• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, 21 Februari, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Khazanah

Filatosofi, Filosofi di Balik Lato-lato

22/01/2023
in Khazanah, Unggulan
Filatosofi, Filosofi di Balik Lato-lato

foto: suara.com

525
SHARES
4k
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

FILATOSOFI. Jangan mencari istilah tersebut dalam kamus, karena tidak akan ada. Ustaz Arafat menulis tentang filosofi di balik permainan lato-lato yang kini tengah digandrungi anak-anak.

Ini adalah istilah yang baru terlintas dalam benak saya, jadi langsung saja dieksekusi menjadi tulisan.

Awalnya, karena belakangan ini sering melihat anak-anak di lingkungan sekitar bermain lato-lato.

Ketika saya renungkan, ternyata banyak pelajaran yang bisa kita petik dari permainan yang tiba-tiba viral tersebut. Oleh karena itu terbentuklah kata filatosofi, yang artinya filosofi lato-lato.

Pertama, permainan ini mengajarkan tentang semangat untuk langsung bertindak. Secara teori sebenarnya pemain lato-lato harus mengerti dulu hukum fisika tentang kekekalan momentum dengan rumus:

m1v1 + m2v2 = m’1v’1 + m’2v’2

m adalah massa dan v adalah kecepatan, sebelum dan sesudah tumbukan lenting sempurna terjadi. Itupun masih harus memperhitungkan panjang tali dan tegangan tali yang merupakan gaya sentripetal.

Tali inilah yang berpengaruh terhadap kecepatan linier bola 1 dan bola 2. Akan lebih baik lagi jika sang pemain juga menguasai ketiga Hukum Newton tentang gerak benda.

Namun kenyataannya, tak ada seorangpun anak yang membebani diri mereka dengan semua rumus tersebut. Cukup langsung bertindak saja.

Ambil mainan itu, sematkan pada jari, dan mulai goyangkan! Demikianlah kehidupan, kadang teori itu membuat kita takut bertindak.

Baca Juga: Lato-Lato Bisa Kurangi Ketergantungan Anak terhadap Gadget

Filatosofi, Filosofi di Balik Lato-lato

Mau menulis buku merasa perlu baca seratus literatur, mau jualan online merasa wajib menyimak seratus tutorial. Akibatnya tidak jadi-jadi jualannya.

Belajar dari lato-lato, langsung saja bertindak! Kita mahir dengan praktik, bukan dengan teori.

Kedua, permainan ini mengajarkan tentang kebersamaan. Sampai detik ini saya belum pernah melihat anak-anak bermain lato-lato dengan satu buah bola!

Tentu saja tak akan berhasil. Butuh dua bola yang bekerja bersama agar permainan ini sukses.

Tak ubahnya hidup ini terkadang ada saja yang akan lebih bermakna jika dikerjakan bersama. Contohnya shalat berjamaah, yang tak akan berhasil jika hanya seorang diri.

Minimal diperlukan dua orang untuk meraih pahala jamaah.

Ketiga, nilai-nilai percaya diri bisa kita lihat dari lato-lato. Betapa permainan dengan harga sangat murah ini, terbukti bisa mengalihkan perhatian anak-anak dari benda-benda mahal mereka seperti smartphone.

Dengan kata lain, untuk menjadi pemenang dalam kehidupan ini tidak selalu ditentukan oleh faktor modal.

Jangan sampai tidak ada dana menjadi alasan kita untuk tidak berusaha. Apalagi merasa pesimis duluan seolah pasti akan dikalahkan oleh mereka yang bermodal besar.

Keempat, kita belajar untuk menilai orang lain secara seimbang. Karena setiap orang pasti punya kelebihan dan kekurangan.

Sama seperti lato-lato, mainan ini punya kekurangan yaitu menimbulkan suara “taktak-taktak” yang mengganggu.

Selain itu talinya rawan putus, sehingga bola yang keras itu bisa terpental dan membahayakan.

Namun di balik kekurangan tersebut, lato-lato juga punya kelebihan bisa mengurangi intensitas anak-anak dengan gadget mereka.

Selain itu, lato-lato terbukti menumbuhkan kembali semangat bersosialisasi. Karena bermain lato-lato itu semakin seru jika bersama teman-teman.

Saya sendiri tidak menyangka bisa mengarang panjang seperti ini hanya mengupas lato-lato, sambil Anda tersenyum-senyum sendiri membacanya.

Hanya mainan inilah yang bisa melato-latokan hati kita berdua.[ind]

Sumber: https://t.me/semangatsubuh

 

Tags: FilatosofiFilosofi di Balik Lato-lato
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Lima Langkah Sehatkan Mental

Next Post

Fitnah Syahwat Dunia

Next Post
Perhatikan Jejak yang Kita Torehkan di Bumi

Fitnah Syahwat Dunia

Hujan Keberkahan di Gaza

BMKG Prediksi Cuaca Jabodetabek Berpotensi Hujan Ringan Hari Ini

Jakarta Islamic School Dapat Penghargaan Best Islamic Education Award

Jakarta Islamic School Dapat Penghargaan Best Islamic Education Award

  • Hukum shalat sendirian bagi laki-laki

    Penjelasan Ustaz Adi Hidayat tentang Hukum Shalat Sendiri di Rumah bagi Laki-Laki

    1906 shares
    Share 762 Tweet 477
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    1737 shares
    Share 695 Tweet 434
  • Fadkhera Tancap Gas Perkuat Produksi Tawarkan Sukuk Musyarakah di Urun-RI, Proyeksi Imbal Hasil 15,01 persen

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Mandi Junub Menggunakan Shower

    5007 shares
    Share 2003 Tweet 1252
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    7988 shares
    Share 3195 Tweet 1997
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3514 shares
    Share 1406 Tweet 879
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11172 shares
    Share 4469 Tweet 2793
  • 4 Golongan yang Dirindukan Surga

    388 shares
    Share 155 Tweet 97
  • Makna Talak dalam Kata “Udahan” yang Diucapkan Suami

    1001 shares
    Share 400 Tweet 250
  • Yang Berhak Memandikan Jenazah Ibu

    2930 shares
    Share 1172 Tweet 733
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga