Wednesday, January 20, 2021
Chanelmuslim.com
  • Login
  • Home
  • Jendela Hati
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Sakinah
    • Pranikah
  • Ayah Bunda
    • Tumbuh Kembang
    • Parenting
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Kesehatan
    • Kecantikan
    • Komunitas
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Nasional
    • Foto News
    • Dunia
    • Palestina
    • Sekolah
    • Ekonomi
    • Opini
    • Editorial
    • Info Bisnis
    • Event
  • Khazanah
    • Ustadzah
    • Quran Hadits
    • Kisah
    • Nasihat
  • Konsultasi
    • Arsitektur
    • Kesehatan
    • Syariah
  • Galeri
    • Foto
    • Video
    • Komik
    • Market
  • Oase
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Sakinah
    • Pranikah
  • Ayah Bunda
    • Tumbuh Kembang
    • Parenting
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Kesehatan
    • Kecantikan
    • Komunitas
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Nasional
    • Foto News
    • Dunia
    • Palestina
    • Sekolah
    • Ekonomi
    • Opini
    • Editorial
    • Info Bisnis
    • Event
  • Khazanah
    • Ustadzah
    • Quran Hadits
    • Kisah
    • Nasihat
  • Konsultasi
    • Arsitektur
    • Kesehatan
    • Syariah
  • Galeri
    • Foto
    • Video
    • Komik
    • Market
  • Oase
No Result
View All Result
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Khazanah

Berlari dari Rasa Bosan

April 22, 2020
in Khazanah
0
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegramLinkedin

oleh: Isti Prihandini (Ibu Rumah Tangga)

ChanelMuslim.com – “Gimana rasanya #dirumahaja?”
“Bosen, bosen banget”

Tampaknya itu cuplikan dialog yang melimpah di masyarakat kita selama masa pandemi. Bosan, bosan, dan bosan.
Masyarakat yang patuh pemerintah, berarti sudah sebulan lebih berdiam di rumah. Keluar hanya untuk kebutuhan darurat agar dapur tetap ngebul. Itupun hanya orang dewasa yang keluar.

Sementara anak-anak, di rumah berputar-putar dengan tugas online, game online, tugas online, dan game online.

Bosan, bosan, dan bosan.

Namun, jangan khawatir. Kita tak sendiri menanggung rasa bosan itu. Begitu massal yang menanggung rasa bosan di dunia ini, saat ini.

Satu hal yang hampir pasti, wabah akan berakhir, masa karantina akan berakhir. Sesuatu yang bermula, pasti akan berujung. Kapan? Tidak ada yang tahu pasti.

Namun yang membedakan adalah bagaimana “rupa” orang-orang yang menderita bosan ini akan keluar di akhir masa karantina. Sama-sama mendapat durasi hidup 24 jam sehari di rumah, namun sangat beraneka ragam “produk” akhirnya. Sebagian melakukan kegiatan ini itu untuk “membunuh” waktu, sehingga waktu pun berlalu bagai bangkai; sia-sia. Sebagian melakukan hal-hal yang “menghidupkan” waktu, sehingga waktu pun berlalu bagai pohon; kelak ada buah dan rindang daun yang bisa dinikmati.

Tak begitu jauh di belakang kita, seorang Syaikh At Tarbiyah, KH Rahmat Abdullah sudah mengingatkan kita dengan nasihat puitisnya: Teruslah berlari, hingga kebosanan itu bosan mengejarmu.

“Berlari” dapat dimaknai berbagai bentuk. Sejarah telah mengukir dengan tinta emas karya-karya penulis yang terpuruk di penjara; sebuah tempat di mana kebosanan bercengkerama dengan penderitaan.

Di penjara di tahanan rumah selama dua tahun, Haji Abdul Malik Karim Amrullah (Hamka) menulis Tafsir Al Azhar. Tuduhan Orde Lama bahwa Hamka melakukan makar membuatnya sangat terpukul. Namun perlahan Hamka mengambil hikmah, menghidupkan waktunya di penjara dengan membaca Alquran dan menulis tafsirnya.

Ibnu Taimiyah, ulama besar dari Turki, bolak-balik tujuh kali keluar masuk penjara. Namun di penjaralah lahir karya fenomenal, Majmu-Fatawa, 20 jilid (masing-masing jilid 200-an halaman) tentang fatwa Ibnu Taimiyah mengenai akidah, tauhid, fikih, ushul, hadist, dan tafsir. Ibnu Taimiyah terus menulis hingga ajal menjemputnya di penjara Qal’ah Dimasyiq.

