ChanelMuslim.com media onlie keluarga, media islam

Minggu, 25 Oktober 2020 | 9 Rabiul Awwal 1442 H
Login
Register

 


 
 
 
 
HEALTHY

Masalah Psikologis Dirasakan Masyarakat di Masa Covid-19

15 October 2020 19:48:45
Masalah Psikologis Dirasakan Masyarakat di Masa Covid-19
Masalah Psikologis Dirasakan Masyarakat di Masa Covid-19 (foto: pixabay)

ChanelMuslim.com - Ketua Umum Perhimpunan Dokter Spesialis Kesehatan Jiwa Indonesia (PDSKJI) D. dr. Diah Setia Utami, Sp.KJ, MARS. menyampaikan lima gambaran masalah psikologis masyarakat yang mengakses swaperiksa web PDSKJI, yang terbesar adalah masalah psikologis dan kecemasan.

"Lebih dari 60 persen responden mengaku mengalami masalah psikologis dan gejala cemas di masa pandemi ini," ujar dr. Diah pada sesi Webinar dalam rangka menyambut Hari Kesehatan Jiwa Sedunia 2020, Rabu (14/10) via daring.

Menurut hasil temuan lapangan dan riset, sebanyak 68% dari 5.661 orang mengalami masalah psikologis dan 32% tidak mengalami masalah psikologis. Kemudian, sebanyak 67,4% dari 2.606 orang yang mengisi swaperiksa mengaku mengalami gejala cemas.

"Kemudian, sebanyak 67,3% dari 2.294 orang mengalami depresi, sebanyak 74,2% dari 761 orang mengalami gejala trauma psikologis, dan ada 68% dari 110 orang yang memiliki pemikiran tentang bunuh diri," jelas dr. Diah.

"Sejak ditemukan kasus Covid-19 pertama kali, PDSKJI segera meluncurkan Swaperiksa Web guna mencegah kepanikan massal dalam suasana batin yang mencekam, sekaligus untuk membantu masyarakat dalam menangani perasaan tidak nyaman," ungkap dr. Diah.

Selain dr. Diah, Ketua Umum Ikatan Psikolog Klinis Indonesia Dr. Indria L. Gamayanti, M.Si, Psikolog menyampaikan gambaran masalah psikologis pada masyarakat yang mengakses layanan psikologi klinis selama Covid-19, yaitu terdapat enam masalah psikologis tertinggi.

"Lebih dari 20% mengalami hambatan belajat dan stres umum," kata Gama.

Dari data yang dikumpulkan, sebanyak 27,2% mengalami hambatan belajar, 23 9% mengalami keluhan stres umum, sebesar 18,9% mengalami keluhan kecemasan, keluhan mood swing sebanyak 9,1%, gangguan kecemasan sebesar 8,8%, dan keluhan somatis sebanyak 4,7%.

"Tim Satgas IPK Indonesia untuk Penanggulangan COVID-19 telah memberikan layanan penanganan psikologis sejak Maret 2020 hingga sekarang, baik melalui layanan tatap muka dengan mengikuti protokol kesehatan, layanan telekonseling, hingga layanan teks," tambahnya.

Selama masa pandemi, IPK Indonesia melakukan pendataan terkait layanan yang diberikan oleh psikolog klinis sesuai masalah yang dikeluhkan masyarakat dan diagnosis yang diberikan sebagai data konkrit untuk mengetahui kondisi kesehatan jiwa dan langkah penanganan psikologis ke depannya.

Dalam upaya menanggulangi masalah psikologis tertinggi yang ditemukan pada beragam kelompok usia, IPK Indonesia telah menjalin kolaborasi bersama berbagai pihak di antaranya dengan Kwartir Nasional Pramuka dengan Program Pelatihan Dukungan Psikologi Awal untuk membantu masyarakat agar mampu melakukan deteksi dini, penanganan keluhan maupun gangguan psikologis pada tingkat awal; dan memahami kapan dan ke mana harus melakukan rujukan. Di sisi lain, IPK Indonesia siap untuk menerima rujukan kasus-kasus yang memerlukan tindakan professional lebih lanjut.

Dalam rangka Hari Kesehatan Jiwa Sedunia 2020, IPK(Ikatan Psikolog Klinis) Indonesia dan PDSKJI merilis sekaligus mengantisipasi penanganan potensi masalah psikologis akibat beragam tantangan ke depan dalam webinar yang diadakannya bertajuk Peran Psikolog Klinis dan Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa dalam Mendukung Kesehatan Jiwa Masyarakat di Masa Pandemi Covid-19.

Webinar ini turut mengundang Keynote Speaker Dr. Siti Khalimah, SpKJ, MARS, Direktur Pencegahan dan Pengendalian Masalah Kesehatan Jiwa dan Napza (P2MKJN), Kementerian Kesehatan RI.

Dr. Siti Khalimah, SpKJ, MARS mengatakan, sejalan dengan tema Hari Kesehatan Jiwa tahun ini, ‘Mental Health for All, Greater Investment-Greater Access. Everyone, Everywhere’, Indonesia mengangkat Subtema: Sehat Jiwa di Masa Adaptasi Kebiasaan Baru Pandemi COVID-19 Menuju SDM Unggul, Indonesia Maju.

"Kegiatan ini bertujuan meningkatkan komitmen dan kepedulian seluruh komponen masyarakat dalam rangka mewujudkan masyarakat Indonesia sehat jiwa melalui kolaborasi dengan berbagai mitra," jelasnya.[ind/Camus]

 
Info Video CMM :
 
Bagaimana menurut anda mengenai isi artikel ini?
 
FOKUS
 
 
 
TOPIK :
masalah psikologis dirasakan masyarakat di masa covid-19
 
BERITA LAINNYA
 
 
HEALTHY
19 April 2020 06:30:01

Manfaat Kencur bagi Kesehatan

 
HEALTHY
21 October 2020 17:24:11

Tips Mencegah Osteoporosis Sejak Dini

 
HEALTHY
30 March 2020 21:54:00

Coronaphobia dan Psikosomatis COVID-19

 
Saksikan tren modest wear terkini dari 164 designer modest fashion Indonesia dalam ajang Modest Fashion Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2020 yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia, Indonesian Fashion Chamber, dan Indonesia Halal Lifestyle Cent
 

 
 
TERBARU
 
cmm market
 
 
TERPOPULER
 
 
 
 


media online keluarga
media online keluarga

ChanelMuslim.com

Media Inspirasi Keluarga Muslim Indonesia dengan berbagai rubrik terbaik untuk keluarga muslim Indonesia kini tersedia di

media online keluarga

Nikmati kemudahan mendapatkan berbagai berita dan artikel islami disini.

media online keluarga
JANGKAU LEBIH LUAS KONSUMEN ANDA,
beriklan di ChanelMuslim.com
Hotline : 0811.1362.284