KEGIATAN Pre College Talkshow yang diselenggarakan Jakarta Islamic School (JISc) turut membahas faktor-faktor yang memengaruhi remaja dalam menghadapi tekanan hidup menjelang masa perkuliahan.
Acara yang berlangsung pada 4–6 Mei 2026 ini diikuti oleh siswa kelas 3 SMA sebagai persiapan memasuki dunia kampus.
Dalam sesi pemaparan pada Selasa (5/5/2026), Fathurrohman dari Badan Narkotika Nasional menjelaskan bahwa tekanan hidup menjadi salah satu faktor utama yang mendorong seseorang mengonsumsi narkoba.
Menurutnya, sebagian individu merasa perlu memiliki “kekuatan lebih” untuk menghadapi tuntutan tersebut, yang kemudian berujung pada penyalahgunaan zat.
Ia juga menyoroti kondisi sebagian remaja saat ini yang dinilai mengalami kesulitan dalam menghadapi realitas dan menyelesaikan masalah.
Ketidakmampuan ini, menurutnya, dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk tingginya distraksi dari media sosial yang mengganggu fokus dan kemampuan berpikir mendalam.
Talkshow JISc Soroti Faktor Tekanan dan Pengaruh Media Sosial terhadap Remaja
Lebih lanjut, ia menyatakan bahwa penyalahgunaan narkoba tidak memberikan dampak positif terhadap kehidupan seseorang.
Oleh karena itu, penting bagi generasi muda untuk memiliki ketahanan mental serta kemampuan mengelola tekanan secara sehat.
Melalui talkshow ini, sekolah berupaya memberikan pemahaman menyeluruh kepada siswa mengenai realita kehidupan kampus yang tidak hanya berkaitan dengan akademik, tetapi juga tantangan sosial dan psikologis.
Diharapkan, siswa dapat lebih siap menghadapi perubahan lingkungan serta mampu mengambil keputusan yang bertanggung jawab dalam menjalani kehidupan selanjutnya.
Perlu diketahui, JISc menerapkan konsep Thinking Skill dalam pembelajaran anak didik. Para siswa selain mendapatkan pembelajaran agama dan kurikulum nasional, juga diasah kemampuan berpikir dan wawasannya lewat kegiatan kompetisi dan immersion, baik dalam negeri maupun luar negeri.
Konsep ini dikenalkan oleh pendiri dan konseptor JISc (Jakarta Islamic School), Fifi P. Jubilea, S.E., S.Pd., M.Sc., Ph.D yang mengasah Thinking Skill dalam pembelajaran para siswa.
Baca juga: Pre College Talkshow JISc Bahas Risiko Nikotin dan Tren Vape di Kalangan Remaja
Keuletan Mam Fifi dalam menyusun konsep kurikulum dan pembelajaran di sekolah JISc, JIBBS, dan JIGSc, berbuah manis dengan diterimanya para siswa di kampus impian.
Pada 2024, sebanyak 150 dari 153 siswa diterima di berbagai perguruan tinggi negeri, ternama di Indonesia dan perguruan tinggi luar negeri.
Hal ini sejalan dengan visi JISc untuk mencetak Pemimpin Muslim Masa Depan (Khalifah Fil Ardh) Yang Memiliki Wawasan Internasional, Nilai Keislaman dan Karakter Keindonesiaan.
Beberapa program unggulan yang dimiliki JISc yaitu:
Kurikulum Internasional, Kurikulum Islamic dan Kurikulum Nasional (K-13 & IKM),
Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.
Double Certificate DIKNAS & International,
Active English Speaking,
Tahfizh Al-Qur’an.
Pembinaan Karakter dan
16 Siswa Per Kelas.
Informasi lebih lanjut dapat kamu temui di www.jakartaislamicschool.com atau hubungi 0811-1277-155 (Fullday), 0899-9911-723 (Boarding).[Sdz]





