KARANG gigi merupakan lapisan keras yang terbentuk dari plak yang menumpuk dan mengeras pada permukaan gigi. Jika tidak segera dibersihkan, karang gigi dapat menjadi tempat berkembangnya bakteri yang memicu bau mulut, radang gusi, hingga penyakit periodontal.
Berbeda dengan plak yang masih bisa dibersihkan dengan menyikat gigi, karang gigi yang sudah mengeras memerlukan penanganan khusus.
Menurut American Dental Association, menjaga kebersihan mulut setiap hari merupakan langkah terbaik untuk mencegah pembentukan karang gigi.
Sementara itu, karang gigi yang sudah terbentuk umumnya perlu dibersihkan melalui prosedur scaling oleh tenaga kesehatan gigi profesional.
Baca Juga: Delapan Tips Menebalkan Rambut dengan Efektif
Karang Gigi Sulit Hilang? Kenali Cara Membersihkannya dengan Efektif
Mengapa Karang Gigi Bisa Terbentuk?
Setiap hari, bakteri di dalam mulut bercampur dengan sisa makanan dan air liur membentuk plak. Jika plak tidak dibersihkan dengan baik, mineral dalam air liur akan membuatnya mengeras menjadi karang gigi dalam beberapa hari atau minggu.
Karang gigi sering muncul di area dekat gusi dan sela-sela gigi yang sulit dijangkau sikat gigi.
Selain kebiasaan menyikat gigi yang kurang optimal, merokok, konsumsi makanan manis berlebihan, dan jarang membersihkan sela gigi juga dapat meningkatkan risiko terbentuknya karang gigi.
Cara Mengurangi dan Mencegah Karang Gigi
Sikat Gigi Dua Kali Sehari
Menyikat gigi selama minimal dua menit pada pagi dan malam hari membantu menghilangkan plak sebelum berubah menjadi karang gigi. Gunakan pasta gigi yang mengandung fluoride untuk membantu menjaga kesehatan gigi dan gusi.
Gunakan Benang Gigi
Benang gigi atau dental floss mampu membersihkan area yang tidak terjangkau oleh sikat gigi. Kebiasaan ini membantu mengurangi penumpukan plak di sela-sela gigi yang sering menjadi lokasi awal terbentuknya karang gigi.
Berkumur dengan Obat Kumur Antiseptik
Obat kumur antiseptik dapat membantu mengurangi jumlah bakteri di dalam mulut. Meski tidak dapat menghilangkan karang gigi yang sudah ada, penggunaannya dapat mendukung kebersihan rongga mulut secara keseluruhan.
Kurangi Konsumsi Makanan dan Minuman Manis
Gula merupakan sumber makanan bagi bakteri penyebab plak. Mengurangi konsumsi makanan manis dapat membantu memperlambat pembentukan plak dan karang gigi.
Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.
Perbanyak Minum Air Putih
Air putih membantu membersihkan sisa makanan yang menempel pada gigi sekaligus menjaga produksi air liur tetap optimal. Air liur berperan penting dalam melindungi gigi dari pertumbuhan bakteri berlebih.
Kapan Harus ke Dokter Gigi?
Jika karang gigi sudah terlihat jelas atau menyebabkan gusi mudah berdarah, langkah terbaik adalah melakukan scaling di dokter gigi. Prosedur ini menggunakan alat khusus untuk mengangkat karang gigi tanpa merusak permukaan gigi. Sebagian besar dokter gigi menyarankan pemeriksaan dan pembersihan gigi setiap enam bulan sekali, meskipun frekuensinya dapat berbeda pada setiap orang.
Jangan Percaya Cara Mengikis Karang Gigi Sendiri
Beberapa metode yang beredar di media sosial mengklaim dapat menghilangkan karang gigi menggunakan benda tajam atau bahan tertentu.
Cara seperti ini berisiko melukai gusi dan merusak lapisan email gigi. Oleh karena itu, pembersihan karang gigi sebaiknya dilakukan oleh tenaga profesional yang kompeten.
Menjaga kesehatan gigi sebenarnya dimulai dari kebiasaan sederhana setiap hari. Dengan menyikat gigi secara benar, membersihkan sela gigi, dan rutin memeriksakan kesehatan gigi ke dokter, risiko terbentuknya karang gigi dapat diminimalkan sehingga senyum tetap sehat dan percaya diri. [DW]





