• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Minggu, 11 Januari, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Healthy

Penyakit Neurodegeneratif yang Menyertai Lansia, Memahami Parkinson

17/05/2024
in Healthy
Penyakit Neurodegeneratif yang Menyertai Lansia, Memahami Parkinson

Foto: Pixabay

83
SHARES
635
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

PARKINSON dianggap sebagai salah satu penyakit neurodegeneratif yang mengancam masyarakat Indonesia, yang termasuk dalam kategori negara dengan populasi menua, di mana 13 persen penduduknya berusia lebih dari 60 tahun.

Parkinson diketahui merupakan penyakit yang terjadi akibat proses penuaan pada sistem saraf di otak, di mana produksi zat dopamin menurun hingga 30 persen.

Menurut National Library of Medicine, setiap 1 persen orang berusia di atas 60 tahun terkena Parkinson. Tapi, seiring berjalannya waktu dan umur seseorang, penuaan sistem saraf pun terus mengalami kemunduran dan bisa terjadi mulai pada usia 50, 40, hingga usia 30 tahun.

Baca juga: Jus Buah dan Sayur Sebagai Terapi Berbagai Penyakit

Penyakit Neurodegeneratif yang Menyertai Lansia, Memahami Parkinson

Gejala pada penyakit Parkinson bisa disingkat menjadi akronim TRAP, yakni tremor, rigidity atau kekakuan, akinesia atau gerakan lebih lambat, dan postural instability atau ketidakstabilan postur. Selain gejala di atas, ada yang disebut gejala secara non motorik, seperti susah untuk tidur, gangguan penciuman, gangguan bab, dan susah menelan.

Ketika seseorang terkena penyakit Parkinson, yang pertama dilakukan adalah pergi ke dokter spesialis saraf untuk pengecekan lebih lanjut. Pemberian obat-obatan yang tepat dari dokter akan meningkatkan kualitas hidup seorang pasien menjadi lebih baik.

parkinson merupakan penyakit yang tidak bisa dicegah. Tapi, dapat diminimalisasikan dengan memperbaiki pola hidup. Seperti mengonsumsi makanan bergizi, air putih yang cukup, buah dan sayur yang alami, serta menjaga lingkungan tetap bersih sehingga kualitas udara di sekitar tetap terjaga dapat membantu seseorang untuk meminimalisir terkena penyakit Parkinson.

Baca juga: Stop Makan Makanan Instan yang Menimbulkan Berbagai Penyakit Degeneratif

Penggunaan teknologi dapat dilakukan untuk membantu penderita parkinson. Saat ini sudah menjadi sebuah tren penggunaan wearable device seperti jam tangan yang dapat digunakan untuk membantu dalam mengatur kebutuhan seseorang dalam sehari-hari.

Selain penggunaan perangkat wearable, Deep Brain Stimulation (DBS) juga dapat digunakan untuk mencegah kondisi penderita Parkinson semakin memburuk. DBS diterapkan pada tahap awal diagnosis Parkinson untuk mencegah perkembangan penyakit lebih lanjut dan memaksimalkan manfaat dari alat tersebut.

Sumber: National Library of Medicine

[Vn]

Tags: Memahami ParkinsonPenyakit Neurodegeneratif yang Menyertai Lansia
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Membangun Kepercayaan Diri Anak, Lima Langkah untuk Dimulai Sejak Usia Dini

Next Post

Pionir Jaket Hijab Sukses Gelar Acara ‘Fun Run Bersama Hijacket’ di Bandung

Next Post
Pionir Jaket Hijab Sukses Gelar Acara ‘Fun Run Bersama Hijacket’ di Bandung

Pionir Jaket Hijab Sukses Gelar Acara 'Fun Run Bersama Hijacket' di Bandung

Menjaga Kesehatan Lebih Baik Daripada Mengobatinya

Menjaga Kesehatan Lebih Baik Daripada Mengobatinya

Adakah Waktu Terlarang Shalat Antara Maghrib dan Isya?

Adakah Waktu Terlarang Shalat Antara Maghrib dan Isya?

  • Delapan Tips Menebalkan Rambut dengan Efektif

    Delapan Tips Menebalkan Rambut dengan Efektif

    278 shares
    Share 111 Tweet 70
  • Tips Dapat Cerah di Ekowisata Kalitalang Gunung Merapi, Kabupaten Klaten Jawa Tengah

    117 shares
    Share 47 Tweet 29
  • Resep Singkong Keju Goreng

    131 shares
    Share 52 Tweet 33
  • Agar Bidadari Cemburu Padamu

    186 shares
    Share 74 Tweet 47
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    7820 shares
    Share 3128 Tweet 1955
  • Jangan Terbawa Arus

    145 shares
    Share 58 Tweet 36
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    540 shares
    Share 216 Tweet 135
  • Nasihat Imam Ghazali untuk Anak

    219 shares
    Share 88 Tweet 55
  • Gelar Majelis Taklim di Pendopo, Fery Farhati Berpesan Agar Semangat Mendatangi Majelis Ilmu

    104 shares
    Share 42 Tweet 26
  • 25 Nama Bayi Laki-Laki Berawalan Huruf Z dalam Bahasa Arab

    754 shares
    Share 302 Tweet 189
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga