MALAM hari menjadi waktu yang penting untuk merawat kulit wajah. Setelah seharian beraktivitas, wajah tidak hanya terkena debu dan polusi, tetapi juga keringat, minyak, sisa makeup, dan tabir surya. Karena itu, tidur tanpa membersihkan wajah bukan kebiasaan yang baik untuk dipertahankan.
Perawatan wajah malam hari sebenarnya tidak harus menggunakan banyak produk. Yang lebih penting adalah urutannya benar, produknya sesuai kebutuhan kulit, dan dilakukan secara konsisten. American Academy of Dermatology (AAD) juga menekankan bahwa terlalu banyak produk justru dapat menyebabkan iritasi.
Baca Juga: Tips Merawat Charger Ponsel agar Tidak Cepat Rusak
Tahapan Perawatan Wajah di Malam Hari yang Benar untuk Wanita
1. Bersihkan makeup dan sunscreen terlebih dahulu
Jika menggunakan makeup, langkah pertama adalah menghapus makeup dengan micellar water, cleansing balm, cleansing oil, atau produk pembersih lain yang sesuai dengan kulit. Jangan langsung menggosok wajah dengan keras hanya karena ingin makeup cepat hilang.
Sisa makeup dan sunscreen sebaiknya benar-benar dibersihkan sebelum tidur. Kementerian Kesehatan RI juga mengingatkan pentingnya membersihkan kotoran, sisa makeup, dan tabir surya pada malam hari.
2. Cuci wajah dengan pembersih yang lembut
Setelah makeup terangkat, lanjutkan dengan facial wash. Pilih pembersih yang lembut dan tidak membuat kulit terasa tertarik setelah dicuci. Gunakan air suam-suam kuku dan aplikasikan pembersih menggunakan ujung jari.
Hindari menggosok wajah terlalu kuat menggunakan spons atau scrub. Menurut AAD, menggosok kulit secara agresif justru dapat menyebabkan iritasi. Setelah dibilas, keringkan wajah dengan menepuk-nepuk menggunakan handuk bersih.
3. Gunakan toner jika memang dibutuhkan
Toner bukan produk wajib dalam rutinitas skincare. Jika kulit terasa nyaman tanpa toner, langkah ini sebenarnya bisa dilewati. Namun, toner tertentu dapat digunakan untuk memberikan hidrasi atau membantu mengatasi kebutuhan kulit tertentu.
Yang perlu diperhatikan adalah jangan menggunakan terlalu banyak produk aktif dalam satu waktu, terutama jika kulit masih dalam tahap beradaptasi.
4. Aplikasikan serum atau produk perawatan
Setelah wajah bersih, gunakan serum sesuai kebutuhan kulit. Misalnya, serum yang berfokus pada hidrasi untuk kulit kering atau bahan tertentu yang ditujukan untuk masalah kulit seperti jerawat dan hiperpigmentasi.
Jika menggunakan retinol atau retinoid, produk ini umumnya digunakan pada malam hari. AAD menyebut retinoid dapat membantu mengatasi jerawat, warna kulit tidak merata, serta tanda penuaan. Namun, penggunaannya sebaiknya dilakukan secara bertahap karena dapat menyebabkan iritasi, terutama pada kulit sensitif.
Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.
Bagi ibu hamil, retinoid sebaiknya dihindari. Jika sedang memiliki kondisi kulit tertentu atau menggunakan obat dokter, konsultasikan terlebih dahulu sebelum menambahkan bahan aktif baru.
5. Kunci dengan pelembap
Setelah serum meresap, gunakan pelembap. Langkah ini sering dianggap tidak penting, terutama oleh pemilik kulit berminyak. Padahal, kulit berminyak pun tetap membutuhkan pelembap.
Pilih pelembap berdasarkan kondisi kulit. Untuk kulit berminyak atau mudah berjerawat, produk berlabel non-comedogenic dapat menjadi pilihan. Sementara itu, kulit kering biasanya membutuhkan pelembap dengan tekstur yang lebih menghidrasi. AAD menyarankan penggunaan pelembap setelah membersihkan wajah karena membantu mempertahankan kelembapan kulit.
6. Jangan lupa area bibir
Bibir juga bisa mengalami kekeringan, terutama jika sering menggunakan lipstik. Sebelum tidur, aplikasikan lip balm atau produk pelembap bibir. Tidak perlu menggunakan banyak produk, cukup pilih yang membuat bibir terasa nyaman dan tidak mudah pecah-pecah.
Pada dasarnya, skincare malam bukan perlombaan untuk menggunakan sebanyak mungkin produk. Rutinitas sederhana berupa membersihkan wajah, menggunakan produk perawatan sesuai kebutuhan, kemudian melembapkan kulit sudah menjadi dasar yang baik.
Yang paling penting adalah mengenali kondisi kulit sendiri. Jika setelah memakai produk tertentu muncul rasa terbakar, gatal, kemerahan, atau iritasi yang menetap, sebaiknya hentikan penggunaannya dan konsultasikan dengan dokter kulit. Jangan tergoda mengikuti seluruh tren skincare sekaligus.
Merawat wajah di malam hari pada akhirnya bukan soal memiliki meja rias penuh botol skincare. Justru, rutinitas yang sederhana, tepat, dan dilakukan secara konsisten biasanya lebih mudah dipertahankan. Setelah seharian beraktivitas, luangkan beberapa menit untuk membersihkan wajah dan memberikan perawatan yang memang dibutuhkan kulit. Dengan begitu, kulit mendapatkan perhatian yang layak tanpa harus membuat rutinitas menjadi rumit. [DW]





