SEMANGAT kolaborasi, pemberdayaan, dan gaya hidup halal mewarnai gelaran HNI Festival 2026 yang diselenggarakan di HNI Plaza, Pondok Kelapa, Jakarta Timur, pada Minggu (23/8/2026). Memasuki usia ke-14, HNI untuk pertama kalinya membuka ekosistemnya secara lebih luas kepada masyarakat melalui sebuah festival yang menghadirkan edukasi, inspirasi, hiburan, hingga pemberdayaan pelaku usaha dalam satu kawasan terpadu.
Festival yang menempati area seluas sekitar 3.000 meter persegi ini dipadati ribuan pengunjung dari berbagai wilayah Jabodetabek. Seluruh kawasan HNI Plaza diaktifkan menjadi ruang festival yang saling terhubung, mulai dari area parkir, halaman depan, lobi, lantai 1 hingga lantai 4. Pengunjung dapat menikmati 12 aktivitas utama, mengunjungi 26 tenant dan booth, serta mendukung 20 pelaku UMKM yang memamerkan beragam produk kuliner, fashion, kesehatan, hingga produk halal.
Baca Juga: Ikut Palestine Day, Puluhan Siswa ‘Pergi ke Palestina’ Tanpa Tinggalkan Jakarta
HNI Festival 2026 Hadirkan Ruang Kolaborasi, Ribuan Warga Ramaikan Perayaan Milad ke-14

Direktur Utama HNI, H. Agung Yulianto, mengatakan bahwa perayaan milad tahun ini tidak hanya berorientasi pada seremoni, melainkan menjadi momentum untuk memperluas manfaat bagi masyarakat.
“Bagi kami, Milad bukan sekadar momentum untuk merayakan usia perusahaan. Milad merupakan kesempatan untuk melihat seberapa besar manfaat yang kita hadirkan dan seberapa luas lagi manfaat yang bisa kita bangun ke depan,” ujar Agung Yulianto.
Menurutnya, HNI Festival menjadi representasi komitmen perusahaan dalam membangun ekosistem halal yang melibatkan masyarakat, pelaku usaha, komunitas, hingga keluarga Indonesia. Melalui festival ini, HNI ingin menghadirkan ruang yang mempertemukan edukasi, ekonomi, dan nilai-nilai keislaman dalam suasana yang inklusif.
Salah satu program yang paling diminati adalah Islamic Sharing, sebuah rangkaian kajian inspiratif yang dibagi menjadi tiga sesi. Pada sesi pertama, Ustadz Jojo Ali Yusuf bersama Top Leader HNI Ari Maryadi, LCEb mengajak peserta memaknai rezeki dari sudut pandang keberkahan.
Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.
Dalam tausiyahnya, Ustadz Jojo menegaskan bahwa besarnya penghasilan tidak selalu identik dengan rasa cukup apabila seseorang tidak memiliki rasa syukur.
“Seberapa besar pun gaji yang kita dapatkan dari bekerja akan terus terasa kurang jika kita tidak menerapkan rasa syukur serta jika tidak ada keberkahan di dalamnya. Carilah harta yang halal dan thayyib,” pesannya di hadapan peserta.
Sesi kedua menghadirkan aktris sekaligus aktivis Chikita Fawzi bersama Top Leader HNI Ira Rahmawati, yang berbagi pengalaman tentang membangun kehidupan yang produktif dan tetap berpegang pada nilai-nilai Islam. Sementara sesi penutup diisi oleh Ustadz Oemar Mita bersama Direktur Utama HNI, H. Agung Yulianto, yang membahas pentingnya membangun bisnis sebagai sarana menghadirkan kebermanfaatan bagi umat.
Selain kajian, pengunjung juga menikmati berbagai aktivitas keluarga seperti bazar UMKM, area kuliner halal, pemeriksaan kesehatan, permainan edukatif anak, hingga pameran produk unggulan HNI. Kehadiran puluhan tenant lokal menjadi bagian dari upaya HNI mendukung pertumbuhan usaha mikro dan memperluas jejaring ekonomi berbasis komunitas.
Antusiasme masyarakat terlihat sepanjang hari dengan ramainya setiap zona festival. Banyak pengunjung datang bersama keluarga untuk mengikuti kajian, berbelanja produk UMKM, sekaligus menikmati suasana festival yang dirancang ramah bagi semua kalangan.
Melalui HNI Festival 2026, HNI menegaskan bahwa perjalanan 14 tahun perusahaan bukan hanya tentang pertumbuhan bisnis, tetapi juga tentang membangun ekosistem yang memberikan dampak sosial, ekonomi, dan spiritual bagi masyarakat. Festival ini diharapkan menjadi agenda tahunan yang terus berkembang sebagai ruang kolaborasi dan inspirasi bagi masyarakat Indonesia. [DW]





