• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, 1 Agustus, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Khazanah

Ahlul Quran Berperang dengan Terus Mengingat Alquran

17/03/2025
in Khazanah, Unggulan
Lima Kebiasaan Terbaik Membiasakan Anak Dekat dengan Alquran

Foto: Pixaabay

91
SHARES
700
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

AHLUL Quran berperang dengan terus mengingat Alquran.

Salim menjalani hidupnya bersama Rasulullah dan kaum muslimin. la tidak pernah absen dari satu peperangan pun. la juga tidak pernah berhenti beribadah. Dan persaudaraannya dengan Abu Hudzaifah semakin hari semakin erat.

Setelah Rasulullah berpulang ke rahmatullah, Khalifah Abu Bakar menghadapi persekongkolan jahat dari orang-orang murtad. Lalu, tibalah saatnya pertempuran Yamamah, suatu pertempuran yang sangat dahsyat, yang belum pernah dialami kaum muslimin sebelumnya.

Baca Juga: Makna Hadis tentang Belajar dan Mengajarkan Al-Qur’an

Ahlul Quran Berperang dengan Terus Mengingat Alquran

Kaum muslimin berperang, tidak ketinggalan Salim dan saudara seakidahnya, Abu Hudzaifah. Di awal peperangan, kaum muslimin kewalahan, hingga setiap pejuang muslim merasa bahwa menang dalam peperangan ini adalah tanggung jawabnya.

Khalid bin Walid mengumpulkan mereka lalu mengatur strategi baru yang hebat. Dua saudara, Abu Hudzaifah dan Salim, berpelukan erat saling berjanji siap syahid demi Islam yang telah memberi mereka kebahagiaan dunia dan akhirat. Lalu keduanya menceburkan diri dalam kecamuk perang yang dahsyat itu.

Abu Hudzaifah berseru, “Wahai Ahlul-Quran, hiasilah Alquran dengan tindakan kalian. ” Sementara pedangnya menyabet ke sana kemari laksana topan memorak-porandakan pasukan Musailamah al-Kadzdzab. Salim pun berseru, “Seburuk-buruk Ahlul-Quran adalah diriku, jika kaum muslimin mendapat serangan dari arahku.”

Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

Jangan berkata begitu, wahai Salim! Karena sebaik-baik Ahlul-Quran adalah dirimu.

Pedangnya bagai menari-nari, menebas kepala orang-orang murtad yang hendak mengembalikan jahiliah Quraisy dan memadamkan cahaya Islam.

Tiba-tiba, sebuah pedang musuh menebas tangannya hingga putus. Saat itu, ia memegang panji kaum Muhajirin menggantikan Zaid bin Khaththab yang telah gugur mendahuluinya. Mengetahui tangan kanannya putus, ia segera meraih bendera dengan tangan kirinya dan cerus mengibarkannya sambil membaca firman Allah,

“Dan betapa banyak nabi yang berperang didampingi orang-orang bertakwa yang jumlahnya besar. Mereka tidak menjadi lemah karena bencana yang menimpa mereka di jalan Allah. Mereka tidak lesu dan tidak menyerah (kepada musuh). Allah menyukai orang-orang yang sabar.” (Ali Imran: 146)

Alangkah mulianya semboyan ini. Inilah semboyan yang dipilih Salim saat ajal menjemputnya. Beginilah Ahlul Quran hasil didikan Nabi, yang mengingat dan melaksanakan perintah Alquran dan menjadikannya sebagai semangat saat berperang.[Ai/Sdz]

 

Sumber : Biografi 60 Sahabat Nabi, Penerbit Al Ithishom

Tags: Ahlul Quran Berperang dengan Terus Mengingat Alquran
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Seperti Mutiara dalam Lumpur

Next Post

Tradisi Itikaf di Beberapa Negara

Next Post
Khatib Jumat 9 Februari Diimbau Sampaikan Pesan Pemilu Damai dan Hargai Beda Pilihan Politik

Tradisi Itikaf di Beberapa Negara

Creators Association of Southeast Asia Bangun Industri Kreator di Asia Tenggara

Creators Association of Southeast Asia Bangun Industri Kreator di Asia Tenggara

Tidak Semua Ilmu Baik, Ini 3 Ilmu yang Tercela

Tidak Semua Ilmu Baik, Ini 3 Ilmu yang Tercela

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9001 shares
    Share 3600 Tweet 2250
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11645 shares
    Share 4658 Tweet 2911
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1154 shares
    Share 462 Tweet 289
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2314 shares
    Share 926 Tweet 579
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4717 shares
    Share 1887 Tweet 1179
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4066 shares
    Share 1626 Tweet 1017
  • Keutamaan Doa Rodhitu Billahi Robba

    3514 shares
    Share 1406 Tweet 879
  • LKC Dompet Dhuafa Aceh Tutup Pendampingan Dua Tahun, Program Bidan untuk Negeri Berlanjut di Sabang

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Heboh Londo Ireng

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2390 shares
    Share 956 Tweet 598
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga