• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Kamis, 22 Oktober, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Info

Berikan 50 Bibit Pohon, ALW Berkolaborasi Dengan Greeneducation

20/08/2024
in Info
Berikan 50 Bibit Pohon, ALW Berkolaborasi Dengan Greeneducation

Foto: Istimewa

79
SHARES
610
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

TIM Ayo Less Waste (ALW) berkolaborasi dengan Greeneducation memberikan sekitar 50 bibit pohon sebagai kenang-kenangan kepada para perwakilan sekolah alam se-Indonesia.

Bibit tersebut merupakan bibit pohon Tabebuya dan acara berlangsung di kediaman Bu Loula Maretta, yang merupakan CoFounder konsep Sekolah Alam dan juga pendiri Green Education di bilangan Ciputat, Tangerang Selatan, Banten.

Dalam kesempatan tersebut mengajak para peserta yang berjumlah sekitar 70 orang tersebut untuk berkeliling di rumahnya yang menerapkan Closed Loop System.

Secara singkat, Closed Loop System yang diaplikasikan adalah proses pengelolaan sampah yang tidak merusak lingkungan dan tidak keluar dari area rumah. Closed Loop System tersebut sesuai dengan  ISO 1401 : 2015.

Ada sekitar 59 sekolah Alam dan bukan sekolah alam yang hadir disana. Diantaranya SD Alam Bairrahman Bontang, SD 4 Muhammadiyah Pekajangan dan School of Universe.

Baca juga: Ayo Less Waste Gelar Upgrading Environmentalist di Depok

Berikan 50 Bibit Pohon, ALW Berkolaborasi Dengan Greeneducation

Sampah organik diproses di rumah Bu Loula dengan beberapa proses. Ada lubang biopori yang berfungsi diantaranya sebagai pengelolaan sampah organik, penghasil pupuk organik dan pencegahan banjir.

Selain itu, ada juga lahan untuk membuat kompos di area belakang rumah. Air pembuangan di rumah tersebut juga mengalir setelah melewati beberapa lapisan batuan yang menjadikan air limbah pembuangan tersebut terfiltrasi sebelum diserap tanah.

Rumah tersebut juga berisikan green house yang ditanami tanaman organik. Pupuk dari biopori dan area kompos mencukupi kebutuhan rumah tersebut.

Air hujan juga ditampung di rumah tersebut dan dipasang beberapa perangkat timer dan perangkat lainnya untuk dialokasikan sebagai sumber menyiram tanaman.

Sampah anorganik juga akan didaur ulang atau dijadikan bahan kreasi (reuse) ragam alat pendukung edukasi.

Para peserta juga diberikan edukasi mengenai pendidikan kontekstual yang disertai dengan ragam benda yang mendukung pembelajaran.

Tema yang dipamerkan adalah Batuan. Ragam jenis batuan, hasil dari pengolahan batuan seperti perhiasan, alat pertukangan hingga alat rumah tangga juga dipamerkan.

Asal muasal batuan dan lain sebagainya juga dijadikan bahan pendukung pembelajaran. Berbagai buku yang memang sesuai tema terkait dari dalam dan luar negeri juga dihadrikan.

Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

Bu Loula menjelaskan dari tema batuan saja bisa menjadi pendidikan yang relevan dan aplikatif untuk bangku TK, SD, SMP hingga jenjang SMA. Tentu saja, skala edukasinya juga disesuaikan dengan jenjang pendidikan.

Setelah dari sesi edukasi batuan, para peserta mendapatkan sesi seminar mengenai relevansi pendidikan sekolah alam dengan pendidikan berskala internasional.

Titik temu dari dua sisi tersebut adalah SDG alias Sustainable Development Goals. Bagaimana formula, value, dan standar yang digunakan di sekolah alam bisa mendukung tercapainya Sustainable Development Goals.

Para peserta terlihat antusias menyimak sesi yang disampaikan pemateri. Sesi konsumsi juga dilengkapi dengan prinsip less waste, dimana menghindari wadah makan sekali pakai.

Setelah dari sesi tersebut, para perwakilan ragam sekolah alam se-Indonesia tersebut dipersilahkan untuk mengadopsi pohon Tabebuya.

Namun, tanaman ini telah menyebar luas ke berbagai wilayah di Indonesia dan menjadi populer dalam bidang tamanan landscape.

Para peserta terlihat senang karena terdapat juga pembatas buku berisikan informasi mengenai pohon Tabebuya di masing-masing pohon. Peserta juga dipersilahkan untuk mengambil reusable bag untuk membawa pohonnya. [Din]

Tags: Berikan 50 Bibit Pohon ALW Berkolaborasi Dengan Greeneducation
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Sikapi Polemik PP Nomor 28 Tahun 2024, Bidang PRK MUI Jakarta Gelar Workshop

Next Post

Turut Serta Ramaikan Musim Keempat Emily in Paris, Buttonscarves Luncurkan The Parisian 2.0 Series

Next Post
Turut Serta Ramaikan Musim Keempat Emily in Paris, Buttonscarves Luncurkan The Parisian 2.0 Series

Turut Serta Ramaikan Musim Keempat Emily in Paris, Buttonscarves Luncurkan The Parisian 2.0 Series

Telur sama Kecap itu Sesuatu

Telur sama Kecap itu Sesuatu

Penerimaan Tamu Ambalan Pramuka All Secondary Jakarta Islamic School

Penerimaan Tamu Ambalan Pramuka All Secondary Jakarta Islamic School

  • Orasi Fathimah Az-Zahra BEM UI di Tugu Tani

    Orasi Fathimah Az-Zahra BEM UI di Tugu Tani

    77 shares
    Share 31 Tweet 19
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9578 shares
    Share 3831 Tweet 2395
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2536 shares
    Share 1014 Tweet 634
  • Bacaan Dzikir Pagi Sesuai Ajaran Rasulullah

    302 shares
    Share 121 Tweet 76
  • Anak Yatim Korban Covid-19 Punya Masa Depan

    84 shares
    Share 34 Tweet 21
  • Mencintai-Mu Diam-Diam

    86 shares
    Share 34 Tweet 22
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1385 shares
    Share 554 Tweet 346
  • CNN Pecat 3 Karyawan karena Masuk Kantor Tanpa Divaksinasi

    87 shares
    Share 35 Tweet 22
  • Kajian Aqidah Islam, Menengok Isi Kitab Talmud Yahudi (Bag. 2)

    118 shares
    Share 47 Tweet 30
  • Muddassar Ahmed: Filantropis Muslim Asia, Bekerja untuk Mengatasi Kelaparan di London

    83 shares
    Share 33 Tweet 21
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga