksi Janggan Noir Sebagai Kebaya Modern untuk Segala Aktivitas

    161 shares
    Share 64 Tweet 40
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9385 shares
    Share 3754 Tweet 2346
  • Ketua Kossuma Sleman DIY Lolos Seleksi Australia Awards 2026

    72 shares
    Share 29 Tweet 18
  • Pagelaran Fashion Muslim Modest Wear Ramadan in Style

    880 shares
    Share 352 Tweet 220
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4821 shares
    Share 1928 Tweet 1205
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4246 shares
    Share 1698 Tweet 1062
  • Kolaborasi DW EXCLUSIVE, WOU BATIK dan KELASMODELLING.ID pada Panggung Fashion Nation dengan Koleksi Multikreasi

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Ular dan Penampakan Jin

    540 shares
    Share 216 Tweet 135
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1301 shares
    Share 520 Tweet 325
  • Mengenal Tiga Warna Favorit Nabi Muhammad

    426 shares
    Share 170 Tweet 107
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga