• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Minggu, 21 Juni, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Info

AILA Indonesia Tolak Penyelenggaraan ASEAN Queer Advocacy Week (AAW) di Jakarta

11/07/2023
in Info
AILA Indonesia Tolak Penyelenggaraan ASEAN Queer Advocacy Week (AAW) di Jakarta
104
SHARES
797
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

AGENDA ASEAN Queer Advocacy Week (AAW) yang akan digelar pada 17-21 Juli 2023 di Jakarta mengundang penolakan dari berbagai lapisan masyarakat, salah satunya kelompok yang tergabung dalam Aliansi Cinta Keluarga (AILA) Indonesia.

Sebagai lembaga yang peduli pada upaya pengokohan keluarga, AILA memandang bahwa ASEAN Queer Advocacy Week (AAW) yang akan dihadiri oleh komunitas lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT) se-ASEAN, telah melanggar norma dan nilai-nilai yang hidup di masyarakat Indonesia.

Keluarga sebagai lapisan terkecil masyarakat akan terancam dengan terlaksananya agenda ini. Oleh karena itu, dalam pernyataan sikapnya, AILA Indonesia secara tertulis menyampaikan penolakan sebagai berikut:

Menyikapi rencana akan diselenggarakannya ASEAN QUEER ADVOCACY WEEK oleh ASEAN SOGIE Caucus bekerjasama dengan Arus Pelangi dan FORUM ASIA pada tanggal 17-21 Juli 2023 di Jakarta, maka dengan ini AILA Indonesia, menyatakan secara tegas MENOLAK RENCANA TERSEBUT, termasuk segala aktivitas sejenis yang mengikutinya.

Adapun alasan-alasan penolakan AILA Indonesia adalah sebagai berikut :

1. Indonesia adalah negara yang merdeka dan berdaulat penuh dalam menjalankan aturan perundang-undangan yang sesuai dengan nilai-nilai Pancasila dan UUD 1945.

Kegiatan propaganda LGBT dapat mengancam kehidupan berbangsa dan bernegara, serta berpotensi memicu konflik sosial karena pengabaian terhadap nilai-nilai yang hidup di masyarakat Indonesia.

2. Pemerintah seharusnya menolak setiap upaya propaganda dan dukungan terhadap LGBT karena perilaku tersebut bertentangan dengan Pancasila, Pasal 29 ayat 1 UUD 1945, dan UU Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan.

Selain itu, kegiatan tersebut apabila ditinjau dari UU Nomor 9 Tahun 1998 tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat di Muka Umum, khususnya Pasal 6 huruf b, juga tidak dapat dibenarkan, karena pasal tersebut menegaskan:

“Warga negara yang menyampaikan pendapat dimuka umum berkewajiban dan bertanggungjawab untuk menghormati aturan-aturan moral yang diakui umum. Dalam penjelasan Pasal 6 huruf b lebih lanjut dijelaskan, yang dimaksud dengan ‘menghormati aturan-aturan moral yang diakui umum’ adalah mengindahkan norma agama, kesusilaan, kesopanan dalam kehidupan masyarakat.

Dalam konteks UUD 1945, ketentuan Pasal 6 huruf b UU Nomor 9 tahun 1998 juga telah sesuai dengan Pasal 28 J ayat (2) yang menyatakan:

“Dalam menjalankan hak dan kebebasannya, setiap orang wajib tunduk kepada pembatasan yang ditetapkan dengan undang-undang dengan maksud untuk menjamin pengakuan serta penghormatan atas hak kebebasan orang lain dan untuk memenuhi tuntutan yang adil sesuai dengan pertimbangan moral, nilai-nilai agama, keamanan, dan ketertiban umum dalam suatu masyarakat demokratis.”

3. Indonesia adalah negara yang menganggap agama memiliki peran penting dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara, oleh karena itu, tidak ada tempat bagi propaganda LGBT di negara Indonesia.

Sebagaimana hasil riset PEW yang menyatakan bahwa penerimaan homoseksualitas hanya tersebar luas di negara-negara di mana agama dianggap kurang penting dalam kehidupan (kecuali Rusia).

4. Hak Asasi Manusia (HAM) yang dimiliki oleh Indonesia adalah hak asasi yang berketuhanan, karena sejatinya, konsep HAM sendiri tidak boleh dilepaskan dari agama, karena dari manakah hak tersebut berasal jika bukan Tuhan yang menganugrahkan kepada manusia?

Selain hak asasi, manusia juga memiliki kewajiban dasar terhadap orang lain dan masyarakat dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, sebagaimana tercantum dalam UU Nomor 39 Tahun 1999 Tentang Hak Asasi Manusia.

Oleh karena itu, propaganda LGBT dengan alasan pemenuhan HAM bertentangan dengan hukum, nilai-nilai moral, dan agama yang dianut oleh masyarakat Indonesia.

Jakarta, 11 Juli 2023
Aila Indonesia

Rita H. Soebagio
KETUA AILA INDONESIA

Baca Juga: Tolak! Komunitas LGBT se-ASEAN akan Adakan Kumpul Bareng di Jakarta Bulan Ini

[Ln]

Tags: AILA Indonesia Tolak Penyelenggaraan ASEAN Queer Advocacy Week (AAW) di Jakarta
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Khitan Gratis untuk Anak-anak Lereng Tengger Jawa Timur

Next Post

LAZ Al Azhar dan Masjid Raya Al Azhar Jababeka Cikarang Gelar Sarasehan DKM Se-Cikarang Baru

Next Post
LAZ Al Azhar dan Masjid Raya Al Azhar Jababeka Cikarang Gelar Sarasehan DKM Se-Cikarang Baru

LAZ Al Azhar dan Masjid Raya Al Azhar Jababeka Cikarang Gelar Sarasehan DKM Se-Cikarang Baru

Inilah Isi Surat Rasulullah kepada Najasyi Pemimpin Habasyah yang Membuatnya Masuk Islam

Inilah Isi Surat Rasulullah kepada Najasyi Pemimpin Habasyah yang Membuatnya Masuk Islam

LAZ Al Azhar Salurkan Bantuan Modal Usaha untuk Keluarga Duafa di Tangerang Selatan

LAZ Al Azhar Salurkan Bantuan Modal Usaha untuk Keluarga Duafa di Tangerang Selatan

  • Pengguna Tranjateng bisa Masuk Wisata Dusun Semilir Kabupaten Semarang Secara Gratis

    Pengguna Tranjateng bisa Masuk Wisata Dusun Semilir Kabupaten Semarang Secara Gratis

    123 shares
    Share 49 Tweet 31
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8694 shares
    Share 3478 Tweet 2174
  • Spirit Doll Boneka Arwah dan Hukumnya dalam Islam

    355 shares
    Share 142 Tweet 89
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    977 shares
    Share 391 Tweet 244
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11479 shares
    Share 4592 Tweet 2870
  • Konsolidasi bersama Mitra, Ketua KPIPA: Membela Palestina Bukan Pekerjaan Pribadi

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Bahaya Game Sakura Simulator School untuk Anak-Anak

    242 shares
    Share 97 Tweet 61
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3912 shares
    Share 1565 Tweet 978
  • Kedudukan Hewan ketika Mati, Masuk Surga atau Neraka?

    258 shares
    Share 103 Tweet 65
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4443 shares
    Share 1777 Tweet 1111
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga