• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Jumat, 7 Agustus, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Khazanah

Hukum Beli Emas Online

22/02/2026
in Khazanah
Emas yang Jadi Mahar, Apakah Wajib Zakat

foto:pixabay

95
SHARES
732
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

HUKUM beli emas online.

Ustadz, Saya mau bertanya. Saat ini, banyak yang membeli emas (logam mulia atau perhiasan) secara online di marketplace. Bagaimana pandangan fikih terkait hal ini?

Ustadz Dr. Oni Sahroni, MA menangapi pertanyaan ini.

Ada ketentuan yang harus dipenuhi dalam jual dan beli emas secara online.

Jual beli emas secara online itu diperkenankan, dengan ketentuan, jelas emas yang dibeli, berapa kadarnya, kapan dan di mana diserahterimakan (ijab qabul) dan emasnya ada (jika dibeli tunai) atau bisa diserahterimakan (jika tidak tunai).

Ketentuan tersebut bisa dijelaskan dalam poin-poin berikut.

Pertama, emas yang dibeli harus ada (jika dibeli tunai), atau bisa diserahterimakan sesuai waktunya (jika tidak tunai), baik fisiknya ataupun bukti kepemilikannya (nonfisik), sebagaimana keputusan lembaga Fikih OKI nomor 53 6/4.

Serah terima nonfisik tersebut bisa dilakukan dalam beli emas secara online, di antaranya pada saat penjual menerima bukti atau notifikasi pengiriman transfer uang sebagai harga dari pembeli.

Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

Begitu pula, emas dikategorikan dimiliki oleh pembeli saat bukti kepemilikan emas (yang legal) telah diterima pembeli.

Oleh karena itu, membeli emas kepada perusahaan yang resmi atau teregistrasi, diawasi oleh otoritas, serta mendapatkan sertifikat dari DSN MUI, seperti bank syariah, menjadi pilihan karena aman dan halal juga untuk memitigasi dari penyimpangan, seperti membeli emas secara online, tetapi ternyata emasnya tidak ada atau tidak bisa diserahterimakan atau tidak sesuai kriteria.

Keniscayaan untuk memilih mitra dan penjual yang amanah itu juga sesuai tuntunan hadits Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam.

Dari Ibnu Umar berkata: Ada seseorang mengadu kepada Rasulullah bahwa ia tertipu dalam jual beli. Lalu beliau bersabda, “Jika engkau berjual beli, katakanlah ‘Janganlah melakukan tipu daya’.” (Muttafaq ‘alaihi).

Kedua, jelas kadar yang dibeli, kapan dan bagaimana diserahterimakan (ijab qabul).

Jika transaksi online telah memuat poin-poin tersebut dan disepakati, maka telah terjadi ijab qabul yang sah.

Baca juga: Hukum Menggunakan Rice Cooker Berlapis Emas

Hukum Beli Emas Online

Lebih lanjut, Standar Syariah Internasional AAOIFI Nomor 38 tentang at-Ta’amulat al-Maliyah bil-Internet, Keputusan Lembaga Fikih OKI nomor 52 3/6 dan keputusan Nadwah Baraka yang diselenggarakan 3 Desember tahun 2000, di Makkah menjelaskan, transaksi secara online itu dikategorikan dalam satu majelis (tempat akad) atau berbeda itu dibagi dalam dua kondisi:

1. Jika media transaksi itu gambar atau suara, seperti video call, telepon, dan media sejenis, dikategorikan hadir dan bertemu dalam satu tempat (baina hadhiraini).

Karena, pembeli dan penjual hadir dan bertemu online dalam satu waktu.

2. Jika media yang digunakan adalah tulisan seperti melalu surat elektronik dan sarana tulisan sejenis, dikategorikan beda majelis dan waktu karena waktu bertransaksi itu tidak sama atau ada jeda waktu antara ijab dan qabul.

Ketiga, jika emas yang dibeli tersebut dititip ke penjual, harus dijelaskan jenis dan posisi emas yang menjadi milik pembeli.

Jika satu lempengan emas dimiliki oleh beberapa orang nasabah, diperjelas apakah setiap pemilik memiliki bagian tertentu dari fisik emas atau kepemilikannya berdasarkan porsi.

Kedua-duanya diperkenankan sebagaimana Standar Syariah Internasional AAOIFI No 57 tentang Emas.

Keempat, jika beli tidak tunai, pembeli diberikan hak untuk membatalkan atau melanjutkan transaksi saat emas yang diterimanya tidak sesuai pesanan agar hak pembeli dan penjual bisa dipenuhi dan tidak dirugikan.

Dalam fikih dikenal dengan khiyar ru’yah yang melekat dan menjadi hak pembeli karena barang yang dibeli tidak dilihat.

Secara umum, pembelian emas secara online ini sesuai maqashid syariah (hifzdul mal), yaitu memudahkan untuk memiliki emas dan berbisnis, sebagaimana tuntunan umum dalam hadits Rasulullah, “Allah memberikan rahmat kepada hamba yang mempermudah jika menjual, mempermudah jika membeli.” (HR. Bukhari).

Tidak ada nash yang sharih (jelas) dan sahih, begitu pula konsensus para ulama yang melarang transaksi ini.

Oleh karena itu, transaksi ini diperkenankan dalam Islam. Wallahu A’lam.[Sdz]

Tags: Hukum Beli Emas Online
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Urgensi Kepemimpinan dan Kekuasaan Dalam Islam

Next Post

Menelan Ingus saat Puasa

Next Post
Beda Anosmia dengan Gejala Covid

Menelan Ingus saat Puasa

Simak, Tujuh Ritual Perawatan Wajah Sebelum Tidur untuk Menjaga Kesehatan Kulit

Simak, Tujuh Ritual Perawatan Wajah Sebelum Tidur untuk Menjaga Kesehatan Kulit

Apakah Insting Hewan Lebih Kuat Dari Akal Manusia

Apakah Insting Hewan Lebih Kuat Dari Akal Manusia

  • Ashanty, Anang dan Azriel Rayakan Wisuda Bersama di Universitas Airlangga

    Ashanty, Anang dan Azriel Rayakan Wisuda Bersama di Universitas Airlangga

    4296 shares
    Share 1718 Tweet 1074
  • 5 Ide Kreasi Camilan Simpel dengan Rice Paper yang Renyah dan Lezat

    297 shares
    Share 119 Tweet 74
  • 5 Objek Wisata Terbaik di Cilacap

    189 shares
    Share 76 Tweet 47
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9049 shares
    Share 3620 Tweet 2262
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4098 shares
    Share 1639 Tweet 1025
  • Shobrun Jamil, Bersabar Seperti Aisyah

    323 shares
    Share 129 Tweet 81
  • Siswa-Siswi SMA Jakarta Islamic School Berhasil Tembus Universitas Ternama di Berbagai Negara

    85 shares
    Share 34 Tweet 21
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4734 shares
    Share 1894 Tweet 1184
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2405 shares
    Share 962 Tweet 601
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2333 shares
    Share 933 Tweet 583
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga