ChanelMuslim.com media onlie keluarga, media islam

Rabu, 20 November 2019 | 23 Rabiul Awwal 1441 H
Login | Register

 


 
 
 
 
KESEHATAN

Yuk Bunda Kenali Siklus Hidup Penyebaran Demam Berdarah Dengue

26 February 2019 15:50:23
Yuk Bunda Kenali Siklus Hidup Penyebaran Demam Berdarah Dengue
foto: pixabay

ChanelMuslim.com – Yuk bunda kenali siklus hidup penyebaran demam berdarah dengue. Awal mula sahabat keluarga muslim terkena demam berdarah dengue (DBD) ini disebabkan virus dari nyamuk Aedes Aegypti. Dalam sepanjang tahun, DBD sering ditemukan terutama saat musim hujan.

“Siklus hidup demam dengue mencakup telur selama 1-2 hari, larva atau jentik nyamuk selama 5-7 hari, pupa selama 1-2 hari, serta menjadi nyamuk dewasa,” ujar dr. Siti Nadia Tarmizi, Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tular Vektor dan Zoonotik saat ditemui ChanelMuslim.com di kegiatan Simposium PAPDI Forum, Jakarta, Senin (25/02).

Menurut dr. Siti Nadia, telur dengue sulit diberantas karena berukuran sangat kecil. Telur ini juga bisa ditemukan dalam kondisi tempat yang lembab ataupun kering.

Setelah siklus dari telur, proses selanjutnya berubah menjadi larva atau sering dikatakan sebagai jentik nyamuk. Larva bisa terlihat secara kasat mata. Jentik nyamuk atau larva hanya muncul  di air bersih yang tidak mengalir.

Dalam tahapan larva, tahapan ini menjadi fase utama untuk membasmi nyamuk. Sahabat keluarga muslim bisa segera membasminya karena mudah ditemukan dan jentik berada di tempat hidup terbatas.

Fase selanjutnya, nyamuk yang berproses di tahapan jentik nyamuk ini menjadi pupa. Saat sahabat muslim menemukan pupa, tempat pupa tersebut sudah dipastikan kotor kurang lebih satu minggu. Pupa pun akan berubah menjadi nyamuk dewasa yang bisa menggigit tubuh manusia.

“Nyamuk Aedes Aegypti dewasa terbang di pagi ataupun sore hari, jadi setiap orang berkemungkinan digigit di waktu kapanpun,” ungkapnya.

Selain itu, ada alasan saat musim hujan demam berdarah semakin meningkat. Nyamuk Aedes Aegypti di musim hujan memiliki populasi yang banyak.  

Di musim kemarau, satu nyamuk bisa menghasilkan 100-200 telur. Ketahanan telur-telur tersebut pun mampu mencapai masa enam bulan bahkan lebih. Oleh sebab itu, saat musim hujan dan ada tempat untuk berkembang biak, telur –telur itu berubah menjadi jentik nyamuk.

“Beruntungnya, tidak semua telur tumbuh menjadi betina. Nyamuk betina nantinya bisa membuat telur kembali dan mengisap darah manusia,” tambahnya.

Meski begitu, seekor nyamuk bisa menghasilkan 100 telur. Jika dalam suatu lingkungan ada lima nyamuk betina, 500 calon telur yang akan bertambah semakin meningkat.

“Karena kita tahu proses DBD, kita seharusnya lebih menjaga diri dan lingkungan agar bersih,” pungkasnya. (Firda)

 
Info Video CMM :
 
Bagaimana menurut anda mengenai isi artikel ini?
 
FOKUS
 
 
Bantu Pengungsi Gempa Maluku bersama Chanel Muslim
 
BERITA LAINNYA
 
 
KESEHATAN
05 April 2019 08:00:02

Ini 5 Cara Ampuh Kurangi Perut Kembung

 
KESEHATAN
21 August 2017 13:58:11

Detoksifikasi Kulit Wajah Alami dengan Cuka Apel

 
indonesia dermawan, act, aksi cepat tanggap, cmm peduli
 
 
Pendaftaran Siswa Baru Jakarta Islamic School
 
TERBARU
 
Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF)
 
Buku Pilu di Palu Mam Fifi
 
TERPOPULER
 
 
Jual Buku Mencintaimu Dengan Cinta Yang Lebih Tertata Penulis Fifi P.Jubilea
 
 


media online keluarga
media online keluarga

ChanelMuslim.com

Media Inspirasi Keluarga Muslim Indonesia dengan berbagai rubrik terbaik untuk keluarga muslim Indonesia kini tersedia di

media online keluarga

Nikmati kemudahan mendapatkan berbagai berita dan artikel islami disini.

media online keluarga
JANGKAU LEBIH LUAS KONSUMEN ANDA,
beriklan di ChanelMuslim.com
Hotline : 0813.1956.2284