DI TENGAH banyaknya pilihan makanan saat ini, pertanyaan yang paling sering muncul adalah, “Apakah ini halal?” Pertanyaan tersebut tentu sangat penting karena seorang muslim wajib memperhatikan kehalalan makanan yang dikonsumsinya. Namun, ada satu hal yang sering terlupakan: apakah makanan itu juga baik bagi tubuh dan jiwa kita?
Pesan inilah yang disampaikan dalam postingan di atas. Allah berfirman agar manusia memakan makanan yang halal dan baik (thayyib). Halal berkaitan dengan hukum, sedangkan thayyib berkaitan dengan kualitas dan dampak dari makanan tersebut. Tidak semua yang halal otomatis menyehatkan jika dikonsumsi berlebihan atau dengan cara yang salah.
Baca Juga: Shalat Taubat: Manfaat, Tata Cara, dan Keutamaannya
Halal Saja Tidak Cukup, Pilih yang Membuat Tubuh dan Jiwa Lebih Baik
Hari ini banyak orang sibuk memastikan kehalalan suatu produk, tetapi jarang bertanya apakah makanan itu membuat tubuh lebih kuat atau justru perlahan merusak kesehatan. Misalnya, makanan yang tinggi gula, garam, dan lemak mungkin halal, tetapi jika dikonsumsi terus-menerus tanpa batas dapat meningkatkan risiko obesitas, diabetes, tekanan darah tinggi, dan penyakit jantung.
Konsep thayyib mengajarkan kita untuk lebih bijak dalam memilih makanan. Makanan yang baik bukan hanya enak di lidah, tetapi juga memberikan manfaat bagi tubuh. Sayur, buah, protein yang cukup, air putih, dan makanan yang diolah dengan baik adalah contoh makanan yang lebih mendekati prinsip thayyib.
Selain kesehatan fisik, makanan juga dapat memengaruhi kondisi batin. Banyak ulama menjelaskan bahwa makanan yang baik akan membantu hati lebih tenang dan memudahkan seseorang dalam beribadah. Sebaliknya, kebiasaan mengonsumsi makanan berlebihan, tidak sehat, atau sekadar mengikuti hawa nafsu dapat membuat tubuh mudah lelah dan ibadah terasa berat.
Halal adalah batas yang ditetapkan syariat, sedangkan thayyib adalah bentuk kasih sayang Allah agar manusia menjaga kesehatannya. Ketika keduanya dipadukan, seorang muslim tidak hanya terhindar dari yang haram, tetapi juga berusaha memilih yang paling bermanfaat.
Karena itu, sebelum membeli atau mengonsumsi sesuatu, cobalah bertanya dua hal: “Apakah ini halal?” dan “Apakah ini baik untuk tubuh saya?” Pertanyaan kedua sering kali menjadi pengingat agar kita tidak asal makan hanya karena rasanya enak atau sedang viral di media sosial.
Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.
Menjaga pola makan sebenarnya adalah bagian dari rasa syukur atas nikmat kesehatan yang Allah berikan. Tubuh yang sehat akan memudahkan kita bekerja, beribadah, belajar, dan menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih baik.
Pada akhirnya, makanan bukan sekadar pengisi perut. Apa yang kita konsumsi setiap hari akan memengaruhi energi, kesehatan, bahkan kualitas hidup kita di masa depan. Maka, jangan hanya mencari yang halal, tetapi juga usahakan memilih yang halal sekaligus thayyib agar tubuh kuat, hati tenang, dan hidup lebih berkah. [DW]