Tafsir Fii Zilalil Qur’an, karya Sayyid Qutb, pun ditulis di penjara. Tafsir Alquran sebanyak 30 jilid ini ditulis di tengah penyiksaan biadab Gamal Abdel Nasser, hingga akhirnya Sayyid Qutb meninggal di tiang gantungan.

Tentulah, deretan karya yang ditulis di tengah kebosanan (ditambah penyiksaan) ini masih panjang jika kita mau menengok ke belakang.

Cara “berlari” dari rasa bosan itu berbeda-beda tiap manusia. Mengatasi bosan di rumah, itu jauh lebih baik dari pada bosan di rumah sakit, apalagi penjara. Tinggal masing-masing kita pilih mana: membunuh waktu atau menghidupkan waktu.[ind]

Previous Post

Lebih dari 166 ribu Jemaah Reguler Lunasi Biaya Haji 1441H

Next Post

Ramai-ramai Tolak Perppu Kebal Hukum Penanganan Pandemi Covid-19

Next Post

Ramai-ramai Tolak Perppu Kebal Hukum Penanganan Pandemi Covid-19

Terbaru

Kasih Sayang dan Kelembutan Harus Diutamakan dalam Keluarga

Kasih Sayang dan Kelembutan Harus Diutamakan dalam Keluarga

January 20, 2021
Sajian Mudah dan Gurih dengan Muffin Telur Keju

Sajian Mudah dan Gurih dengan Muffin Telur Keju

January 20, 2021
Arti Sebuah Senyum

Arti Sebuah Senyum

January 19, 2021
AR Learning Center dan Taklim Jurnalistik Resmikan Kantor Sekretariat Yogyakarta

AR Learning Center dan Taklim Jurnalistik Resmikan Kantor Sekretariat Yogyakarta

January 19, 2021
MUI Serukan Muhasabah Nasional Respons Musibah Awal Tahun

MUI Serukan Muhasabah Nasional Respons Musibah Awal Tahun

January 19, 2021
Pendaftaran Konferensi Pemuda ASEF Young Leader Summit Resmi Dibuka

Pendaftaran Konferensi Pemuda ASEF Young Leader Summit Resmi Dibuka

January 19, 2021
Aksi Relawan Mandiri Himpunan Alumni IPB Gandeng PMI Salurkan Bantuan Gempa Sulbar

Aksi Relawan Mandiri Himpunan Alumni IPB Gandeng PMI Salurkan Bantuan Gempa Sulbar

January 19, 2021
Menggesa Produksi Vaksin Merah Putih untuk Pemulihan Pandemi Covid 19

Menggesa Produksi Vaksin Merah Putih untuk Pemulihan Pandemi Covid 19

January 19, 2021
Salimah Tabalong Distribusikan Bantuan untuk Korban Banjir

Salimah Tabalong Distribusikan Bantuan untuk Korban Banjir

January 19, 2021
Bertemu Allah

Bertemu Allah

January 19, 2021

Terpopuler

  • Ucapkan Barakallah Sebagai Pengganti Selamat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Banjir Jakarta, Rumah Bunda Neno Warisman Ikut Tenggelam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kalau Sudah Besar, Apa Masalah yang Ingin Kamu Selesaikan, Nak?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ini Cara Mengetahui Ragi Masih Aktif atau Tidak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Arti Sebuah Senyum

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hati-hati jika Anak sudah Keranjingan Ome TV

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hukum Memakai Kalung Salib

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • AR Learning Center dan Taklim Jurnalistik Resmikan Kantor Sekretariat Yogyakarta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pelajaran dari Belanda: Rasisme dan Etika Pejabat Publik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Komunitas TDA Bantu Dorong Kemandirian dan Pemberdayaan Ekonomi Lewat Pesta Wirausaha Virtual

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • About
  • Advertise
  • Careers
  • Contact

Copyright © 2016 - 2021
Chanelmuslim.com - Media Pendidikan & Keluarga

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Sakinah
    • Pranikah
  • Ayah Bunda
    • Tumbuh Kembang
    • Parenting
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Kesehatan
    • Kecantikan
    • Komunitas
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Nasional
    • Foto News
    • Dunia
    • Palestina
    • Sekolah
    • Ekonomi
    • Opini
    • Editorial
    • Info Bisnis
    • Event
  • Khazanah
    • Ustadzah
    • Quran Hadits
    • Kisah
    • Nasihat
  • Konsultasi
    • Arsitektur
    • Kesehatan
    • Syariah
  • Galeri
    • Foto
    • Video
    • Komik
    • Market
  • Oase

Copyright © 2016 - 2021
Chanelmuslim.com - Media Pendidikan & Keluarga

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In