PROGRAM Wardah Inspiring Teacher (WIT) dinilai memberikan kontribusi nyata dalam peningkatan kualitas guru sekaligus mendorong kreativitas siswa di Indonesia.
Hal tersebut disampaikan oleh Sekretaris Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, Temu Ismail S.Pd., M.Si, dalam acara opening Wardah Inspiring Teacher pada Sabtu (14/2/2026) di ITB yang membahas kolaborasi multipihak untuk penguatan ekosistem pembelajaran.
Menurut Temu Ismail, program WIT yang telah berjalan hingga generasi kedelapan menunjukkan konsistensi Wardah dalam mendukung pengembangan kapasitas pendidik di berbagai daerah.
Program ini telah menjangkau puluhan ribu guru dari berbagai pelosok tanah air, sehingga dampaknya dinilai semakin luas dan strategis bagi dunia pendidikan nasional.
“Program dari Wardah yang diberikan tagline Wardah Inspiring Teacher atau WIT, yang sampai saat ini sudah generasi ke-8 mencapai 25.000 guru yang mengikuti dari berbagai pelosok negeri yang ada di Indonesia dan merupakan sebuah bentuk partisipasi masyarakat, yang sesuai dengan Menteri Dikdasmen yaitu mewujudkan pendidikan yang bermutu, itu tidak bisa disampaikan oleh satu instansi tapi ada keterlibatan semua pihak, baik dari pemerintah, pemerintah daerah, stakeholder, dari masyarakat dan dari mitra yang lain,” ujarnya.
Baca juga: Wardah Inspiring Teacher Dorong Skill Guru untuk Bentuk Karakter Siswa
Temu Ismail Ungkap Wardah Inspiring Teacher Bisa Tingkatkan Kompetensi Guru dan Kreativitas Siswa
Ia menambahkan, pelatihan yang diberikan dalam program WIT mencakup berbagai substansi yang relevan dengan kebutuhan guru masa kini, mulai dari penguatan kompetensi pedagogik hingga pengembangan metode pembelajaran kreatif dan inovatif.
“Tentunya dengan adanya program WIT yang dari berbagai substansi dalam pelatihannya, tentunya memberikan peningkatan kompetensi bagi bapak ibu guru yang melaksanakan tugas dan tentunya bukan cuma kompetensi yang dapat, tetapi juga berbagai hal, termasuk mendapatkan ide atau kreasi untuk siswanya untuk melanjutkan ke masa depan,” lanjutnya.
Melalui pelatihan, mentoring, serta pengembangan jejaring guru inspiratif, program ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem pendidikan yang adaptif terhadap perubahan zaman serta kebutuhan generasi muda.
Dengan meningkatnya kompetensi guru dan lahirnya berbagai ide kreatif pembelajaran, diharapkan siswa dapat berkembang secara optimal, tidak hanya secara akademik, tetapi juga dalam aspek karakter, kreativitas, dan kesiapan menghadapi masa depan. [Din]





