MENJAGA kebersihan telinga merupakan bagian penting dari perawatan tubuh. Namun, masih banyak orang yang memiliki kebiasaan membersihkan telinga dengan cara yang kurang tepat, misalnya menggunakan cotton bud hingga terlalu dalam atau memasukkan benda lain ke dalam liang telinga. Padahal, kebiasaan tersebut justru dapat menimbulkan masalah kesehatan.
Faktanya, telinga memiliki mekanisme alami untuk membersihkan dirinya sendiri. Kotoran telinga atau serumen bukanlah sesuatu yang harus selalu dihilangkan. Serumen berfungsi melindungi liang telinga dari debu, kotoran, bakteri, jamur, bahkan serangga kecil. Selain itu, zat ini juga membantu menjaga kelembapan kulit di dalam telinga sehingga tidak mudah iritasi.
Baca Juga: Begini Cara Tepat Memberikan Stimulasi agar Tumbuh Kembang Anak Berjalan Optimal
Cara Membersihkan Telinga yang Benar agar Tetap Sehat dan Terhindar dari Infeksi
Lalu, bagaimana cara membersihkan telinga yang benar?
1. Bersihkan Bagian Luar Telinga Saja
Saat mandi, cukup bersihkan daun telinga dan bagian luar liang telinga menggunakan kain lembut atau handuk yang dibasahi air hangat. Cara ini sudah cukup untuk mengangkat kotoran yang terlihat tanpa mengganggu fungsi alami telinga.
Hindari memasukkan jari, cotton bud, atau benda lainnya ke dalam liang telinga karena dapat mendorong kotoran semakin masuk ke dalam.
2. Jangan Terlalu Sering Mengorek Telinga
Banyak orang merasa telinganya harus selalu bersih setiap hari. Padahal, serumen akan keluar dengan sendirinya melalui gerakan rahang saat mengunyah atau berbicara. Membersihkan telinga terlalu sering justru dapat menghilangkan lapisan pelindung alami sehingga telinga menjadi lebih mudah kering, gatal, bahkan mengalami infeksi.
3. Hindari Penggunaan Cotton Bud Secara Berlebihan
Cotton bud memang terasa praktis, tetapi penggunaannya hingga masuk ke dalam liang telinga berisiko menyebabkan penumpukan serumen, melukai kulit telinga, bahkan merobek gendang telinga jika digunakan terlalu dalam.
Jika ingin menggunakan cotton bud, sebaiknya hanya untuk membersihkan bagian luar telinga yang mudah dijangkau.
4. Gunakan Tetes Telinga Bila Serumen Mengeras
Apabila kotoran telinga mengeras dan menyebabkan telinga terasa penuh atau pendengaran berkurang, Anda dapat menggunakan obat tetes telinga yang dirancang untuk melunakkan serumen sesuai petunjuk penggunaan.
Namun, jangan menggunakan obat tetes apabila telinga sedang bernanah, terasa sangat nyeri, atau diduga mengalami robekan gendang telinga tanpa berkonsultasi dengan dokter.
Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.
5. Jangan Memakai Benda Tajam
Sebagian orang menggunakan penjepit rambut, tusuk gigi, korek kuping logam, atau benda tajam lainnya untuk membersihkan telinga. Kebiasaan ini sangat berbahaya karena dapat melukai kulit liang telinga, menyebabkan perdarahan, hingga meningkatkan risiko infeksi.
Selain itu, benda tajam juga dapat merusak gendang telinga jika tidak sengaja terdorong terlalu dalam.





