ChanelMuslim.com media onlie keluarga, media islam

Sabtu, 05 Desember 2020 | 20 Rabiul Akhir 1442 H
Login
Register

 


 
 
 
 
KHAZANAH

Daar Al-Qalam Bahas Sejarah Pers dan Media Islam di Era Penjajahan Sampai Kemerdekaan

16 March 2020 21:45:01
Daar Al-Qalam Bahas Sejarah Pers dan Media Islam di Era Penjajahan Sampai Kemerdekaan
Daar Al-Qalam Bahas Sejarah Pers dan Media Islam di Era Penjajahan Sampai Kemerdekaan

oleh: Nurrizal (Peserta Daar Al-Qalam)

ChanelMuslim.com – Daar Al-Qalam (Jurnalis Muslim Bangkitkan Peradaban Islam) mengadakan pertemuan pertama dalam program peningkatan skill media dan jurnalistik yang diadakan oleh Mujahid Dakwah Media, bertempat di Masjid Darul Khair Villa Samata Gowa Sulawesi Selatan, Ahad (15/3/2020).

Pemateri Daar Al-Qalam Muhammad Akbar mengatakan bahwa sejarah telah mencatat perjalanan panjang perjuangan media dan pers Islam di Nusantara sampai Indonesia mendapatkan kemerdekaannya. Peran para aktivis media Islam dan jurnalis muslim sangatlah besar dalam kehidupan masyarakat bangsa dan negara.

"Kebangkitan pers dan media Islam telah tercatat dalam sejarah Nusantara, jauh sebelum kemerdekaan Indonesia. Pers Islam memiliki andil yang sangat besar dalam melakukan berbagai perlawanan terhadap berbagai bentuk kolonialisme dan penjajahan yang dilakukan oleh Belanda dan sekutunya," ujar Muhammad Akbar saat menyampaikan materinya.

Kita dapat melihat pada fase awal sekitar tahun 1906 berdiri Al-Imam sebagai majalah Islam pertama di Asia Tenggara. Ia diterbitkan di Singapura pada Jumadil Akhir 1324 H/Juli 1906 M dan berakhir pada permulaan 1909. Majalah yang menggunakan aksara Arab-Melayu atau Jawi dan diterbitkan Melayu ini dirilis di Mathba’ah (Drukkery) Melayu Tanjung Pagar, Singapura. Sayyid Ahmad Al-Hadi, yang merupakan anak angkat dari Raja Ali Kelana bin Raja Ahmad Riau, dan Syekh Muhammad Taher bin Muhammad Jalaluddin Al-Azhari,  Sayyid Muhammad bin Aqil bin Yahya dan Syekh Muhammad Salim Al-Kalali.

"Berbagai latar belakang lahirnya Al Imam adalah keterpurukan, kehancuran dan kerusakan kondisi masyarakat dan umat di bawah penjajahan Belanda, Inggris dan sekutunya, berbagai cekaman, penindasan, kekerasan, kemiskinan dialami oleh masyarakat serta tidak adanya wadah untuk menyampaikan aspirasi ummat dan tegaknya amar ma’ruf dan nahi mungkar. Dan yang paling penting adalah agar umat Islam dapat meraih kemerdekaannya," tegasnya.

Lebih lanjut, Founder Mujahid Dakwah itu mengutip sebuah edisi dari Al Imam yang menegaskan haluannya.

“Untuk mengingatkan mereka yang terlupa, membangunkan mereka yang terlelap, menunjukkan arah yang benar kepada mereka yang tersesat, memberi suara kepada mereka yang berbicara dengan bijak, mengajak umat Islam berupaya sebisa mungkin untuk hidup menurut perintah Allah, serta mencapai kebahagiaan terbesar di dunia dan memperoleh kenikmatan Tuhan di Akhirat.” (Al Imam, I Juli 1906).

Pasca kemerdekaan berbagai media massa Islam muncul di antaranya Harian Abadi. Harian Abadi menjadi corong pergerakan dari Partai Masyumi yang menjadi pengawal terhadap pemerintahan Soekarno waktu itu.

"Perjalanan panjang media massa Islam terus berlanjut pada fase kedua, yakni fase kemerdekaan Indonesia. Dalam catatan sejarah, telah terbukti bahwa media massa Islam menjadi penyuara aspirasi yang dihadapi oleh umat, baik dari segi keagamaan, sosial, ekonomi dan politik," lanjutnya.

Oleh sebab itu, kebangkitan media Islam sangat dinanti oleh umat dan masyarakat hari ini. Di tengah krisisnya penyebaran informasi, maka media Islam dengan konsepnya yang sesuai tuntunan syariat diharapkan dapat menjadi cahaya di tengah krisisnya informasi hari ini.

"Perjuangan umat Islam di Indonesia melalui media massa tampaknya telah berurat dan berakar, jauh sebelum kemerdekaan Indonesia. Jika kita bercermin melalui sejarah, akan terlihat media massa Islam menjadi roda-roda penggerak dalam perjuangan Islam, menjadi minyak sebagai pembakar perjuangan umat Islam bahkan menyelami nasib umat yang terpuruk di negeri ini," tutupnya.[ind]

 
Info Video CMM :
 
Bagaimana menurut anda mengenai isi artikel ini?
 
FOKUS
 
 
 
TOPIK :
daar al-qalam bahas sejarah pers dan media islam di era penjajahan sampai kemerdekaan
 
BERITA LAINNYA
 
 
KHAZANAH
03 November 2018 22:35:58

Keberkahan Waktu karena Membaca Alquran

 
KHAZANAH
27 December 2019 23:04:12

Mengenal Fenomena Bioluminescence dan Algae Blooms

 
KHAZANAH
13 August 2020 16:56:54

Jangan Mudah Tersandera oleh Kesedihan

 
KHAZANAH
18 February 2020 08:00:01

Pasangan Ngambek, Bagaimana Merayunya? (Bagian 1)

Pendaftaran Siswa Baru Jakarta Islamic School
 

 
 
TERBARU
 
cmm market
 
 
TERPOPULER
 
 
 
 


media online keluarga
media online keluarga

ChanelMuslim.com

Media Inspirasi Keluarga Muslim Indonesia dengan berbagai rubrik terbaik untuk keluarga muslim Indonesia kini tersedia di

media online keluarga

Nikmati kemudahan mendapatkan berbagai berita dan artikel islami disini.

media online keluarga
JANGKAU LEBIH LUAS KONSUMEN ANDA,
beriklan di ChanelMuslim.com
Hotline : 0811.1362.284