• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Kamis, 2 April, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Healthy

Krisis Gizi dan Ketahanan Pangan: Ancaman Nyata yang Harus Diwaspadai

22/06/2025
in Healthy
Krisis Gizi dan Ketahanan Pangan: Ancaman Nyata yang Harus Diwaspadai

dr. Luthfia Soegiharto

85
SHARES
650
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ANCAMAN krisis gizi dan ketahanan pangan bukan lagi isu global semata, melainkan sudah menjadi kenyataan yang dihadapi masyarakat di sekitar kita.

Hal ini disampaikan oleh dr. Luthfia Soegiharto yang juga Ketua Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah (PCA) Jatiasih, dalam talkshow bertema “Krisis Gizi dan Ketahanan Pangan: Ancaman Nyata di Sekitar Kita” yang diselenggarakan oleh Majelis Kesehatan PDA Kota Bekasi di Aula KH Ahmad Dahlan, Jalan Ki Mangun Sarkoro, Kota Bekasi, Ahad (22/06/2025).

Ancaman Gizi: Stunting, Anemia, dan Penyakit Tidak Menular Masih Tinggi

Dalam pemaparannya, dr. Luthfia menyoroti berbagai tantangan gizi yang saat ini masih dihadapi masyarakat, di antaranya tingginya prevalensi stunting, anemia, obesitas, dan penyakit tidak menular (PTM) yang berkaitan erat dengan pola makan dan perilaku hidup sehari-hari.

Ia menjelaskan, “Tantangan terbesar dalam memutus rantai anemia defisiensi besi dan stunting bukan hanya soal akses pangan, tetapi juga terkait pola konsumsi yang tidak sehat, rendahnya pengetahuan masyarakat tentang gizi seimbang, serta masih banyaknya informasi yang salah beredar di media sosial.”

Selain itu, pemberian makanan bayi dan anak yang belum sesuai dengan standar emas Pemberian Makanan Bayi dan Anak (PMBA) menjadi salah satu penyebab berlanjutnya permasalahan gizi di masyarakat. Rendahnya kesadaran masyarakat untuk melakukan cek kesehatan secara rutin juga memperburuk situasi.

Baca juga: Seminar Parenting Aisyiyah Jatisampurna Dorong Pola Asuh Berbasis Psikologi Anak Usia Dini

Tantangan di Masyarakat: Kurangnya Pengetahuan dan Perilaku Hidup Tidak Sehat

dr. Luthfia juga mengungkapkan bahwa di lapangan, kader kesehatan sering kali mengalami keterbatasan dalam mendapatkan informasi tentang stunting dan anemia.

Kurangnya kader, tidak optimalnya praktik Inisiasi Menyusu Dini (IMD) dan pemberian ASI eksklusif, serta masih beredarnya praktik makanan tabu yang keliru seperti larangan makan ikan karena takut cacingan, menjadi hambatan yang perlu segera diatasi.

“Kurangnya peran serta ayah saat kehamilan, perilaku buang air besar (BAB) sembarangan, serta pengaturan jamban yang tidak sehat semakin memperparah kondisi kesehatan lingkungan,” jelasnya.

Ia juga menyoroti masih rendahnya kepatuhan masyarakat dalam melakukan Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) pada waktu-waktu penting.

Krisis Pangan dan Ketergantungan Impor

Dalam talkshow tersebut, dr. Luthfia menegaskan bahwa krisis pangan global, inflasi, dan kemiskinan telah mempersempit akses masyarakat terhadap pangan bergizi.

Kondisi ini diperparah dengan ketergantungan masyarakat pada pangan impor dan makanan ultra-proses yang mudah diakses tetapi rendah gizi dan tinggi risiko kesehatan jangka panjang.

“Ketidakcukupan gizi yang berkepanjangan, terutama pada anak dan remaja, akan menimbulkan dampak serius seperti terganggunya perkembangan fisik dan kognitif. Ini adalah investasi masa depan bangsa yang terancam,” tegasnya.

Edukasi Melalui Lomba Pangan Sehat

Kegiatan talkshow ini juga dirangkaikan dengan Lomba Pangan Sehat, Hemat, dan Bergizi yang bertujuan mendorong masyarakat untuk mulai menerapkan pola konsumsi pangan lokal yang sehat dan terjangkau.

Selain itu, ada pula pengobatan gratis berupa pengecekan gula darah, asam urat, dan kolesterol untuk 100 peserta, bekerja sama dengan Klinik PKU Muhammadiyah.

Di luar aula, peserta juga dapat mendatangi aneka bazar produk baik produk kesehatan, kuliner, maupun fashion dan aksesoris.

Majelis Kesehatan PDA Kota Bekasi berharap melalui kegiatan ini, semakin banyak keluarga yang sadar pentingnya pemenuhan gizi seimbang sejak dini dan mau menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) dalam kehidupan sehari-hari.[ind]

Tags: Krisis Gizi dan Ketahanan Pangan: Ancaman Nyata yang Harus Diwaspadai
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Kisah Nyata Pengemis Tanpa Kaki

Next Post

Pedoman Umum Kader Keluarga Sehat Sakinah: Upaya Nyata dalam Gerakan ‘Aisyiyah Sehat (GRASS)

Next Post
Pedoman Umum Kader Keluarga Sakinah: Upaya Nyata dalam Gerakan ‘Aisyiyah Sehat (GRASS)

Pedoman Umum Kader Keluarga Sehat Sakinah: Upaya Nyata dalam Gerakan ‘Aisyiyah Sehat (GRASS)

9 Tips Menyuburkan Tanaman dengan Bahan Organik

9 Tips Menyuburkan Tanaman dengan Bahan Organik

Ketika Menikah Berorientasikan Materi

Ketika Menikah Berorientasikan Materi

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8130 shares
    Share 3252 Tweet 2033
  • Istri Sertu Muhammad Nur Ichwan Tak Punya Firasat Apa-apa

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Menaker Segera Umumkan SE Imbauan WFH bagi Perusahaan Swasta hingga BUMN

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    683 shares
    Share 273 Tweet 171
  • Pendakian Gunung Rinjani Resmi Dibuka Kembali Mulai 1 April 2026

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    1994 shares
    Share 798 Tweet 499
  • Daftar Nama Siswa-Siswi JISc yang Lolos Seleksi UI Lewat Jalur Talent Scouting 2026

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Pastikan Sabun yang Kamu Gunakan Halal

    146 shares
    Share 58 Tweet 37
  • Penjelasan Ustaz Adi Hidayat tentang Hukum Shalat Sendiri di Rumah bagi Laki-Laki

    1966 shares
    Share 786 Tweet 492
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3618 shares
    Share 1447 Tweet 905
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga