• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, 25 April, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Khazanah

7 Pilar Berprofesi bagi Muslimah

05/12/2022
in Khazanah
Mengetahui segala hal yang ada

Foto: Pexels/Pixabay

89
SHARES
688
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ADA tujuh pilar berprofesi bagi muslimah menurut Dr Retno Wulansari. Menurut dosen ini, pilar berprofesi ini perlu dipahami agar bisa bekerja sesuai kodrat syar`i.

Baca Juga: Pentingnya Self Development bagi Muslimah dalam Dunia Kerja

7 Pilar Berprofesi bagi Muslimah

Pilar pertama, menerima fakta keragaman kedudukan maupun derajat kebaikan dalam perspektif gender.

Adanya gender laki-laki dan perempuan telah ditetapkan Allah SWT. Kedua jenis gender ini, memang sudah memiliki fungsi masing-masing yang bisa melengkapi.

Para muslimah tidak boleh iri atas perbedaan nikmat dan kedudukan dengan kaum pria. Kelebihan dan kekurangan sudah ada kadarnya agar terselip hikmah.

Muslimah yang berprofesi dilarang untuk bersifat iri hati terhadap nikmat atau kedudukan orang lain. Iri hati hanya membuat hati lebih kotor dan jiwa akan rusak.

“Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan: “Kami telah beriman”, sedang mereka tidak diuji lagi? Dan Sesungguhnya Kami telah menguji orang-orang yang sebelum mereka.

Maka, Sesungguhnya Allah mengetahui orang-orang yang benar dan Sesungguhnya Dia mengetahui orang-orang yang dusta.” (Al-Ankabut [29]: 2-3).

Pilar kedua, pertimbangan fitrah dalam distribusi tugas dan tanggung jawab.

Pertimbangan sesuai fitrah laki-laki dan perempuan, ada tugas dan tanggung jawab yang telah ada sejak penciptaannya masing-masing.

Dalam berprofesi, para muslimah harus memperhatikan secara detail terkait ketentuan dari Allah SWT. Muslimah sudah sewajarnya memikirkan fitrah yang sesuai dengan profesi yang dijalankan.

“Demi malam apabila menutupi (cahaya siang). Dan siang apabila terang benderang. Dan penciptaan laki-laki dan perempuan. Sesungguhnya usaha kamu memang berbeda-beda. (Al-Lail [92]: 1-4).

Pilar ketiga, kesadaran akan tugas pokok dan fungsi sesuai amanah.

Sahabat muslimah bisa bekerja di luar rumah, tapi harus paham tugas pokok yang harus didahulukan seperti kewajiban muslimah terhadap suaminya, kewajiban muslimah terhadap anak-anaknya dan kewajiban muslimah terhadap urusan rumah tangganya. Perlu adanya keseimbangan antara fungsi tugas pokok serta tugas profesi.

Pilar keempat, menyusun target profesi sesuai dengan koridor syariat.

Berikan target pada profesi yang dijalankan.

Macam-macam target sesuai prinsipnya berupa bekerja sebagai ibadah, amanah, dengan bersungguh-sungguh, menghargai waktu dan bekerja dengan ilmu pengetahuan yang ada.

Pilar kelima, menjauhi sifat dengki dalam akhlak ketika menempuh karir.

Dari Masruq dia berkata; “Kami pernah menemui Abdullah bin ‘Amru ketika kami tiba di Kufah bersama Mu’awiyah, kemudian dia ingat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam seraya berkata; “Beliau tidak pernah berbuat kejelekan dan tidak menyuruh untuk berbuat kejelekan.”

Lalu (Abdullah bin Amru) berkata; Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Sesungguhnya orang yang terbaik di antara kalian ialah yang paling bagus akhlaknya.“ [HR. Bukhari No. 6029].

Agama Islam selalu mengajarkan pemeluknya berakhlak baik. Sahabat muslimah terikat dengan iman dan akhlak dalam setiap keadaan.

Pilar keenam, menjadikan Allah sebagai satu-satunya penolong bagi dirinya.

“Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, Maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku, Maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah-Ku) dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran.” (Al-Baqarah [2]: 186).

Para muslimah wajib bersandar dan meminta tolong hanya pada Allah. Segala sesuatunya telah ditakdirkan oleh Allah, Ia berkuasa atas apapun yang diinginkan. Sudah selayaknya muslimah berusaha, lalu berdoa memohon pada Nya.

Pilar ketujuh, keyakinan bahwa Allah Maha Mengetahui apa yang terbaik bagi hamba-Nya.

“…boleh Jadi kamu membenci sesuatu, Padahal ia Amat baik bagimu, dan boleh Jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, Padahal ia Amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.” (Al-Baqarah [2]: 216).

Muslimah yang bekerja harus ridha atas ketetapanNya. Baik dan buruknya sudah diukur sesuai kapasitas manusia itu sendiri. Apapun hasil dan pemberiannya harus diterima [Firda/Cms]

Tags: Pilar profesi bagi muslimah
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Masjid Blackburn Menyambut Santri Darwen School untuk Interfaith Session

Next Post

Dampak Media Sosial bagi Dakwah

Next Post
Dampak media sosial bagi dakwah

Dampak Media Sosial bagi Dakwah

Jendela Langit Prigen: Harga, Fasilitas, dan Akses Jalan

Jendela Langit Prigen: Harga, Fasilitas, dan Akses Jalan

Sifat manusia yang dikhawatirkan malaikat

Maraknya Perdagangan dan Hilangnya Persatuan Umat

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8260 shares
    Share 3304 Tweet 2065
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2071 shares
    Share 828 Tweet 518
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    769 shares
    Share 308 Tweet 192
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3706 shares
    Share 1482 Tweet 927
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4235 shares
    Share 1694 Tweet 1059
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11278 shares
    Share 4511 Tweet 2820
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2205 shares
    Share 882 Tweet 551
  • Keutamaan Doa Rodhitu Billahi Robba

    3311 shares
    Share 1324 Tweet 828
  • Menghina Allah dalam Hati

    463 shares
    Share 185 Tweet 116
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4555 shares
    Share 1822 Tweet 1139
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga