• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Jumat, 6 November, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Healthy

Diet dengan Brokoli, Begini Cara Mengolahnya

15/06/2026
in Healthy, Unggulan
Diet dengan Brokoli, Begini Cara Mengolahnya

Diet dengan Brokoli, Begini Cara Mengolahnya (foto: pixabay)

136
SHARES
1k
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

DIET dengan Brokoli merupakan salah satu menu diet yang sangat baik dan tepat untuk dikonsumsi karena tinggi nutrisi.

Akan tetapi, meski brokoli jadi menu diet paling bagus untuk hidup sehat, kita sering hanya mengkonsumsi bonggol brokoli saja dan sering membuang batangnya.

Padahal, batang brokoli tidak kalah sehat, tinggi nutrisi dan bisa dimakan. Untuk itu, kita perlu mengetahui cara pengolahan batang brokoli yang tepat.

Baca Juga: Empat Cara Memasak Brokoli agar Kandungan Gizi Terjaga

Diet dengan Brokoli, Begini Cara Mengolahnya

Dilansir dari NDTV Food, ini cara mengolah batang brokoli agar bisa dimakan dan jadi menu diet harian yang tepat:

1. Kaldu sayuran

Batang brokoli bisa untuk untuk membuat kaldu yang sehat. Cara dengan belah batang brokoli jadi beberapa bagian dan masukkan ke dalam kaldu. Masak hingga mendidih dan kaldu sayuran jadi.

2. Tumis

Karena tidak butuh dimasak dalam waktu lama, batang brokoli bisa dimasak dengan cara tumis. Cukup kupas bagian kulit terluarnya dan potong-potong sesuai selera.

Batang brokoli yang renyah mudah dimakan dan tinggi serat.

3. Sup sayuran

Jika suka makan sup sayuran, tambahkan batang brokoli ke dalam sup sayuran favorit.

Caranya mudah, kupas kulit yang keras bagian luar batang, dan potong-potong bagian dalam batang brokoli yang empuk seperti sayuran lain.

4. Jus sayuran

Batang brokoli tidak memiliki rasa yang terlalu kuat seperti bonggolnya yang hijau sehingga sangat cocok sebagai tambahan jus sayuran.

Minum di pagi dan siang hari karena mengandung nutrisi lengkap dan serat tinggi sehingga bisa mengenyangkan perut dalam waktu lama.

5. Camilan mentah

Tahukah kamu, ternyata batang brokoli bahkan bisa dimakan dalam keadaan mentah. Seperti cara pada umumnya, kupas kulit terluarnya yang keras dan belah jadi dua hingga empat bagian memanjang dan jadikan camilan.

Rasanya cukup manis dan renyah seperti wortel. Sangat baik sebagai alternatif camilan sehat.

6. Salad

Karena bisa dimakan mentah dan teksturnya empuk dan renyah, batang brokoli bisa jadi bahan tambahan salad.

Baik itu salad sayuran maupun salad buah, karena rasanya yang segar dan tidak mengganggu bahan salad lainnya.

7. Acar

Bagian dalam batang brokoli yang empuk juga enak dijadikan acar seperti wortel dan mentimun. Teksturnya yang tidak berair, renyah dan padat sangat baik dijadikan acar.

Gizinya tidak akan hilang jika diolah menjadi acar, apalagi bisa dimakan begitu saja.

Nah, ternyata batang brokoli bisa dijadikan aneka menu sayuran dan salad bukan. Jadi mulai sekarang jangan dibuang ya! Semoga bermanfaat. [jwt/ind]

Sumber: vemale

Tags: cara mengolah batang brokoliDiet dengan Brokoli
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Simak Cara Membuat Masker Wajah dari Kacang Kedelai

Next Post

Penampilan Kece, Tingkatkan Rasa Percaya Diri dalam Berpakaian

Next Post
Penampilan Kece, Tingkatkan Rasa Percaya Diri dalam Berpakaian

Penampilan Kece, Tingkatkan Rasa Percaya Diri dalam Berpakaian

Cara Cerdas Mengolah Makanan untuk Mengurangi Risiko Zat Pemicu Kanker

Cara Cerdas Mengolah Makanan untuk Mengurangi Risiko Zat Pemicu Kanker

Noona Romance, Tren Menikah dengan Perempuan Lebih Tua di Korea

Mempelai Pria Menggunakan Nama Ayah Sambung, Sahkah Pernikahannya

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9688 shares
    Share 3875 Tweet 2422
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1470 shares
    Share 588 Tweet 368
  • Konser Bocelli di Jakarta Tetap Berlangsung

    88 shares
    Share 35 Tweet 22
  • Kolaborasi Salimah, INKOSSUMA dan Bank Indonesia Gelar Literasi Ekonomi Syariah

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2529 shares
    Share 1012 Tweet 632
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4379 shares
    Share 1752 Tweet 1095
  • Panduan Menanam Melon dari Semai Sampai dengan Panen

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Waktu Terbaik Umroh Itu Kapan? Kenali Periode Sepi Jemaah

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Alasan 5 Produk Kecantikan yang Sebaiknya Tidak Disimpan di Kamar Mandi

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Bagaimana Cara Membersihkan Babat Sapi agar Tidak Bau Amis dan Empuk Saat Dimasak?

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga