SUASANA haru dan penuh kebanggaan mewarnai acara Graduation Day Class of 2026 Jakarta Islamic School (JISc/JIBBS/JIGSc) yang digelar pada Selasa (16/6/2026) di Sasana Kriya, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur.
Acara wisuda yang mengusung tema “Leader of the World” ini menjadi momentum bersejarah bagi para siswa yang telah menyelesaikan jenjang pendidikan mereka dan siap melangkah menuju fase kehidupan berikutnya.
Berdasarkan undangan resmi acara, Graduation Day 2026 diselenggarakan dalam tiga sesi, yaitu untuk jenjang Nursery dan Kindergarten (TK), Primary (SD), serta Secondary (SMP dan SMA).
Kegiatan tersebut dihadiri oleh siswa, orang tua, guru, dan jajaran manajemen sekolah yang turut merayakan keberhasilan para lulusan.
Salah satu momen yang menarik perhatian adalah testimoni dari Hanta Yudha Rasyid, orang tua dari Annisa Qeeyshasyifa Salsabeela, siswi kelas 3 SMA yang resmi lulus dari Jakarta Islamic School.
Dalam wawancara yang dilakukan saat acara berlangsung, ia menyampaikan apresiasi mendalam terhadap dedikasi sekolah dalam mendidik para siswa.
“Saya mengucapkan terima kasih atas nama orang tua siswi. Begitu besar dedikasi Jakarta Islamic School dalam mendidik anak kami. Kesan saya, sekolah ini sangat fokus dalam menyiapkan kebutuhan anak didik sebagai generasi Indonesia masa depan,” ujarnya.
Baca juga: Tema “Leader of the World” Warnai Wisuda 233 Siswa SD Jakarta Islamic School
Graduation Day JISc 2026, Orang Tua Apresiasi Dedikasi Sekolah dalam Mencetak Generasi Unggul dan Berakhlak
Menurut Hanta Yudha, salah satu keunggulan utama JISc adalah pendekatan pendidikan yang menyeluruh dan seimbang.
Ia menilai sekolah tidak hanya fokus pada pencapaian akademik, tetapi juga mengembangkan kecerdasan emosional dan spiritual para siswa.
“Fokusnya itu paket yang lengkap. Dari sisi kecerdasan intelektual ada, dari dimensi emosional juga sangat diperhatikan, kemudian secara spiritual juga menjadi fokus utama di Jakarta Islamic School,” katanya.
Ia juga mengapresiasi prestasi akademik yang berhasil diraih para siswa JISc. Menurutnya, banyak lulusan sekolah tersebut yang berhasil melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi ternama, termasuk di luar negeri.
“Secara akademik sekolah ini unggul. Kita bisa melihat banyak lulusannya diterima di perguruan tinggi ternama luar negeri. Itu menunjukkan kualitas pendidikan yang diberikan,” tambahnya.
Tidak hanya aspek akademik, Hanta Yudha menilai JISc juga memberikan perhatian besar terhadap pengembangan karakter siswa melalui pelatihan kepemimpinan dan kemampuan berbicara di depan umum.
“Dari sisi emosional, sekolah ini fokus pada leadership dan public speaking. Saya melihat itu menjadi perhatian yang sangat baik bagi perkembangan anak-anak,” ungkapnya.
Sementara itu, pada aspek spiritual, ia menilai pendidikan agama dan pembentukan akhlak menjadi salah satu kekuatan utama sekolah.
“Pendidikan agama, akhlak, serta bagaimana nilai-nilai profetik diterapkan dalam kehidupan sehari-hari di sekolah benar-benar terlihat. Ditambah lagi jumlah siswa per kelas yang relatif sedikit, sekitar 12 hingga 15 anak, serta adanya pemisahan antara laki-laki dan perempuan. Saya kira itu menunjukkan keseriusan sekolah dalam mendidik,” jelasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Hanta Yudha juga memberikan apresiasi kepada para guru dan manajemen sekolah yang dinilainya menjadi fondasi keberhasilan JISc selama ini. Secara khusus, ia menyebut figur Mam Fifi sebagai sosok inspiratif yang memberikan warna tersendiri bagi perkembangan sekolah.
“Saya melihat ada sosok arsitek di belakang sekolah ini. Jika sekolah adalah sebuah rumah, maka fondasinya sangat kuat. Figur Mam Fifi memberikan inspirasi bagi guru maupun siswa. Anak saya sering menyebut nama Mam Fifi karena pesan-pesan dan nilai yang beliau sampaikan sangat membekas,” tuturnya.
Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.
Menutup wawancara, ia menyampaikan doa dan harapan agar Jakarta Islamic School terus berkembang dan melahirkan generasi terbaik Indonesia di masa depan.
“Teruslah berkarya dan menebarkan kebaikan. Terima kasih kepada Mam Fifi dan seluruh guru. Kesan saya, sekolah ini sangat baik dalam menyiapkan generasi terbaik Indonesia ke depan,” pungkasnya.
Graduation Day 2026 tidak hanya menjadi seremoni kelulusan semata, tetapi juga menjadi refleksi atas keberhasilan Jakarta Islamic School dalam menjalankan misinya sebagai sekolah Islam internasional yang mengintegrasikan kecerdasan intelektual, emosional, dan spiritual.
Dengan tema “Leader of the World”, para lulusan diharapkan mampu menjadi pemimpin masa depan yang berprestasi, berakhlak mulia, serta memberikan kontribusi positif bagi bangsa dan dunia. [Din]





