• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Jumat, 4 September, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Healthy

Kenali Penyebab Katarak Pada Bayi

11/08/2022
in Healthy
Penyebab katarak pada bayi

Foto: Ilustrasi (Pexels/Pixabay)

95
SHARES
727
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

KENALI penyebab katarak pada bayi agar kita bisa lebih berhati-hati. Penyakit katarak memang bukan hanya bisa diderita oleh orang dewasa dan anak-anak tetapi juga pada bayi bahkan bayi yang baru lahir.

Penyakit katarak terdeteksi sebagai area berawan pada lensa mata atau keruhnya lensa mata.

Baca Juga: Hari Penglihatan Sedunia, Katarak jadi Gangguan Penglihatan Terbanyak di Indonesia

Kenali Penyebab Katarak pada Bayi

Jadi, ketika lensa mata menerima cahaya yang diteruskan ke retina untuk menangkap objek dengan jelas, maka keruh pada lensa mata menyebabkan cahaya tersebar dan objek yang diterima menjadi kabur. Katarak pada bayi baru lahir dikenal dengan katarak kongenital.

Dilansir dari Motherandbaby, menurut Dr. Ni Retno Setyoningrum, SpM(K), MmedEdu, spesialis Oftalmologi Pedriatik dan Strabismus, prosedur operasi katarak pada anak dapat menjadi lebih kompleks dibandingkan dengan pasien lanjut usia.

“Pada pasien anak, prosedur operasi katarak menjadi lebih komplek dibandingkan pasien dewasa/lanjut usia, sehingga prosedur operasi dilakukan dengan anastesi umum untuk menjamin kelancaran dan kenyamanan operasi dengan pemeriksaan pra-operasi terlebih dahulu,” ujar Dr. Ni Retno Setyoningrum.

Katarak kongenital yang terjadi pada bayi baru lahir dapat disebabkan karena keturunan, infeksi, masalah metabolik, diabetes, trauma, inflamasi, atau reaksi obat.

Sebagai contoh, antibiotik tetrasiklin yang digunakan untuk mengobati infeksi pada wanita hamil telah terbukti dapat menyebabkan katarak pada bayi yang baru lahir.

Katarak kongenital juga dapat terjadi jika selama kehamilan, ibu mengembangkan infeksi seperti campak atau rubella (penyebab paling umum), rubeola, cacar air, sitomegalovirus, herpes simpleks, herpes zoster, poliomielitis, influenza, virus Epstein-Barr, sifilis, dan toksoplasmosis.

Sedangkan, katarak pada bayi yang dialami setelah lahir bisa disebabkan karena cedera mata, diabetes, komplikasi masalah mata, perawatan radiasi dan steroid.

Hal ini menjadi penting untuk memeriksa kondisi mata anak sedini mungkin sejak baru lahir. Semakin dini katarak terdeteksi, semakin baik penglihatan yang bisa dimilikinya pada waktu lama.

Cara mudah mendeteksi katarak, yaitu dengan melihat tanda warna putih pada bagian kornea mata atau pada bagian mata yang berwarna hitam,

Mata terlihat tidak fokus melihat objek yang diberikan dan bila bayi sudah bisa merangkak, ia sering menabrak barang bahkan tembok. [Wnd/Cms]

Tags: Penyebab katarak pada bayi
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Kerjasama Suami Istri untuk Keharmonisan dan Kesuksesan Keluarga

Next Post

5 Cara Mengatasi Masalah Pencernaan Pada Anak

Next Post
5 Cara Mengatasi Masalah Pencernaan Pada Anak

5 Cara Mengatasi Masalah Pencernaan Pada Anak

BAZNAS Raih Penghargaan dari Majalah SWA dan Business Digest

BAZNAS Raih Penghargaan dari Majalah SWA dan Business Digest

Muslim Life Fest Kembali Digelar, Momentum Produk Halal Indonesia Menuju Dunia

Muslim Life Fest Kembali Digelar, Momentum Produk Halal Indonesia Menuju Dunia

  • Fenomena Danau dan Sungai Kering di Kalimantan

    Fenomena Danau dan Sungai Kering di Kalimantan

    1203 shares
    Share 481 Tweet 301
  • 5 Objek Wisata Dekat Stasiun Solo Balapan yang Seru untuk Dijelajahi

    240 shares
    Share 96 Tweet 60
  • Inilah Kenapa Nepal Tidak Suka dengan Islam

    78 shares
    Share 31 Tweet 20
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9249 shares
    Share 3700 Tweet 2312
  • Nika Hadirkan Konsep Kafe yang Homie dan Zen, Andalkan Coffee hingga Minuman Cold Foam

    73 shares
    Share 29 Tweet 18
  • Pagelaran Fashion Muslim Modest Wear Ramadan in Style

    780 shares
    Share 312 Tweet 195
  • Cara Merawat Baju Velvet Agar Tetap Mewah dan Awet

    107 shares
    Share 43 Tweet 27
  • Suka Mencatok Rambut? Gabriella Chong Ungkap Pentingnya Heat Protectant dan Pemilihan Alat

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4188 shares
    Share 1675 Tweet 1047
  • Kolaborasi Spesial Bellayu X NIKA untuk Signature Drink Pink Coco Cloud dalam Peluncuran Petite Lovely Rosy Milk

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga