GAMAT atau teripang merupakan hewan laut yang banyak ditemukan di perairan tropis, termasuk Indonesia. Sejak dahulu, gamat telah dimanfaatkan sebagai bahan pangan sekaligus pengobatan tradisional di berbagai negara Asia.
Popularitasnya tidak lepas dari kandungan nutrisi dan senyawa bioaktif yang terdapat di dalamnya, seperti kolagen, protein, asam amino, mineral, saponin, glikosaminoglikan, dan antioksidan. Berbagai penelitian modern pun mulai mengkaji potensi manfaat gamat bagi kesehatan manusia.
Salah satu manfaat gamat yang paling banyak diteliti adalah kemampuannya dalam mendukung penyembuhan luka.
Beberapa penelitian menemukan bahwa senyawa bioaktif dalam gamat dapat membantu mengurangi peradangan, merangsang pembentukan jaringan baru, serta mendukung regenerasi kulit yang mengalami kerusakan. Karena itu, ekstrak gamat sering digunakan dalam berbagai produk perawatan luka dan kulit.
Gamat juga mengandung senyawa yang memiliki aktivitas antioksidan. Antioksidan berperan membantu melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas yang terbentuk dari polusi, paparan sinar matahari, maupun proses metabolisme tubuh. Perlindungan terhadap radikal bebas penting untuk menjaga kesehatan sel dan mengurangi risiko berbagai penyakit kronis.
Baca Juga: Ketahui Manfaat Buah Bit untuk Kecantikan Kulit
Mengenal Manfaat Gamat untuk Kesehatan, Hewan Laut yang Kaya Senyawa Bioaktif
Berpotensi Membantu Menjaga Kesehatan Sendi
Kandungan glikosaminoglikan dan kondroitin sulfat yang terdapat pada beberapa jenis gamat menarik perhatian para peneliti karena senyawa tersebut juga ditemukan pada jaringan tulang rawan manusia.
Oleh sebab itu, gamat sering dikaitkan dengan upaya menjaga kesehatan persendian dan mendukung fungsi tulang rawan. Meski demikian, penelitian lebih lanjut pada manusia masih diperlukan untuk memastikan manfaat ini secara klinis.
Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.
Sumber Nutrisi yang Baik
Selain senyawa bioaktif, gamat juga mengandung berbagai nutrisi penting seperti protein, kalsium, magnesium, zat besi, seng, serta vitamin tertentu. Kandungan nutrisi tersebut berperan dalam mendukung berbagai fungsi tubuh, mulai dari pembentukan jaringan hingga menjaga daya tahan tubuh.
Meskipun hasil penelitian menunjukkan potensi manfaat yang menjanjikan, sebagian besar studi tentang gamat masih berada pada tahap laboratorium, hewan percobaan, atau penelitian berskala terbatas.
Karena itu, gamat sebaiknya dipandang sebagai pelengkap pola hidup sehat, bukan pengganti pengobatan medis yang telah diresepkan dokter. Orang yang memiliki alergi terhadap makanan laut juga perlu berhati-hati sebelum mengonsumsinya.
Gamat merupakan salah satu kekayaan laut yang menyimpan potensi besar bagi kesehatan. Kandungan antioksidan, kolagen, protein, serta berbagai senyawa bioaktif membuatnya banyak diteliti sebagai bahan pangan fungsional dan pendukung kesehatan.
Meski demikian, diperlukan lebih banyak penelitian pada manusia untuk memastikan efektivitas dan keamanannya dalam jangka panjang. [DW]





